Kelompok Telur Penggerek Batang Jadi Sasaran Gerakan Nasional Kementan

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok Telur Penggerek Batang. (Foto: IPB)

Kelompok Telur Penggerek Batang. (Foto: IPB)

(Kitani.id): Gagasan akademisi IPB University kini resmi menjadi program nasional. Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Gerakan Nasional Pengumpulan Kelompok Telur Penggerek Batang. Inisiatif ini bermula dari masukan Prof Hermanu Triwidodo kepada Menteri Pertanian.

Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementan, Rachmat, menyebut gerakan ini memperkuat pengendalian hama lapangan. Kegiatan berlangsung serentak di 10 provinsi dan 250 kabupaten. Tujuannya adalah menekan populasi hama sejak dini menggunakan teknologi terapan.

Baca Juga  101 Usulan Jaringan Irigasi Utama di Provinsi Lampung Siap Sokong Swasembada Pangan

Di Karawang, aksi ini melibatkan ratusan peserta mulai dari pejabat hingga pelajar. Para petani dan siswa SMAN 1 Rawamerta turun langsung ke sawah. Mereka mempraktikkan cara pengambilan kelompok telur penggerek batang secara manual dan efektif.

Strategi Efisien Putus Siklus Hama Sejak Persemaian

Intervensi pada fase awal pertumbuhan tanaman dianggap sebagai langkah paling cerdas. Dekan Fakultas Pertanian IPB University menekankan pentingnya pengumpulan telur di masa persemaian.

Baca Juga  Serapan Gabah dan Beras Petani Bulog Tembus 3 Juta Ton Juni 2026

Area yang terbatas membuat pencarian telur hama menjadi lebih mudah. Strategi ini terbukti efisien dalam memutus siklus perkembangan hama sebelum meledak.

IPB University sepenuhnya mendukung teknologi ramah lingkungan yang aplikatif bagi petani. Cara ini jauh lebih aman daripada sekadar bergantung pada bahan kimia.

Gerakan ini menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pemerintah dan akademisi. Fokus utamanya adalah menjaga produktivitas pertanian melalui pendekatan preventif yang sederhana. Inovasi ini diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Serapan Gabah dan Beras Petani Bulog Tembus 3 Juta Ton Juni 2026
101 Usulan Jaringan Irigasi Utama di Provinsi Lampung Siap Sokong Swasembada Pangan
Ketum HKTI: Program Jangan Berhenti di Atas Kertas
Mitigasi El Nino, Petani Lampung Diminta Lakukan Percepatan Tanam Padi
Konsumsi Sayur Masih Rendah, Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Strategis
Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur, Gubernur Mirza Raih KWP Award 2026
Jaga Stok Pangan, Pemprov Lampung Luncurkan Aplikasi eHorti untuk Petani Cabai
El Nino Godzilla, Petani Lampung Andalkan Jaringan Irigasi Air Tanah

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:39 WIB

Serapan Gabah dan Beras Petani Bulog Tembus 3 Juta Ton Juni 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:11 WIB

101 Usulan Jaringan Irigasi Utama di Provinsi Lampung Siap Sokong Swasembada Pangan

Kamis, 30 April 2026 - 14:41 WIB

Kelompok Telur Penggerek Batang Jadi Sasaran Gerakan Nasional Kementan

Selasa, 28 April 2026 - 12:25 WIB

Ketum HKTI: Program Jangan Berhenti di Atas Kertas

Kamis, 23 April 2026 - 23:05 WIB

Mitigasi El Nino, Petani Lampung Diminta Lakukan Percepatan Tanam Padi

Berita Terbaru

Menggenjot serapan menu ayam dan telur melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta mendesak kepatuhan terhadap regulasi harga.(Foto: ist)

Peternakan

Stabilisasi Harga Ayam Broiler Lewat Menu Makan Bergizi Gratis

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:38 WIB