Mitigasi El Nino, Petani Lampung Diminta Lakukan Percepatan Tanam Padi

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melakukan percepatan tanam di bulan April menggunakan varietas genjah dan tahan kekeringan dijadikan solusi hadapi ancaman El Nino. (Foto: ist)

Melakukan percepatan tanam di bulan April menggunakan varietas genjah dan tahan kekeringan dijadikan solusi hadapi ancaman El Nino. (Foto: ist)

(Kitani.id): Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KTPTH) Lampung menginstruksikan langkah taktis menghadapi El Nino. Para petani di sejumlah daerah diminta segera melakukan Percepatan Tanam Padipada bulan April ini.

Langkah tersebut krusial untuk memitigasi dampak kekeringan yang mulai mengintai wilayah pertanian. Kepala Dinas KTPTH Lampung, Elvira Ummihani, menekankan pengaturan pola tanam terutama di wilayah timur dan selatan.

Baca Juga  Kelompok Telur Penggerek Batang Jadi Sasaran Gerakan Nasional Kementan

Daerah seperti Mesuji, Tulang Bawang, Lampung Timur, dan Lampung Selatan harus bergerak cepat. “Percepatan tanam sangat penting dilakukan untuk meminimalkan potensi gagal panen,” ujar Elvira, Rabu (22 April 2026).

Varietas Genjah dan Antisipasi Kekeringan Panjang

Untuk wilayah yang rawan kekeringan, petani disarankan menggunakan varietas padi genjah. Beberapa pilihan yang direkomendasikan adalah Inpago 4-13, Inpari 38-46, serta varietas Pajajaran dan Cakrabuana.

Baca Juga  101 Usulan Jaringan Irigasi Utama di Provinsi Lampung Siap Sokong Swasembada Pangan

Penggunaan benih yang tahan kering ini menjadi kunci agar produktivitas tetap terjaga meski pasokan air berkurang.

Kondisi tahun ini cukup menantang karena adanya rehabilitasi Bendung Way Rarem yang mengurangi debit air hingga 50 persen.

Elvira mengingatkan potensi kehilangan padi bisa mencapai 42 juta kilogram jika tidak diantisipasi sejak dini. Selain kekeringan, risiko kebakaran lahan dan serangan wereng batang cokelat juga harus diwaspadai secara kolektif.

Baca Juga  El Nino Godzilla, Petani Lampung Andalkan Jaringan Irigasi Air Tanah

Pemerintah daerah kini menyusun kalender tanam berdasarkan pemetaan durasi musim kering di tiap wilayah. Koordinasi intensif dilakukan agar gerakan peningkatan produksi tetap berjalan efektif hingga ke tingkat desa.

Melalui persiapan matang, Lampung optimistis dapat menekan angka puso dan menjaga stabilitas pangan daerah.(*)

Berita Terkait

Serapan Gabah dan Beras Petani Bulog Tembus 3 Juta Ton Juni 2026
101 Usulan Jaringan Irigasi Utama di Provinsi Lampung Siap Sokong Swasembada Pangan
Kelompok Telur Penggerek Batang Jadi Sasaran Gerakan Nasional Kementan
Ketum HKTI: Program Jangan Berhenti di Atas Kertas
Konsumsi Sayur Masih Rendah, Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Strategis
Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur, Gubernur Mirza Raih KWP Award 2026
Jaga Stok Pangan, Pemprov Lampung Luncurkan Aplikasi eHorti untuk Petani Cabai
El Nino Godzilla, Petani Lampung Andalkan Jaringan Irigasi Air Tanah

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:39 WIB

Serapan Gabah dan Beras Petani Bulog Tembus 3 Juta Ton Juni 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:11 WIB

101 Usulan Jaringan Irigasi Utama di Provinsi Lampung Siap Sokong Swasembada Pangan

Kamis, 30 April 2026 - 14:41 WIB

Kelompok Telur Penggerek Batang Jadi Sasaran Gerakan Nasional Kementan

Selasa, 28 April 2026 - 12:25 WIB

Ketum HKTI: Program Jangan Berhenti di Atas Kertas

Kamis, 23 April 2026 - 23:05 WIB

Mitigasi El Nino, Petani Lampung Diminta Lakukan Percepatan Tanam Padi

Berita Terbaru