Serapan Gabah dan Beras Petani Bulog Tembus 3 Juta Ton Juni 2026

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Optimalisasi penyerapan hasil panen melalui sinergi bersama petani, pemerintah, TNI, Polri, penyuluh, dan penggilingan padi, serta penerapan kebijakan HPP.(Ilustrasi: Kitani)

Optimalisasi penyerapan hasil panen melalui sinergi bersama petani, pemerintah, TNI, Polri, penyuluh, dan penggilingan padi, serta penerapan kebijakan HPP.(Ilustrasi: Kitani)

(Kitani.id): Perum Bulog mencatat sejarah baru dalam ketahanan pangan nasional. Hingga 3 Juni 2026, realisasi serapan gabah dan beras petani sudah menembus angka 3.008.626 ton setara beras.

Angka jumbo ini setara dengan 75 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton yang dipatok pemerintah untuk tahun ini. Pencapaian besar dalam waktu kurang dari enam bulan tersebut menjadi tonggak penting pengadaan pangan.

Bulog sukses menjawab tantangan besar dalam melindungi petani sekaligus menjaga stabilitas harga pasar. Keberhasilan ini juga langsung mendongkrak stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) ke level tertinggi hingga melampaui 5 juta ton.

Baca Juga  Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung Dukung Swasembada Pangan Nasional

Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, mengapresiasi kerja keras semua pihak. Mulai dari petani, pemerintah, TNI, Polri, penyuluh pertanian, hingga pelaku penggilingan padi. Kolaborasi kuat ini membuat penyerapan gabah di lapangan berjalan sangat optimal selama musim panen.

“Alhamdulillah hingga awal Juni 2026, Bulog telah berhasil menyerap 3 juta ton setara beras. Ini menunjukkan bahwa negara hadir secara nyata untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan baik sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Ahmad Rizal pada Selasa (3/6).

Kepastian Harga Naikkan Kesejahteraan Petani

Keberhasilan serapan gabah dan beras petani ini tidak lepas dari keefektifan kebijakan pemerintah. Penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram menjadi kunci utama.

Baca Juga  El Nino Godzilla, Petani Lampung Andalkan Jaringan Irigasi Air Tanah

Kebijakan ini terbukti ampuh memberikan kepastian pasar dan menjaga harga gabah di tingkat petani tetap stabil.

Dengan stok yang melimpah, Indonesia kini semakin kokoh menuju kemandirian pangan berkelanjutan. Pasokan beras yang kuat sangat siap digunakan untuk program stabilisasi harga, bantuan pangan, hingga mitigasi bencana.

Bulog pun optimistis target 4 juta ton bisa tuntas sebelum akhir tahun karena musim panen masih berlangsung di beberapa wilayah.

Baca Juga  Rembuk Tani Lampung dan Kedaulatan Pangan Indonesia

Instrumen negara ini berkomitmen untuk terus mengawal hasil keringat petani di seluruh pelosok. Penyerapan yang maksimal diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para produsen pangan lokal.

Bulog memastikan diri siap berada di garda terdepan demi mewujudkan swasembada pangan nasional yang tangguh.

“Bulog akan terus berada di garis depan menjaga pangan Indonesia. Keberhasilan serapan mencapai 3 juta ton ini bukan hanya angka, tetapi wujud nyata keberpihakan negara kepada petani dan komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” tutup Ahmad Rizal.(*)

Berita Terkait

101 Usulan Jaringan Irigasi Utama di Provinsi Lampung Siap Sokong Swasembada Pangan
Kelompok Telur Penggerek Batang Jadi Sasaran Gerakan Nasional Kementan
Ketum HKTI: Program Jangan Berhenti di Atas Kertas
Mitigasi El Nino, Petani Lampung Diminta Lakukan Percepatan Tanam Padi
Konsumsi Sayur Masih Rendah, Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Strategis
Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur, Gubernur Mirza Raih KWP Award 2026
Jaga Stok Pangan, Pemprov Lampung Luncurkan Aplikasi eHorti untuk Petani Cabai
El Nino Godzilla, Petani Lampung Andalkan Jaringan Irigasi Air Tanah

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:39 WIB

Serapan Gabah dan Beras Petani Bulog Tembus 3 Juta Ton Juni 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:11 WIB

101 Usulan Jaringan Irigasi Utama di Provinsi Lampung Siap Sokong Swasembada Pangan

Kamis, 30 April 2026 - 14:41 WIB

Kelompok Telur Penggerek Batang Jadi Sasaran Gerakan Nasional Kementan

Selasa, 28 April 2026 - 12:25 WIB

Ketum HKTI: Program Jangan Berhenti di Atas Kertas

Kamis, 23 April 2026 - 23:05 WIB

Mitigasi El Nino, Petani Lampung Diminta Lakukan Percepatan Tanam Padi

Berita Terbaru