Ketum HKTI: Program Jangan Berhenti di Atas Kertas

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI) memberi sambutan dalam peringatan HUT ke-53 HKTI di Kantor Kementerian Pertanian. (Foto: Ant)

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI) memberi sambutan dalam peringatan HUT ke-53 HKTI di Kantor Kementerian Pertanian. (Foto: Ant)

(Kitani.id): Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) untuk mengawal program pertanian secara total. Organisasi ini memegang peran vital dalam memastikan setiap kebijakan pemerintah benar-benar menyentuh akar rumput.

“HKTI adalah garda terdepan untuk memastikan implementasi program dirasakan langsung di lapangan,” ujar Sudaryono pada HUT ke-53 HKTI di Jakarta, Senin (27 April 2026).

Baginya, HKTI bukan sekadar organisasi, melainkan mitra strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Sebab itu, ia menekankan pentingnya peran pengawasan agar kebijakan tidak mandek di level birokrasi.

Baca Juga  101 Usulan Jaringan Irigasi Utama di Provinsi Lampung Siap Sokong Swasembada Pangan

Sudaryono yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI berharap program jangan berhenti di atas kertas, melainkan menjadi solusi nyata bagi setiap persoalan yang dihadapi petani.

Sinergi HKTI Perkuat Produksi Pangan

Saat ini, HKTI telah solid tanpa ada lagi dualisme kepengurusan. Kekuatan besar ini diharapkan mampu menggerakkan sektor pertanian dari pusat hingga ke daerah secara serentak.

Pemerintah pun, imbuh Sudaryono, tengah fokus melakukan pembenahan dari hulu hingga hilir. Langkah konkretnya meliputi perbaikan irigasi, kemudahan distribusi pupuk, hingga perlindungan harga gabah.

Baca Juga  Usai Swasembada Pangan, Prabowo Targetkan Swasembada Energi Tiga Tahun Mendatang

Upaya ini bertujuan agar program jangan berhenti di atas kertas dan mampu menjaga keuntungan petani tetap stabil. Strategi ini juga terbukti efektif menekan ketergantungan impor.

“Kita pastikan pupuk tersedia dan harga tetap berpihak pada petani,” ungkap pria yang akrab disapa Mas Dar tersebut.

Komitmen ini selaras dengan pencapaian swasembada pada komoditas telur dan daging ayam.Keberhasilan ini tercermin dari data Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang kini menembus 5 juta ton.

Baca Juga  Kementan Tantang Lampung Jadi “Tulang Punggung” Swasembada Pangan Nasional

Produksi beras nasional tahun 2025 bahkan tumbuh 13,29 persen. Sementara itu, Nilai Tukar Petani (NTP) melesat ke angka 125,35, rekor tertinggi dalam tiga dekade terakhir.

“Ini adalah bukti kerja bersama. Pemerintah hadir, petani bekerja, dan HKTI ikut mengawal,” pungkasnya. Dengan kolaborasi yang kuat, sektor pertanian Indonesia diharapkan semakin berdaulat dan mandiri.(*)

Berita Terkait

Serapan Gabah dan Beras Petani Bulog Tembus 3 Juta Ton Juni 2026
101 Usulan Jaringan Irigasi Utama di Provinsi Lampung Siap Sokong Swasembada Pangan
Kelompok Telur Penggerek Batang Jadi Sasaran Gerakan Nasional Kementan
Mitigasi El Nino, Petani Lampung Diminta Lakukan Percepatan Tanam Padi
Konsumsi Sayur Masih Rendah, Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Strategis
Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur, Gubernur Mirza Raih KWP Award 2026
Jaga Stok Pangan, Pemprov Lampung Luncurkan Aplikasi eHorti untuk Petani Cabai
El Nino Godzilla, Petani Lampung Andalkan Jaringan Irigasi Air Tanah

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:39 WIB

Serapan Gabah dan Beras Petani Bulog Tembus 3 Juta Ton Juni 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:11 WIB

101 Usulan Jaringan Irigasi Utama di Provinsi Lampung Siap Sokong Swasembada Pangan

Kamis, 30 April 2026 - 14:41 WIB

Kelompok Telur Penggerek Batang Jadi Sasaran Gerakan Nasional Kementan

Selasa, 28 April 2026 - 12:25 WIB

Ketum HKTI: Program Jangan Berhenti di Atas Kertas

Kamis, 23 April 2026 - 23:05 WIB

Mitigasi El Nino, Petani Lampung Diminta Lakukan Percepatan Tanam Padi

Berita Terbaru

Menggenjot serapan menu ayam dan telur melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta mendesak kepatuhan terhadap regulasi harga.(Foto: ist)

Peternakan

Stabilisasi Harga Ayam Broiler Lewat Menu Makan Bergizi Gratis

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:38 WIB