Kementan Perkuat Sistem Kesehatan Hewan Modern Berbasis iSIKHNAS

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sistem kesehatan hewan modern. (Ilustrasi: Kitani)

sistem kesehatan hewan modern. (Ilustrasi: Kitani)

(Kitani.id): Sektor peternakan nasional sedang menghadapi tantangan besar di tengah meningkatnya ancaman wabah global. Pemerintah terus memperkuat komitmen untuk membangun sistem kesehatan hewan modern yang responsif.

Langkah strategis diambil demi menjaga ketahanan pangan dan melindungi mata pencaharian peternakan rakyat. Kemampuan mengendalikan penyakit secara cepat kini menjadi indikator kekuatan pertanian suatu negara.

Komitmen besar itu disampaikan oleh perwakilan Indonesia dalam Sidang Umum ke-93 WOAH di Paris, Prancis. Forum dunia tersebut menjadi panggung pembuktian kemajuan sistem surveilans berbasis teknologi di tanah air.

Baca Juga  Usai Swasembada Pangan, Prabowo Targetkan Swasembada Energi Tiga Tahun Mendatang

Investasi pada sektor ini memiliki dampak nyata yang sangat luas bagi masyarakat. Indonesia pernah merasakan hantaman berat saat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merebak pada 2022–2023. Kala itu, estimasi kerugian ekonomi nasional mencapai 1 hingga 2 miliar dolar AS.

“Nilai utama investasi kesehatan hewan bukan hanya keuntungan finansial. Yang paling penting adalah seberapa cepat kita mendeteksi penyakit dan seberapa efektif kita merespons,” ujar Direktur Kesehatan Hewan Kementan, Hendra Wibawa.

Menghubungkan Jaringan Peternak Lewat Aplikasi iSIKHNAS

Pengalaman pahit masa lalu memicu percepatan reformasi sistem kesehatan hewan nasional. Pemerintah kini fokus mengintegrasikan pengawasan, mempercepat vaksinasi, serta meningkatkan kapasitas laboratorium veteriner.

Baca Juga  Stabilisasi Harga Ayam Broiler Lewat Menu Makan Bergizi Gratis

Fondasi utama yang dibangun adalah penguatan sistem data yang terintegrasi secara nasional. Guna mempercepat deteksi dini di lapangan, Indonesia mengandalkan aplikasi iSIKHNAS.

Sistem informasi berbasis daring ini menjadi jembatan komunikasi yang sangat efektif. Platform tersebut menghubungkan peternak, petugas lapangan, laboratorium, hingga jajaran pemerintah daerah.

Melalui jaringan data ini, otoritas terkait bisa memetakan wilayah terdampak dengan akurat. Pola penyebaran penyakit dapat dibaca dengan mudah untuk menentukan prioritas intervensi.

Baca Juga  Gerakan Tanam Serentak di Mesuji Lampung Amankan Produksi Pangan

Pendekatan digital tersebut terbukti ampuh dalam mengendalikan PMK, rabies, hingga Avian Influenza.

Langkah penguatan ini mendapat apresiasi dari pakar kesehatan hewan internasional, Mónica Rojas. Menurutnya, tingginya prevalensi penyakit pasti akan melambungkan biaya produksi peternakan. Oleh karena itu, investasi pada pencegahan menjadi kunci utama pemenuhan kebutuhan protein dunia.(*)

Berita Terkait

Stabilisasi Harga Ayam Broiler Lewat Menu Makan Bergizi Gratis
Kontes Sapi Pacu Semangat Peternak
Pemprov Lampung Masifkan Vaksinasi Ternak Cegah PMK Jelang Idul Adha 2026
Produksi Susu Nasional Hadapi Tantangan Struktural, BRIN Dorong Inovasi Teknologi
Sistem Verifikasi Vaksin Hewan, Strategi Kementan Jamin Mutu Ternak Rakyat
Mengenal Jenis Sistem Cage Free, Solusi Peternakan Ayam Modern yang Sejahtera
Ayam Lebih Sehat dan Bebas Bergerak, Intip Keunggulan Sistem Cage Free
Sistem Cage Free, Langkah Modern Tingkatkan Kesejahteraan Ayam Petelur

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:38 WIB

Stabilisasi Harga Ayam Broiler Lewat Menu Makan Bergizi Gratis

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:25 WIB

Kementan Perkuat Sistem Kesehatan Hewan Modern Berbasis iSIKHNAS

Senin, 27 April 2026 - 19:17 WIB

Kontes Sapi Pacu Semangat Peternak

Kamis, 2 April 2026 - 10:43 WIB

Pemprov Lampung Masifkan Vaksinasi Ternak Cegah PMK Jelang Idul Adha 2026

Senin, 30 Maret 2026 - 13:57 WIB

Produksi Susu Nasional Hadapi Tantangan Struktural, BRIN Dorong Inovasi Teknologi

Berita Terbaru

Menggenjot serapan menu ayam dan telur melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta mendesak kepatuhan terhadap regulasi harga.(Foto: ist)

Peternakan

Stabilisasi Harga Ayam Broiler Lewat Menu Makan Bergizi Gratis

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:38 WIB