Sinergi Ketahanan Pangan Lampung Perkuat Infrastruktur Pascapanen di Desa

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Lampung bersama Perum BULOG tanda tangani naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) berupa aset lahan.(foto: ist)

Pemprov Lampung bersama Perum BULOG tanda tangani naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) berupa aset lahan.(foto: ist)

(Kitani.id): Pemerintah Provinsi Lampung resmi menyerahkan hibah aset lahan kepada Perum BULOG pada Selasa (12 Mei 2026). Lahan yang berlokasi di Lampung Timur dan Lampung Selatan ini akan menjadi pusat infrastruktur pangan baru.

Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat sistem logistik agar distribusi pangan lebih merata. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa hibah ini adalah bentuk komitmen nyata pemerintah daerah.

Baca Juga  Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung Dukung Swasembada Pangan Nasional

Kerja sama tersebut fokus pada pengelolaan pangan yang berkelanjutan demi menjaga stabilitas harga. Penyerapan gabah petani kini diharapkan bisa berjalan lebih maksimal dan terorganisir.

“Pemanfaatan lahan ini bertujuan agar penyerapan dan distribusi pangan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar Mirza, saat acara di hadapan jajaran Direksi BULOG.

Dukungan Logistik untuk Program Desaku Maju

Pembangunan infrastruktur pangan ini terintegrasi langsung dengan Program Desaku Maju. Program unggulan ini fokus menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian.

Baca Juga  Usai Swasembada Pangan, Prabowo Targetkan Swasembada Energi Tiga Tahun Mendatang

Melalui sinergi tersebut, BULOG berperan kuat pada sisi penyerapan hasil panen dan logistik daerah. Pemerintah Provinsi Lampung juga terus mendorong hilirisasi produk desa melalui penyediaan alat pascapanen.

Beberapa di antaranya meliputi bantuan dryer, Rice Milling Unit (RMU), hingga pupuk organik cair. Penguatan kelembagaan seperti BUMDes dan koperasi juga menjadi prioritas utama untuk meningkatkan daya saing petani.

Baca Juga  Kementan Tantang Lampung Jadi “Tulang Punggung” Swasembada Pangan Nasional

Direktur Pemasaran Perum BULOG, Febby Novita, mengapresiasi langkah cepat Pemprov Lampung ini. Menurutnya, lahan hibah tersebut akan mendukung operasional cadangan pangan pemerintah secara nasional.

Senada dengan itu, Pimpinan Wilayah BULOG Lampung, Rindo Safutra, menyebut infrastruktur baru akan memperlancar arus distribusi di wilayah sentra produksi.(*)

Berita Terkait

Usai Swasembada Pangan, Prabowo Targetkan Swasembada Energi Tiga Tahun Mendatang
Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung Dukung Swasembada Pangan Nasional
Kementan Tantang Lampung Jadi “Tulang Punggung” Swasembada Pangan Nasional
Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras
Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG
Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung
ISPI Diminta Manfaatkan Potensi Besar Sektor Peternakan Lampung
Ekspor Tapioka Lampung Senilai Rp26 Miliar ke Tiongkok

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:26 WIB

Usai Swasembada Pangan, Prabowo Targetkan Swasembada Energi Tiga Tahun Mendatang

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:14 WIB

Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung Dukung Swasembada Pangan Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras

Senin, 18 Mei 2026 - 21:26 WIB

Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB

Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung

Berita Terbaru

Menggenjot serapan menu ayam dan telur melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta mendesak kepatuhan terhadap regulasi harga.(Foto: ist)

Peternakan

Stabilisasi Harga Ayam Broiler Lewat Menu Makan Bergizi Gratis

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:38 WIB