Gerakan Tanam Serentak di Mesuji Lampung Amankan Produksi Pangan

Minggu, 24 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan tanam serentak Provinsi Lampung yang dipusatkan di Kabupaten Mesuji. (Foto: ist)

Kegiatan tanam serentak Provinsi Lampung yang dipusatkan di Kabupaten Mesuji. (Foto: ist)

(Kitani.id): Kementerian Pertanian bergerak cepat mengantisipasi dampak buruk perubahan iklim ekstrem. Melalui BPPSDMP, pemerintah meluncurkan gerakan tanam serentak di 25 provinsi.

Program ini menyasar total lahan seluas 50.000 hektar. Luasan tersebut mencakup optimalisasi lahan (oplah) dan cetak sawah rakyat. Secara nasional, peluncuran program dipusatkan di Sukabumi, Jawa Barat.

Sementara untuk Provinsi Lampung, kegiatan dipusatkan di Desa Sungai Buaya, Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji. Agenda besar ini dilaksanakan melalui saluran virtual pada Jumat (22 Mei 2026).

Baca Juga  Dian Sastro Terobsesi Berkebun Cari Ketenangan di Desa

Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh pusat. “Kami berterima kasih kepada Kementerian Pertanian atas bantuan dan perhatiannya untuk Mesuji,” ujarnya. Berkat program ini, Indeks Pertanaman di Mesuji melonjak tajam dari 1 menjadi 2,3.

Kepala Bapeltan Lampung Adi Destriadi Sutisna bersama tenaga PPL usai menghadiri kegiatan tanam serentak di Mesuji.(foto: Kitani)
Kepala Bapeltan Lampung Adi Destriadi Sutisna bersama tenaga PPL usai menghadiri kegiatan tanam serentak di Mesuji.(foto: Kitani)

Menggenjot Cetak Sawah Rakyat dan Antisipasi Kekeringan

Kabupaten Mesuji mendapat alokasi cetak sawah rakyat sebesar 372 hektar pada tahun ini. Angka tersebut merupakan bagian dari target nasional guna memperkuat ketahanan pangan.

Baca Juga  Jaga Stok Pangan, Pemprov Lampung Luncurkan Aplikasi eHorti untuk Petani Cabai

Kegiatan di lapangan dihadiri langsung oleh Kepala Bapeltan Lampung Adi Destriadi Sutisna. Hadir pula perwakilan BRMP Lampung Agus Setiono, Katimker PPL Mesuji Ebenezer Nababan serta Korluh BPP Tanjung Raya Sri Rahayu Ningsih.

Dari birokrasi Pemkab Mesuji tampak hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Mesuji Anwar Pamuji, dan Kadis Pertanian Samsi Hermansyah.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengingatkan pentingnya menjaga momentum produksi nasional. Upaya ini krusial untuk menghadapi ancaman kemarau yang diprediksi mencapai puncaknya pada Agustus. Strategi mitigasi disiapkan lewat pompanisasi, infrastruktur air, dan benih tahan kekeringan.

Baca Juga  Godzilla Mengancam Lampung, Harga Pangan Berpotensi Melambung

“Percepatan tanam dilakukan agar kebutuhan pangan tetap terpenuhi di tengah tantangan iklim,” tegas Andi Amran Sulaiman. Melalui sinergi ini, swasembada padi berkelanjutan diharapkan tetap terjaga dengan kuat.(*)

(Penulis: Tri Mahono SP
Penyuluh Pertanian Ahli Pertama
Pada wiliyah binaan Brabasan, Gedung Ram, Gedung Mulya, Mukti Jaya dan Harapan Mukti, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji)

Berita Terkait

Unhan Beri Edukasi Pupuk Mikroba Organik Mesuji untuk Pertanian Berkelanjutan
Petani Mesuji Usulkan Bantuan Pupuk Organik Cair ke Pemprov Lampung

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:34 WIB

Gerakan Tanam Serentak di Mesuji Lampung Amankan Produksi Pangan

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:04 WIB

Unhan Beri Edukasi Pupuk Mikroba Organik Mesuji untuk Pertanian Berkelanjutan

Senin, 6 April 2026 - 20:36 WIB

Petani Mesuji Usulkan Bantuan Pupuk Organik Cair ke Pemprov Lampung

Berita Terbaru