Kok Bisa TNI, Polri dan Kadin Punya Seribu Dapur MBG?

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI, Polri, dan Kadin masing-masing mengelola 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna menjamin kelancaran program.(Ilustrasi: Kitani)

TNI, Polri, dan Kadin masing-masing mengelola 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna menjamin kelancaran program.(Ilustrasi: Kitani)

(Kitani.id): Pemerintah terus memacu kesiapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) demi menjangkau jutaan masyarakat. Namun, banyak pihak bertanya-tanya mengapa TNI-Polri mendapatkan porsi besar dalam pengelolaan dapur ini?

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, memberikan penjelasan gamblang mengenai kebijakan tersebut. Menurutnya penunjukan ini berawal dari kebutuhan mendesak untuk memastikan program didukung penuh secara operasional di lapangan.

“Mengapa Polri dapat 1.000, mengapa TNI 1.000? Sejarah waktu itu memang butuh percepatan maka ditunjuk,” ujar Sony seperti dilansir Kompas, Kamis (16 April 2026). Diketahui pula Kamar Dagang dan Industri (Kadin) turut berpartisipasi mengelola seribu dapur mitra MBG.

Baca Juga  MBG di Mata Purbaya, Dampak Ekonomi Makan Bergizi Gratis

Andalkan Swadaya Ketimbang APBN

Awalnya, pemerintah berencana membangun 1.542 SPPG menggunakan dana APBN di 514 kabupaten dan kota. Namun, hingga saat ini infrastruktur yang dibiayai negara tersebut belum ada yang beroperasi sepenuhnya.

Oleh karena itu, keterlibatan mitra menjadi kunci utama agar distribusi makanan tidak terhambat. Hebatnya, saat ini sudah ada 27.066 SPPG yang terverifikasi dan mayoritas sudah melayani masyarakat.

Baca Juga  Genjot Investasi Ayam Petelur, Upaya Kementan Amankan Pasokan Protein Nasional

Sony menegaskan bahwa puluhan ribu unit dapur tersebut merupakan wujud nyata pemberdayaan masyarakat. Menariknya, operasional dapur-dapur ini tidak membebani anggaran negara sepeser pun.

“Alhamdulillah tidak ada satu rupiah pun sampai saat ini SPPG yang operasional menggunakan APBN,” tambah Sony.

Hemat Anggaran Puluhan Triliun

Pemanfaatan jalur swadaya dan kemitraan ini terbukti sangat efektif bagi keuangan negara. Jika menggunakan APBN, pengadaan 27.000 SPPG diperkirakan menelan biaya antara Rp 40 hingga Rp 54 triliun.

Baca Juga  Krisis Global Jadi Peluang, Dunia Antre Berebut Pupuk Urea Buatan Indonesia

Selain menghemat biaya, sistem ini juga menggerakkan ekonomi lokal secara langsung. Karena itu, setiap SPPG kini dikelola dengan semangat gotong royong oleh mitra swasta dan masyarakat.

Pemerintah berharap kolaborasi ini mampu menjaga keberlanjutan gizi bagi para penerima manfaat. Dengan begitu, target melayani 15 juta orang pada tahun 2025 dapat tercapai tepat waktu.(*)

Berita Terkait

Terima Peserta Didik Sespimti Polri, Gubernur Mirza Tegaskan Pentingnya Kedaulatan Pangan
Genjot Hilirisasi Pangan, Pemprov Lampung Siapkan Empat Kawasan Industri Strategis
Percepat Perluasan MBG, Menteri Asal Lampung ke Ponpes Tebuireng
Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional
Dapur Makan Bergizi Gratis Tubaba Terancam Ditutup Akibat Limbah
Nunik Dukung Pembentukan Bank Khusus UMKM
Gubernur Mirza–Riyanto Bertemu, Bicara Hilirisasi Singkong di Pringsewu
MBG di Mata Purbaya, Dampak Ekonomi Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:44 WIB

Terima Peserta Didik Sespimti Polri, Gubernur Mirza Tegaskan Pentingnya Kedaulatan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 15:47 WIB

Kok Bisa TNI, Polri dan Kadin Punya Seribu Dapur MBG?

Rabu, 15 April 2026 - 18:40 WIB

Genjot Hilirisasi Pangan, Pemprov Lampung Siapkan Empat Kawasan Industri Strategis

Sabtu, 11 April 2026 - 19:18 WIB

Percepat Perluasan MBG, Menteri Asal Lampung ke Ponpes Tebuireng

Jumat, 10 April 2026 - 23:32 WIB

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Berita Terbaru

TNI, Polri, dan Kadin masing-masing mengelola 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna menjamin kelancaran program.(Ilustrasi: Kitani)

Dinamika

Kok Bisa TNI, Polri dan Kadin Punya Seribu Dapur MBG?

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:47 WIB