Bibit Padi Unggul di Tulang Bawang, Produksi 12 Ton per Hektare

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi padi unggul di Tulang Bawang, Lampung. (Foto: ist)

Ilustrasi padi unggul di Tulang Bawang, Lampung. (Foto: ist)

(Kitani.id): Upaya meningkatkan hasil panen padi di Indonesia memasuki babak baru. PT Industri Padi Nusantara (IPN) menggandeng Universitas Hasanuddin dan mitra teknologi dari China untuk mengembangkan bibit terbaik. Melalui riset ini, produktivitas lahan diharapkan melonjak hingga 12 ton per hektare.

Kesepakatan besar ini diresmikan di Beijing, China, pekan lalu. Kerja sama tersebut fokus pada pengembangan pembibitan dan penyediaan peralatan pertanian canggih. Langkah ini menjadi angin segar bagi ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Sumatera dan Lampung.

Baca Juga  Strategi Hilirisasi Riset Hortikultura, BRIN Kunci Target Ketahanan Pangan 2026

“Kerja sama ini mendukung penyediaan bibit padi unggul dengan hasil minimal 12 ton per hektare,” ujar Dirut PT IPN, Andi Nursyam Halid, Senin (13 April 2026).

Ekspansi Lahan di Tulang Bawang Lampung

Kabupaten Tulang Bawang menjadi salah satu lokasi utama pengembangan proyek ambisius ini. PT Silampari Agro Nusantara (SAN), anak usaha IPN, menyiapkan lahan seluas 5.000 hektare di wilayah tersebut.

Selain Lampung, proyek serupa juga menyasar Musi Rawas dan Merauke. Penerapan bibit padi unggul hasil riset ini akan didukung oleh teknologi mekanisasi modern.

Baca Juga  Strategi Sukses Budidaya Cabai Rawit di Musim Hujan

Seluruh peralatan agrikultur, mulai dari pengolah lahan hingga mesin panen, disiapkan untuk memastikan efisiensi maksimal. Investasi besar ini bertujuan menciptakan standar baru dalam sistem pertanian skala luas.

Pusat Penggilingan Padi Terpadu

Kabar baik bagi petani Lampung, PT IPN berencana membangun pabrik penggilingan padi (Rice Mill) di Tulang Bawang. Pabrik ini memiliki kapasitas awal 100.000 ton per tahun. Nantinya, kapasitas tersebut akan ditingkatkan hingga mencapai 400.000 ton per tahun.

Baca Juga  Hemat Pakan, BRIN Olah Limbah Kulit Reptil Jadi Pakan Ikan Berkualitas

Fasilitas ini akan menjadi pusat pengolahan gabah bagi petani di kawasan industri terpadu seluas 1.400 hektare. Melalui studi banding ke Jiangsu, China, tim ahli memastikan teknologi yang digunakan adalah yang terbaik.

Sinergi ini diharapkan mampu mengubah wajah pertanian Lampung menjadi lebih modern dan menguntungkan. “Pabrik tersebut akan menjadi pusat pengolahan gabah dari para petani di Tulang Bawang dan sekitarnya,” tambah Andi Nursyam Halid.(*)

Berita Terkait

Jangan Terkecoh Tampilan Bersih! Ini Ciri Ikan Asin Bebas Formalin
Khasiat Gambir, Emas Hijau Nusantara yang Digandrungi Dunia
Indigofera dan Jalan Baru Ketahanan Pakan di Lampung
Buah Nyamplung, Potensi Bahan Bakar Nabati dari Hutan
Manfaatkan Bungkil Inti Sawit, Peternak Lampung Bisa Hemat Biaya Pakan
Hemat Pakan, BRIN Olah Limbah Kulit Reptil Jadi Pakan Ikan Berkualitas
Urban Farming, Solusi Pangan di Tengah Hiruk Pikuk Lampung
Mengapa Buah Pisang Melengkung ke Atas?

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 17:16 WIB

Bibit Padi Unggul di Tulang Bawang, Produksi 12 Ton per Hektare

Selasa, 7 April 2026 - 17:24 WIB

Jangan Terkecoh Tampilan Bersih! Ini Ciri Ikan Asin Bebas Formalin

Senin, 30 Maret 2026 - 13:38 WIB

Khasiat Gambir, Emas Hijau Nusantara yang Digandrungi Dunia

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:21 WIB

Indigofera dan Jalan Baru Ketahanan Pakan di Lampung

Jumat, 13 Maret 2026 - 02:36 WIB

Buah Nyamplung, Potensi Bahan Bakar Nabati dari Hutan

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, menyebut perlunya penggerak ekonomi lokal untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan PAD.(foto: Antara)

Koperasi/UMKM

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Baru di Lampung

Selasa, 14 Apr 2026 - 12:08 WIB

Antisipasi kenaikan harga plastik global melalui pengalihan penggunaan mulsa organik, lalu inovasi smart farming, dan penguatan subsidi dari pemerintah.(ilustrasi: Kitani)

Saung Opini

Plastik, Godzilla dan Pertanian

Selasa, 14 Apr 2026 - 10:21 WIB

Ilustrasi padi unggul di Tulang Bawang, Lampung. (Foto: ist)

Agropedia

Bibit Padi Unggul di Tulang Bawang, Produksi 12 Ton per Hektare

Senin, 13 Apr 2026 - 17:16 WIB

Bertani hortikultura bisa menjadi alternatif mendongkrak kesejahteraan petani padi di Lampung. (Foto: Kitani.id)

Sosok

Menengok Pontang-panting Petani Gurem di Lampung

Senin, 13 Apr 2026 - 11:20 WIB