Jangan Terkecoh Tampilan Bersih! Ini Ciri Ikan Asin Bebas Formalin

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maraknya peredaran ikan asin berformalin yang menggunakan pengawet kimia berbahaya bagi kesehatan.(Foto: Ant)

Maraknya peredaran ikan asin berformalin yang menggunakan pengawet kimia berbahaya bagi kesehatan.(Foto: Ant)

(Kitani.id): Ikan asin tetap menjadi primadona di meja makan karena harganya yang terjangkau dan rasanya yang menggugah selera. Namun perlu waspada saat belanja di pasar. Oknum pedagang nakal seringkali mencampurkan bahan kimia berbahaya agar dagangannya awet lama.

Padahal, konsumsi bahan pengawet sintetis ini sangat berisiko bagi kesehatan jika dikonsumsi terus-menerus. Agar tidak salah pilih, pastikan Anda mengenali ciri-ciri ikan asin bebas formalin sebelum membeli.

Baca Juga  Bibit Padi Unggul di Tulang Bawang, Produksi 12 Ton per Hektare

Pertama, perhatikan aromanya. Ikan yang diproses alami dengan garam memiliki bau menyengat yang khas. Sebaliknya, ikan berformalin justru cenderung tidak berbau sama sekali karena zat kimia telah menghilangkan aroma aslinya.

Kedua, cek tekstur dan warnanya. Ikan asin yang sehat biasanya berwarna kusam atau agak gelap, serta dagingnya terasa rapuh dan mudah hancur saat ditekan. Jika Anda menemukan ikan yang warnanya terlalu putih bersih, mengkilap, dan teksturnya sangat alot atau kaku, sebaiknya hindari karena itu indikasi kuat penggunaan formalin.

Baca Juga  Bibit Padi Unggul di Tulang Bawang, Produksi 12 Ton per Hektare

Lalat Sebagai Indikator Alami

Mungkin terdengar aneh, namun keberadaan lalat di lapak pedagang justru bisa menjadi tanda baik. Lalat secara alami sangat menyukai aroma ikan asin yang asli. Jika di sebuah tumpukan ikan tidak ada satu pun lalat yang berani mendekat, patut dicurigai ada kandungan kimia yang membuat serangga tersebut menjauh.

Baca Juga  Bibit Padi Unggul di Tulang Bawang, Produksi 12 Ton per Hektare

“Pilih ikan yang dagingnya terlihat alami dan tebal, karena kualitas rasa berbanding lurus dengan proses pengolahannya,” saran para ahli kuliner.

Ingat, ikan asin alami memang tidak tahan selamanya dan akan berubah tekstur jika disimpan terlalu lama. Dengan lebih teliti saat belanja, kita tidak hanya mendapatkan hidangan yang lezat, tapi juga menjaga kesehatan keluarga di rumah.(*)

Berita Terkait

Bibit Padi Unggul di Tulang Bawang, Produksi 12 Ton per Hektare
Khasiat Gambir, Emas Hijau Nusantara yang Digandrungi Dunia
Indigofera dan Jalan Baru Ketahanan Pakan di Lampung
Buah Nyamplung, Potensi Bahan Bakar Nabati dari Hutan
Manfaatkan Bungkil Inti Sawit, Peternak Lampung Bisa Hemat Biaya Pakan
Hemat Pakan, BRIN Olah Limbah Kulit Reptil Jadi Pakan Ikan Berkualitas
Urban Farming, Solusi Pangan di Tengah Hiruk Pikuk Lampung
Mengapa Buah Pisang Melengkung ke Atas?

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 17:16 WIB

Bibit Padi Unggul di Tulang Bawang, Produksi 12 Ton per Hektare

Selasa, 7 April 2026 - 17:24 WIB

Jangan Terkecoh Tampilan Bersih! Ini Ciri Ikan Asin Bebas Formalin

Senin, 30 Maret 2026 - 13:38 WIB

Khasiat Gambir, Emas Hijau Nusantara yang Digandrungi Dunia

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:21 WIB

Indigofera dan Jalan Baru Ketahanan Pakan di Lampung

Jumat, 13 Maret 2026 - 02:36 WIB

Buah Nyamplung, Potensi Bahan Bakar Nabati dari Hutan

Berita Terbaru