Rekrutmen 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Merah Putih Resmi Dibuka

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebutuhan sumber daya manusia unggul untuk mengelola potensi ekonomi di tingkat desa melalui koperasi.(Ilustrasi: Kitani)

Kebutuhan sumber daya manusia unggul untuk mengelola potensi ekonomi di tingkat desa melalui koperasi.(Ilustrasi: Kitani)

(Kitani.id): Pemerintah memanggil putra-putri terbaik bangsa untuk membangun ekonomi dari desa. Melalui panitia seleksi nasional, rekrutmen besar-besaran resmi dibuka untuk mengisi posisi manajer Koperasi Desa Merah Putih.

Langkah ini menjadi babak baru dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di pelosok Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa rekrutmen tahap pertama ini menyediakan 30.000 formasi. Fokus utama program adalah menempatkan tenaga profesional sebagai penggerak ekonomi di desa, kelurahan, hingga kampung nelayan.

Baca Juga  Koperasi di Lampung Bisa Belajar Ekspor dari Koperasi Produsen ini

Proses seleksi dipastikan berjalan terbuka, transparan, dan tanpa dipungut biaya sepeser pun. “Negara memanggil Anda untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Mari kita kawal agar yang terpilih benar-benar SDM terbaik demi Indonesia maju,” tegas Zulkifli di Jakarta, Rabu (15 April 2026).

Syarat dan Cara Pendaftaran

Seleksi manajer Koperasi Desa Merah Putih ini terbuka bagi lulusan D3, D4, hingga S1 dari semua jurusan. Pelamar harus berusia maksimal 35 tahun dengan IPK minimal 2,75. Bagi Anda yang berminat, pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi https://phtc.panselnas.go.id hingga 24 April 2026 mendatang.

Baca Juga  Strategi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Jadi Pemasok Makan Bergizi Gratis

Para manajer yang lolos nantinya tidak langsung dilepas sendiri. Mereka akan bekerja di bawah naungan BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara. Status kerja menggunakan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun sebagai masa pematangan dan pendampingan profesional.

Target Pembangunan Unit Koperasi

Pemerintah menargetkan pembangunan 30.000 unit Koperasi Desa Merah Putih rampung pada Juni hingga Juli 2026. Kehadiran ribuan manajer baru ini diharapkan bisa langsung tancap gas mengelola distribusi pangan dan produk lokal.

Baca Juga  Wamen PANRB: ASN Daerah Siap Diterjunkan Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Setelah masa dua tahun di BUMN selesai, pengelolaan penuh akan diserahkan kepada koperasi di masing-masing desa.

Program ini didukung penuh oleh lintas kementerian, mulai dari Kementerian Koperasi hingga Kementerian Keuangan. Sinergi ini menjamin keberlanjutan program agar koperasi desa menjadi pilar ekonomi yang kokoh dan akuntabel di masa depan.(*)

Berita Terkait

Kemensos Gandeng Koperasi Desa Merah Putih Serap Jutaan Tenaga Kerja PKH
Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Baru di Lampung
Koperasi Desa Merah Putih, Solusi Akses Kesehatan di Pelosok
Pemberdayaan Ekonomi Umat melalui Koperasi, Kolaborasi Kemenkop dan MUI
UU Sistem Perkoperasian Nasional Segera Sah, Koperasi Bukan Lagi Usaha “Kuno”
Menkeu Siapkan Bank Khusus Salurkan KUR untuk “Manjakan” UMKM
Pemerintah Ambil Alih Cicilan Koperasi Desa, Apdesi Soroti Aturan yang Berubah
Perkuat Komunikasi Publik, Wamenkop Pastikan Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Ekonomi Desa

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:17 WIB

Kemensos Gandeng Koperasi Desa Merah Putih Serap Jutaan Tenaga Kerja PKH

Selasa, 14 April 2026 - 12:08 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Baru di Lampung

Kamis, 9 April 2026 - 08:30 WIB

Koperasi Desa Merah Putih, Solusi Akses Kesehatan di Pelosok

Rabu, 8 April 2026 - 23:56 WIB

Pemberdayaan Ekonomi Umat melalui Koperasi, Kolaborasi Kemenkop dan MUI

Rabu, 8 April 2026 - 23:39 WIB

UU Sistem Perkoperasian Nasional Segera Sah, Koperasi Bukan Lagi Usaha “Kuno”

Berita Terbaru

TNI, Polri, dan Kadin masing-masing mengelola 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna menjamin kelancaran program.(Ilustrasi: Kitani)

Dinamika

Kok Bisa TNI, Polri dan Kadin Punya Seribu Dapur MBG?

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:47 WIB