Perkuat Swasembada Pangan, 42 Penyuluh Pertanian Lampung Resmi Bertugas ke Pusat

Minggu, 11 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

42 penyuluh pertanian terbaik Lampung resmi dilepas untuk bertugas di bawah naungan Kementerian Pertanian RI.

42 penyuluh pertanian terbaik Lampung resmi dilepas untuk bertugas di bawah naungan Kementerian Pertanian RI.

Inti Berita:

Agenda: Pelepasan 42 penyuluh pertanian Lampung untuk bertugas di Kementerian Pertanian RI.

Tujuan: Sinkronisasi program pangan pusat dan daerah untuk percepatan swasembada nasional.

Fokus: Pengawalan distribusi pupuk cair dan penerapan teknologi tani tepat sasaran.

Personel: Terdiri dari 16 ASN PNS dan 26 pegawai PPPK dari berbagai wilayah Lampung.

(Lingkartani.com): Sektor pertanian Lampung kembali menunjukkan kontribusi nyatanya bagi agenda nasional. Pada Selasa (6/1/2026), sebanyak 42 penyuluh pertanian terbaik Lampung resmi dilepas untuk bertugas di bawah naungan Kementerian Pertanian RI. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Presiden dalam mempercepat swasembada pangan berkelanjutan.

Upacara pelepasan yang berlangsung khidmat ini digelar di pelataran Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) Lampung. Kepala Dinas KPTPH Lampung, Elvira Umihanni, memimpin langsung upacara tersebut. Dalam pesannya, Elvira menegaskan bahwa penyuluh adalah ujung tombak yang menentukan nasib kebijakan di lapangan.

Baca Juga  Konsumsi Sayur Masih Rendah, Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Strategis

“Penyuluh adalah agen perubahan. Mereka memastikan kebijakan dan inovasi pertanian benar-benar diterapkan agar berdampak pada peningkatan produksi dan kesejahteraan petani,” ujar Elvira. Penugasan ini diharapkan memperkuat posisi Lampung sebagai lumbung pangan nasional yang tangguh.

Sinergi Program Unggulan dan Pengawalan Pupuk Cair

Penugasan para penyuluh ini membawa misi besar, salah satunya adalah mengawal program unggulan Provinsi Lampung. Fokus utamanya meliputi penguatan ketahanan pangan hingga pengawasan distribusi pupuk cair secara merata. Sinergi dengan pemerintah pusat menjadi kunci agar teknologi pertanian terbaru dapat segera dinikmati oleh petani di pelosok Lampung.

Staf Ahli Gubernur, Bani Ispriyanto, yang hadir mewakili Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Menurutnya, para penyuluh diharapkan menjadi penghubung efektif antara pusat dan daerah. Tantangan swasembada pangan membutuhkan pendampingan yang intensif agar implementasi program tepat sasaran.

Baca Juga  Kelompok Telur Penggerek Batang Jadi Sasaran Gerakan Nasional Kementan

“Pemerintah pusat dan daerah harus searah. Peran aktif penyuluh dibutuhkan agar program seperti penggunaan pupuk cair berjalan berkelanjutan,” kata Bani. Dedikasi para penyuluh ini diharapkan mampu mendongkrak angka produksi pertanian Lampung secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Daftar 42 Penyuluh Lampung yang Bertugas ke Kementerian Pertanian

Para penyuluh yang dilepas terdiri dari aparatur sipil negara (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Berikut adalah nama-nama pejuang pangan yang mengemban amanah baru tersebut:

Penyuluh Berstatus PNS:

Agus Sumawati, Dewi Setiyowati, Dewi Susanti, Emilda Sari, Endang Waras, Farida Aryani, Firdha Tazkira, Irnando Sobetra, Isnaini, Farida Wijayanti, Ita Ambarwati, Johana Yesadi Marpaung, Luthfi Ali Masykur, Maria Jr Nainggolan, Meilia Volinda Novalia, dan Sundariyana.

Baca Juga  Keadilan yang Belum Sampai ke Sawah

Penyuluh Berstatus PPPK:

Aan Saputri, Agus Sulistyono, Ali Rahman, Alfiah Yeti Nurini, Edi Triono Sugianto, Fitri Yanti, Heri Purwantoro, Heri Susilo, Lukas Suprihatin, Maryusuf Achmad, Masnur Permata Y, Miftahul Surul, Nurchanafi Umar, Reni Fajarwati Saridi, Sri Kasmiyati, Sumarwan, Susanto, Sutrisno Suryanto, Syafruddin, Suyono, Wibowo Saputra, Wiwik Prihartati, Wulandari, dan Yudi Susanto.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen akan terus mengawal kinerja mereka selama menjalankan tugas pendampingan di Kementerian Pertanian. Keberangkatan 42 penyuluh ini bukan sekadar tugas administratif, melainkan simbol semangat Lampung untuk memperkokoh sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi daerah.(*)

Berita Terkait

Serapan Gabah dan Beras Petani Bulog Tembus 3 Juta Ton Juni 2026
101 Usulan Jaringan Irigasi Utama di Provinsi Lampung Siap Sokong Swasembada Pangan
Kelompok Telur Penggerek Batang Jadi Sasaran Gerakan Nasional Kementan
Ketum HKTI: Program Jangan Berhenti di Atas Kertas
Mitigasi El Nino, Petani Lampung Diminta Lakukan Percepatan Tanam Padi
Konsumsi Sayur Masih Rendah, Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Strategis
Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur, Gubernur Mirza Raih KWP Award 2026
Jaga Stok Pangan, Pemprov Lampung Luncurkan Aplikasi eHorti untuk Petani Cabai

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:39 WIB

Serapan Gabah dan Beras Petani Bulog Tembus 3 Juta Ton Juni 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:11 WIB

101 Usulan Jaringan Irigasi Utama di Provinsi Lampung Siap Sokong Swasembada Pangan

Kamis, 30 April 2026 - 14:41 WIB

Kelompok Telur Penggerek Batang Jadi Sasaran Gerakan Nasional Kementan

Selasa, 28 April 2026 - 12:25 WIB

Ketum HKTI: Program Jangan Berhenti di Atas Kertas

Kamis, 23 April 2026 - 23:05 WIB

Mitigasi El Nino, Petani Lampung Diminta Lakukan Percepatan Tanam Padi

Berita Terbaru