Bulog Lampung Gencarkan Serap Gabah Petani Selama Ramadhan, Harga GKP Rp6.500 per Kg

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas

Aktivitas "Tim Jemput Pangan" Bulog yang turun langsung ke sawah untuk menyerap gabah petani secara optimal selama Ramadhan.(Foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Perlunya penguatan cadangan pangan nasional dan kepastian harga bagi petani di tengah masa panen.

Solusi: Aktivitas “Tim Jemput Pangan” Bulog yang turun langsung ke sawah untuk menyerap gabah petani secara optimal selama Ramadhan.

Data: Capaian saat ini 101 ribu ton GKP (25,58% dari target 430 ribu ton tahun 2026). Harga beli pemerintah dipatok Rp6.500 per kg.

(Kitani.id): Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung memastikan aktivitas penyerapan gabah petani tetap berjalan kencang meski di tengah suasana Ramadhan. Langkah ini diambil untuk memperkuat cadangan pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat produsen.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung, Rindo Safutra, menegaskan bahwa komitmen pelayanan tetap menjadi prioritas utama. Penyerapan gabah dilakukan secara intensif sebagai bagian dari penugasan pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Baca Juga  Konflik Global Mengancam, Petani Jagung Lampung Hadapi Risiko Kelangkaan Pupuk

Tim Jemput Pangan Turun ke Sawah

Memasuki bulan puasa, Bulog Lampung mengandalkan “Tim Jemput Pangan” yang bergerak aktif ke berbagai sentra pertanian. Petugas di lapangan melakukan pembelian langsung dari petani agar proses transaksi lebih cepat dan efisien.

“Upaya ini menunjukkan komitmen kami dalam menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memastikan ketersediaan pasokan pangan nasional tetap terjaga,” ujar Rindo Safutra di Bandarlampung, Senin (2 Maret 2026).

Melalui pola jemput bola ini, petani mendapatkan kepastian harga sesuai ketentuan pemerintah. Saat ini, Bulog menetapkan harga pembelian Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram bagi gabah yang sudah memasuki usia panen sesuai standar.

Baca Juga  Terima Peserta Didik Sespimti Polri, Gubernur Mirza Tegaskan Pentingnya Kedaulatan Pangan

Target Besar untuk Lumbung Pangan

Provinsi Lampung memiliki tanggung jawab besar sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Untuk tahun 2026, Kanwil Lampung ditargetkan mampu menyerap sebanyak 430 ribu ton GKP atau setara dengan 253 ribu ton beras.

Sejauh ini, realisasi pengadaan di wilayah Lampung telah menyentuh angka 101 ribu ton GKP. Pencapaian tersebut setara dengan 25,58 persen dari total target tahunan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Rindo Safutra pun mengajak seluruh petani maupun Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Lampung untuk memanfaatkan layanan Bulog dalam menjual hasil panen mereka. Kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat ekonomi langsung bagi petani di pedesaan.

Baca Juga  Ketum HKTI: Program Jangan Berhenti di Atas Kertas

Kolaborasi Lintas Sektor

Kelancaran penyerapan gabah di lapangan tidak terlepas dari peran sinergis berbagai pihak. Dukungan dari pemerintah daerah, TNI, penyuluh pertanian, hingga mitra penggilingan menjadi kunci suksesnya pengadaan pangan tahun ini.

“Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani sekaligus mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah,” tambah Rindo.

Dengan serapan yang terjaga, diharapkan stok beras di Bumi Ruwa Jurai tetap aman guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri mendatang. (*)

Berita Terkait

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras
Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG
Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung
Sinergi Ketahanan Pangan Lampung Perkuat Infrastruktur Pascapanen di Desa
ISPI Diminta Manfaatkan Potensi Besar Sektor Peternakan Lampung
Ekspor Tapioka Lampung Senilai Rp26 Miliar ke Tiongkok
Daya Beli Petani Lampung Melemah Empat Bulan Berturut-turut
Kebijakan Presiden Turunkan Harga Pupuk Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras

Senin, 18 Mei 2026 - 21:26 WIB

Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB

Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung

Senin, 11 Mei 2026 - 08:58 WIB

ISPI Diminta Manfaatkan Potensi Besar Sektor Peternakan Lampung

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:42 WIB

Ekspor Tapioka Lampung Senilai Rp26 Miliar ke Tiongkok

Berita Terbaru

sistem kesehatan hewan modern. (Ilustrasi: Kitani)

Peternakan

Kementan Perkuat Sistem Kesehatan Hewan Modern Berbasis iSIKHNAS

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:25 WIB

Harga ayam ras hidup dan telur ayam ras di tingkat peternak anjlok hingga sekitar 8% di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP). (Ilustrasi: Kitani)

Dinamika

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Ahmad Giri Akbar, Ketua DPRD Lampung (tengah) bersama PPL Provinsi Lampung. (Foto: Kitani)

Dinamika

Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG

Senin, 18 Mei 2026 - 21:26 WIB

Penyaluran KUR di Lampung mencapai Rp3,59 triliun hingga pertengahan Mei 2026. (Ilustrasi: ist)

Dinamika

Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB