Pemerintah Perketat Aturan Ekspor-Impor Komoditas Strategis

Minggu, 15 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengetatan ekspor-Impor komoditas strategis.

Pengetatan ekspor-Impor komoditas strategis.

Inti Berita:

Masalah: Perubahan dinamika perdagangan global dan risiko penyakit dari luar negeri yang memerlukan penyesuaian regulasi.

Solusi: Pengetatan aturan ekspor-impor komoditas pangan, energi, mineral, serta pembatasan sementara impor hewan hidup dari Tiongkok.

Data: Pembahasan mencakup komoditas krusial seperti beras, sarang burung walet, ikan, kratom, batubara, hingga timah.

(Kitani.id): Pemerintah merumuskan kebijakan baru terkait arus keluar masuk barang di Indonesia. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus melindungi kesehatan masyarakat dan lingkungan dari risiko luar negeri.

Baca Juga  Usai Swasembada Pangan, Prabowo Targetkan Swasembada Energi Tiga Tahun Mendatang

Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat M. Panggabean, turut menghadiri rapat koordinasi terbatas untuk membahas kebijakan strategis ini. Pemerintah memberikan perhatian khusus pada sektor pangan dan energi yang menjadi tulang punggung kebutuhan masyarakat luas.

Selain itu, rencana pelarangan sementara impor produk binatang hidup dari Republik Rakyat Tiongkok menjadi poin penting dalam diskusi tersebut.

Baca Juga  Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung Dukung Swasembada Pangan Nasional

“Kebijakan ini dirumuskan dengan mempertimbangkan perlindungan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan,” ujar perwakilan pemerintah dalam rapat yang dipimpin Menko Perekonomian, Jumat (13 Maret 2026).

Selain masalah kesehatan, langkah ini bertujuan memastikan ketersediaan bahan baku bagi industri lokal tetap terjaga aman.

Melalui sinkronisasi aturan ini, diharapkan pengawasan lalu lintas komoditas strategis menjadi jauh lebih efektif dan transparan. Dampaknya, ketahanan pangan serta energi nasional akan semakin kuat menghadapi tantangan global di masa depan. Stabilitas perdagangan pun tetap terjaga sehingga memberikan rasa aman bagi pelaku usaha maupun konsumen di tanah air.(*)

Berita Terkait

Usai Swasembada Pangan, Prabowo Targetkan Swasembada Energi Tiga Tahun Mendatang
Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung Dukung Swasembada Pangan Nasional
Kementan Tantang Lampung Jadi “Tulang Punggung” Swasembada Pangan Nasional
Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras
Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG
Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung
Sinergi Ketahanan Pangan Lampung Perkuat Infrastruktur Pascapanen di Desa
ISPI Diminta Manfaatkan Potensi Besar Sektor Peternakan Lampung

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:26 WIB

Usai Swasembada Pangan, Prabowo Targetkan Swasembada Energi Tiga Tahun Mendatang

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:14 WIB

Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung Dukung Swasembada Pangan Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras

Senin, 18 Mei 2026 - 21:26 WIB

Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB

Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung

Berita Terbaru

Menggenjot serapan menu ayam dan telur melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta mendesak kepatuhan terhadap regulasi harga.(Foto: ist)

Peternakan

Stabilisasi Harga Ayam Broiler Lewat Menu Makan Bergizi Gratis

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:38 WIB