(Kitani.id): Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mendukung penuh lima inisiatif strategis untuk mempercepat Pembangunan Keluarga berkualitas.
Dukungan itu disampaikan saat menerima Kepala Perwakilan BKKBN Lampung, Soetriningsih, Kamis (23 April 2026). Kerja sama ini menjadi langkah krusial dalam menekan angka stunting di Bumi Ruwa Jurai.
Menurut Marindo, peran BKKBN sangat vital bagi jalannya pemerintahan di daerah. Hal ini karena sebagian besar program pemerintah berkaitan langsung dengan kesehatan ibu hamil dan keluarga berencana.
“Target pembangunan akan lebih cepat tercapai jika kita berkolaborasi secara kuat,” ungkap Marindo di ruang kerjanya.
Lima Inisiatif Strategis dan Peta Jalan Kependudukan
Dalam pertemuan tersebut, BKKBN memaparkan lima program unggulan yang akan diterapkan di Lampung. Program tersebut meliputi Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) dan Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak). Selain itu, ada pula Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) serta program Sidaya untuk pemberdayaan lansia.
Pemerintah juga mulai menyentuh sisi teknologi lewat pengembangan AI Super Apps tentang keluarga. Inovasi ini diharapkan mempermudah pemantauan kualitas hidup masyarakat secara digital.
Keselarasan program dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota menjadi kunci utama keberhasilan implementasi di lapangan. Selain itu, kedua pihak membahas Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) sebagai pedoman strategis.
Peta jalan ini menyelaraskan kebijakan kependudukan, pendidikan, kesehatan, hingga ketenagakerjaan di Lampung. “Kita berkomitmen memperkuat Pembangunan Keluarga sebagai strategi utama mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Marindo.(*)








