Panen Raya Lampung Maret 2026

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hamparan sawah di Way Lima, Pesawaran, tampak subur menghijau. (Foto: Kitani.id)

Hamparan sawah di Way Lima, Pesawaran, tampak subur menghijau. (Foto: Kitani.id)

Inti Berita:

Masalah: Kekhawatiran jadwal panen raya terganggu karena berdekatan dengan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Solusi: Petani tetap memanen tepat waktu menggunakan combine harvester agar kualitas padi tidak menurun.

Data: Produksi padi Lampung 2025 melonjak 16,53% menjadi 3,25 juta ton GKG dari luas lahan 596,02 ribu hektare.

(Kitani.id): Staf Ahli Gubernur Lampung, Bani Ispriyanto, memastikan panen raya tetap berlangsung. Jadwal panen raya padi musim tanam I jatuh pada Maret 2026. Hal ini menjadi jaminan ketersediaan pangan di Bumi Ruwa Jurai.

Baca Juga  Kementan Perkuat Sistem Kesehatan Hewan Modern Berbasis iSIKHNAS

Beberapa wilayah bahkan sudah memulai pemanenan sejak Januari di fase awal. Meskipun berdekatan dengan Idulfitri, proses pemanenan dipastikan tidak akan terhambat. Langkah ini sangat krusial untuk menjaga stabilitas stok beras daerah.

“Untuk panen padi di musim tanam I 2026 di Lampung, panen rayanya memang di Maret,” ujar Bani Ispriyanto di Bandarlampung, Jumat (20 Februari 2026).

Gunakan Mesin Panen Agar Padi Tidak Rusak

Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong petani agar tetap sigap saat panen. Penundaan panen berisiko membuat tanaman padi menjadi rubuh atau menghitam. Oleh karena itu, percepatan menjadi kunci utama menjaga kualitas gabah.

Baca Juga  Lampung Selatan Siap Jadi Role Model Ekonomi Pertanian Nasional

Petani dianjurkan memanfaatkan teknologi combine harvester untuk memotong padi. Mesin ini membantu proses panen menjadi jauh lebih cepat dan efisien. Jadi, kesibukan menjelang hari raya tidak akan mengganggu jadwal di sawah.

“Petani dapat memanfaatkan mesin panen seperti combine harvester jadi panen lebih cepat,” kata Bani Ispriyanto menjelaskan solusinya.

Produksi Padi Lampung Naik Signifikan

Berdasarkan data BPS, luas panen padi Lampung sepanjang 2025 meningkat pesat. Luas lahan mencapai 596,02 ribu hektare atau naik sekitar 12,09 persen. Kenaikan ini membawa dampak besar bagi ketersediaan pangan daerah.

Baca Juga  Antisipasi El Nino Lampung Siapkan 1.222 Irigasi Perpompaan

Total produksi padi Lampung kini menyentuh angka 3,25 juta ton GKG. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 461,28 ribu ton dari tahun sebelumnya. Capaian ini menjadi modal kuat Lampung menjaga ketahanan pangan nasional.

“Kondisi stok pangan secara keseluruhan pun terjaga. Sehingga tidak perlu khawatir untuk konsumsi sampai Idulfitri nanti,” pungkas Bani optimis.(*)

Berita Terkait

Serapan Gabah dan Beras Petani Bulog Tembus 3 Juta Ton Juni 2026
101 Usulan Jaringan Irigasi Utama di Provinsi Lampung Siap Sokong Swasembada Pangan
Kelompok Telur Penggerek Batang Jadi Sasaran Gerakan Nasional Kementan
Ketum HKTI: Program Jangan Berhenti di Atas Kertas
Mitigasi El Nino, Petani Lampung Diminta Lakukan Percepatan Tanam Padi
Konsumsi Sayur Masih Rendah, Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Strategis
Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur, Gubernur Mirza Raih KWP Award 2026
Jaga Stok Pangan, Pemprov Lampung Luncurkan Aplikasi eHorti untuk Petani Cabai

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:39 WIB

Serapan Gabah dan Beras Petani Bulog Tembus 3 Juta Ton Juni 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:11 WIB

101 Usulan Jaringan Irigasi Utama di Provinsi Lampung Siap Sokong Swasembada Pangan

Kamis, 30 April 2026 - 14:41 WIB

Kelompok Telur Penggerek Batang Jadi Sasaran Gerakan Nasional Kementan

Selasa, 28 April 2026 - 12:25 WIB

Ketum HKTI: Program Jangan Berhenti di Atas Kertas

Kamis, 23 April 2026 - 23:05 WIB

Mitigasi El Nino, Petani Lampung Diminta Lakukan Percepatan Tanam Padi

Berita Terbaru