Inspirasi dari Sabah Balau, PKK Lampung Panen Anggur dan Melon Premium

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, saat memanen melon premium di PKK Agro Park, Desa Sabah Balau.(foto: ist)

Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, saat memanen melon premium di PKK Agro Park, Desa Sabah Balau.(foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Banyak lahan pekarangan di perdesaan Lampung yang belum produktif dan bernilai ekonomi.

Solusi: TP PKK Lampung menjadikan PKK Agro Park sebagai proyek percontohan budi daya buah premium di lahan terbatas.

Data/Biaya: Panen anggur varian Andrew laku Rp100.000/kg dan melon seharga Rp35.000/kg.

(Kitani.id): Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, menunjukkan hasil nyata pemanfaatan lahan produktif di PKK Agro Park, Desa Sabah Balau. Pada Senin (26/1/2026), ia turun langsung memanen buah anggur dan melon berkualitas premium.

Baca Juga  Sorgum, Pangan Sehat Alternatif Pengganti Beras yang Kaya Nutrisi

Purnama sangat terkesan dengan hasil budi daya anggur varian Andrew yang memiliki warna sangat menarik.

“Warna anggurnya sangat eye catching. Ini adalah panen terakhir sebelum kita masuk siklus tanam baru di bulan Mei nanti,” ungkapnya. Selain tampilannya yang cantik, anggur ini bernilai ekonomi tinggi dengan harga jual mencapai Rp100.000 per kilogram.

Baca Juga  Penguatan Sistem Irigasi Rawa Jadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional

Memanfaatkan Pekarangan Jadi Sumber Pangan dan Pendapatan

PKK Agro Park memang didesain sebagai laboratorium lapangan bagi ibu rumah tangga dan masyarakat luas. Selain anggur, lahan ini juga sukses menghasilkan melon berkualitas dengan harga Rp35.000 per kilogram.

Melalui kegiatan ini, PKK ingin berpesan bahwa menanam kebutuhan pokok secara mandiri di rumah sangatlah mungkin dilakukan.

Baca Juga  Perkuat Ketahanan Pangan, IKWT Bandar Surabaya Solidkan Barisan

Menurut Purnama, jika dikelola dengan baik, lahan terbatas pun bisa menghasilkan produk pertanian yang luar biasa.

“Kami mengundang masyarakat untuk datang dan melihat langsung. Harapannya, para ibu bisa termotivasi menanam buah dan sayur sendiri di rumah untuk membantu ekonomi keluarga,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

El Nino Godzilla, Petani Lampung Andalkan Jaringan Irigasi Air Tanah
Antisipasi El Nino Lampung Siapkan 1.222 Irigasi Perpompaan
Stok Beras Nasional Aman 11 Bulan, Mentan Amran Fokus Genjot Produksi
Ancaman Krisis Pangan, Mentan: Konglomerat Dunia Diam-diam Borong Lahan
Lampung Segera Tetapkan Area Lahan Sawah yang Dilindungi
Teknologi AWD Lewat Pipa Paralon, Solusi Hemat Air Sawah Hingga 20 Persen
Penguatan Sistem Irigasi Rawa Jadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional
Mentan Amran Tantang Anak Muda Garap Sektor Pertanian, Bibit dan Pupuk Gratis!

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 18:34 WIB

El Nino Godzilla, Petani Lampung Andalkan Jaringan Irigasi Air Tanah

Jumat, 10 April 2026 - 18:29 WIB

Antisipasi El Nino Lampung Siapkan 1.222 Irigasi Perpompaan

Rabu, 8 April 2026 - 12:40 WIB

Stok Beras Nasional Aman 11 Bulan, Mentan Amran Fokus Genjot Produksi

Selasa, 7 April 2026 - 17:00 WIB

Ancaman Krisis Pangan, Mentan: Konglomerat Dunia Diam-diam Borong Lahan

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:29 WIB

Lampung Segera Tetapkan Area Lahan Sawah yang Dilindungi

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, menyebut perlunya penggerak ekonomi lokal untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan PAD.(foto: Antara)

Koperasi/UMKM

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Baru di Lampung

Selasa, 14 Apr 2026 - 12:08 WIB

Antisipasi kenaikan harga plastik global melalui pengalihan penggunaan mulsa organik, lalu inovasi smart farming, dan penguatan subsidi dari pemerintah.(ilustrasi: Kitani)

Saung Opini

Plastik, Godzilla dan Pertanian

Selasa, 14 Apr 2026 - 10:21 WIB

Ilustrasi padi unggul di Tulang Bawang, Lampung. (Foto: ist)

Agropedia

Bibit Padi Unggul di Tulang Bawang, Produksi 12 Ton per Hektare

Senin, 13 Apr 2026 - 17:16 WIB

Bertani hortikultura bisa menjadi alternatif mendongkrak kesejahteraan petani padi di Lampung. (Foto: Kitani.id)

Sosok

Menengok Pontang-panting Petani Gurem di Lampung

Senin, 13 Apr 2026 - 11:20 WIB