Program Desa Helau Dongkrak Indeks Pembangunan Manusia Lampung Selatan

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menjelaskan pentingnya akurasi data dalam pembangunan. Termasuk dalam menentukan statistik Indeks Pembangunan Manusia Lampung Selatan. (Foto: ist)

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menjelaskan pentingnya akurasi data dalam pembangunan. Termasuk dalam menentukan statistik Indeks Pembangunan Manusia Lampung Selatan. (Foto: ist)

(Kitani.id): Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan serius memperkuat layanan dasar melalui program Desa Helau. Inisiatif ini bertujuan mendongkrak kualitas hidup masyarakat di berbagai sektor penting.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menjelaskan pentingnya akurasi data dalam pembangunan. Oleh karena itu, Pemkab menggandeng BPS melalui program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik). Sinergi ini akan memperkuat tata kelola pembangunan hingga ke tingkat desa.

“Kami ingin memastikan setiap anggaran yang digunakan benar-benar tepat sasaran. Selain itu, harus memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkap Egi, sapaan bupati, baru-baru ini.

Baca Juga  Cegah Korupsi Dana Desa, Camat dan Kades se-Lamsel Teken Pakta Integritas

Capaian Positif IPM Lampung Selatan

Hasil kerja keras ini mulai terlihat pada angka statistik terbaru. Saat ini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung Selatan meningkat sebesar 0,9 persen. Angka tersebut naik dari 72,15 menjadi 73,10 pada tahun ini.

Kenaikan ini menjadi indikator positif bagi kualitas pendidikan dan kesehatan. Selain itu, daya beli masyarakat juga menunjukkan tren yang semakin membaik. Pemkab terus berupaya memeratakan akses layanan dasar agar dirasakan seluruh warga.

Baca Juga  Haryanto Farm Lampung Selatan Audit NKV, Jamin Telur Aman dan Halal

Tantangan Ekonomi dan Penanganan Stunting

Meskipun IPM naik, tantangan besar masih membayangi pembangunan di Lampung Selatan. Pertumbuhan ekonomi daerah diharapkan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal. Di sisi lain, isu kemiskinan dan stunting tetap menjadi prioritas penanganan.

Egi menekankan perlunya pendampingan agar kebijakan berjalan efektif. Sinergi antara pemerintah, legislatif, dan pemangku kepentingan harus terus diperkuat. Hal ini demi mencapai target pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Baca Juga  Aman Dikonsumsi, Ayam PT Central Avian Pertiwi Bebas Pullorum

“Terkait kemiskinan, stunting, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, kami membutuhkan pendampingan. Tujuannya agar kebijakan yang diambil tetap sasaran,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Program Desaku Maju Lampung Sasar 800 Titik POC, Fokus Hilirisasi Pertanian
Dinas PMDT Lampung Fokuskan Pembinaan untuk Dorong Target BUMDES Maju
BUMDES Lampung Jadi Pemasok Utama Makan Bergizi Gratis
Optimalkan Ekonomi Desa, Ribuan BUMDes di Lampung Kini Resmi Berbadan Hukum
Program Desaku Maju Perkuat Sektor Pertanian di Pesawaran
Program Jaga Desa Lampung Selatan Dorong Transparansi
Tak Ada Lagi Anak Desa Basah-basahan ke Sekolah, Presiden Resmikan 218 Jembatan Terpencil
2.651 Desa di Lampung Kini Punya Pos Bantuan Hukum Gratis untuk Warga Kecil

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 08:13 WIB

Program Desa Helau Dongkrak Indeks Pembangunan Manusia Lampung Selatan

Rabu, 8 April 2026 - 11:50 WIB

Program Desaku Maju Lampung Sasar 800 Titik POC, Fokus Hilirisasi Pertanian

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:29 WIB

Dinas PMDT Lampung Fokuskan Pembinaan untuk Dorong Target BUMDES Maju

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:45 WIB

BUMDES Lampung Jadi Pemasok Utama Makan Bergizi Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:22 WIB

Optimalkan Ekonomi Desa, Ribuan BUMDes di Lampung Kini Resmi Berbadan Hukum

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, menyebut perlunya penggerak ekonomi lokal untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan PAD.(foto: Antara)

Koperasi/UMKM

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Baru di Lampung

Selasa, 14 Apr 2026 - 12:08 WIB

Antisipasi kenaikan harga plastik global melalui pengalihan penggunaan mulsa organik, lalu inovasi smart farming, dan penguatan subsidi dari pemerintah.(ilustrasi: Kitani)

Saung Opini

Plastik, Godzilla dan Pertanian

Selasa, 14 Apr 2026 - 10:21 WIB

Ilustrasi padi unggul di Tulang Bawang, Lampung. (Foto: ist)

Agropedia

Bibit Padi Unggul di Tulang Bawang, Produksi 12 Ton per Hektare

Senin, 13 Apr 2026 - 17:16 WIB

Bertani hortikultura bisa menjadi alternatif mendongkrak kesejahteraan petani padi di Lampung. (Foto: Kitani.id)

Sosok

Menengok Pontang-panting Petani Gurem di Lampung

Senin, 13 Apr 2026 - 11:20 WIB