Cegah TPPO, Kampung Terbanggi Besar Jadi Desa Binaan Imigrasi

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembentukan pusat informasi keimigrasian di tingkat desa untuk menjamin migrasi yang aman dan legal.(Foto: ist)

Pembentukan pusat informasi keimigrasian di tingkat desa untuk menjamin migrasi yang aman dan legal.(Foto: ist)

(Kitani.id): Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandarlampung resmi membentuk Desa Binaan Imigrasi di Kampung Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Langkah ini diambil sebagai upaya nyata mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Peresmian dilakukan untuk memperkuat perlindungan bagi warga yang ingin bekerja ke luar negeri.

Kepala Kantor Imigrasi Bandarlampung, Taufiq Hidayat, menegaskan program ini bukan sekadar seremoni belaka. Desa kini menjadi garda terdepan dalam mengawasi hak warga negara untuk bermigrasi secara aman.

Baca Juga  Pelantikan Apdesi Merah Putih, Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Pertanian di Desa

“Aparatur desa harus menjadi sumber informasi kredibel bagi warga,” ujar Taufiq, Rabu (22 April 2026).

Lindungi PMI dan Awasi Tenaga Kerja Asing

Pemilihan Terbanggi Besar sebagai Desa Binaan Imigrasi didasari oleh tingginya mobilitas warga setempat sebagai pekerja migran. Selain itu, wilayah ini memiliki banyak perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA). Kondisi tersebut memerlukan pengawasan keimigrasian yang lebih dekat dan intensif di tingkat desa.

Baca Juga  Pemprov Lampung Libatkan Peran Aktif Apdesi

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan, Washono, menjelaskan bahwa program ini membekali warga dengan pemahaman prosedur yang benar. Tujuannya agar masyarakat tidak mudah terjebak rayuan jalur nonprosedural yang membahayakan. “Kami ingin warga mengerti prosedur agar mereka berangkat dengan cara yang legal,” tegasnya.

Melalui sinergi ini, diharapkan tercipta ekosistem imigrasi yang tertib dan berkepastian hukum di Lampung Tengah. Informasi keimigrasian kini lebih mudah diakses oleh masyarakat perdesaan. Dengan begitu, setiap warga yang berangkat ke luar negeri terlindungi oleh dokumen resmi dan payung hukum yang kuat.(*)

Berita Terkait

Pelantikan Apdesi Merah Putih, Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Pertanian di Desa
Pembentukan Desa Sadar HAM di Lampung Perkuat Hak Masyarakat
Pemprov Lampung Libatkan Peran Aktif Apdesi
Kolaborasi Program Desaku Maju Perkuat Ekonomi Desa di Lampung
Program Desa Helau Dongkrak Indeks Pembangunan Manusia Lampung Selatan
Program Desaku Maju Lampung Sasar 800 Titik POC, Fokus Hilirisasi Pertanian
Dinas PMDT Lampung Fokuskan Pembinaan untuk Dorong Target BUMDES Maju
BUMDES Lampung Jadi Pemasok Utama Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:57 WIB

Pelantikan Apdesi Merah Putih, Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Pertanian di Desa

Kamis, 23 April 2026 - 23:12 WIB

Cegah TPPO, Kampung Terbanggi Besar Jadi Desa Binaan Imigrasi

Rabu, 22 April 2026 - 23:20 WIB

Pembentukan Desa Sadar HAM di Lampung Perkuat Hak Masyarakat

Rabu, 22 April 2026 - 23:10 WIB

Pemprov Lampung Libatkan Peran Aktif Apdesi

Selasa, 21 April 2026 - 18:00 WIB

Kolaborasi Program Desaku Maju Perkuat Ekonomi Desa di Lampung

Berita Terbaru

sistem kesehatan hewan modern. (Ilustrasi: Kitani)

Peternakan

Kementan Perkuat Sistem Kesehatan Hewan Modern Berbasis iSIKHNAS

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:25 WIB

Harga ayam ras hidup dan telur ayam ras di tingkat peternak anjlok hingga sekitar 8% di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP). (Ilustrasi: Kitani)

Dinamika

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Ahmad Giri Akbar, Ketua DPRD Lampung (tengah) bersama PPL Provinsi Lampung. (Foto: Kitani)

Dinamika

Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG

Senin, 18 Mei 2026 - 21:26 WIB

Penyaluran KUR di Lampung mencapai Rp3,59 triliun hingga pertengahan Mei 2026. (Ilustrasi: ist)

Dinamika

Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB