Yonif TP 848 Lampung Tengah Kelola 59 Hektar Lahan Ketahanan Pangan

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin. (foto: ist)

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin. (foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Optimalisasi lahan tidur untuk mendukung kemandirian pangan nasional di sektor militer.

Solusi: Pemanfaatan hibah lahan 59 hektar untuk sektor agrobisnis, peternakan, dan perikanan.

Data: Pengelolaan 40 hektar jagung, 10 hektar tebu, 45.000 ekor lele, dan 6.000 ayam petelur.

(Kitani.id): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin. Mereka melakukan kunjungan kerja ke Markas Yonif TP 848/Satya Pandya Cakti. Agenda ini berlangsung di Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah, Kamis (26 Februari 2026).

Kunjungan ini bertujuan meninjau fasilitas mako dan program ketahanan pangan mandiri. Gubernur Mirza tampak antusias melihat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah. Mengingat, sektor pangan menjadi prioritas utama bagi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung.

Baca Juga  Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras

Sinergi Hibah Lahan Pemerintah Provinsi Lampung

Rombongan meninjau langsung pemanfaatan lahan strategis seluas total 59 hektar. Lahan tersebut merupakan hasil sinergi hibah dari berbagai pihak terkait.

Pemerintah Provinsi Lampung memberikan hibah lahan seluas 45 hektar kepada satuan. Sementara itu, Pemkab Lampung Tengah turut berkontribusi seluas 14 hektar.

“Sinergi ini membuktikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kedaulatan pangan nasional,” ujar Mirza di sela peninjauan.

Baca Juga  Bibit Padi Unggul di Tulang Bawang, Produksi 12 Ton per Hektare

Saat ini, Yonif TP 848/SPC diperkuat oleh total 603 personel terlatih. Namun, prajurit tersebut tidak hanya fokus pada kemampuan tempur militer saja. Mereka juga aktif mengelola berbagai sektor agrobisnis di lingkungan markas.

Capaian Agrobisnis dan Peternakan Yonif TP 848

Satuan ini menunjukkan keseriusan luar biasa dalam mendukung program swasembada pangan. Mereka mengelola lahan produktif jagung seluas 40 hektar untuk pakan ternak.

Selain itu, terdapat juga lahan tebu seluas 10 hektar yang tumbuh subur. Hal ini menjadi contoh nyata kemandirian pangan di wilayah Lampung.

Baca Juga  Terima Peserta Didik Sespimti Polri, Gubernur Mirza Tegaskan Pentingnya Kedaulatan Pangan

Pada sektor perikanan, mereka sukses melakukan budidaya 45.000 ekor ikan lele. Kemudian, sektor peternakan memiliki kapasitas hingga 6.000 ekor ayam petelur aktif. Mereka juga mulai melakukan pengembangan ternak kambing khusus untuk kebutuhan kurban.

Hadir pula Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita dalam agenda tersebut. Selain itu, tampak Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto di lokasi. Turut mendampingi Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana dan Plt. Bupati I Komang Koheri.(*)

Berita Terkait

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras
Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG
Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung
Sinergi Ketahanan Pangan Lampung Perkuat Infrastruktur Pascapanen di Desa
ISPI Diminta Manfaatkan Potensi Besar Sektor Peternakan Lampung
Ekspor Tapioka Lampung Senilai Rp26 Miliar ke Tiongkok
Daya Beli Petani Lampung Melemah Empat Bulan Berturut-turut
Kebijakan Presiden Turunkan Harga Pupuk Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras

Senin, 18 Mei 2026 - 21:26 WIB

Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB

Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung

Senin, 11 Mei 2026 - 08:58 WIB

ISPI Diminta Manfaatkan Potensi Besar Sektor Peternakan Lampung

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:42 WIB

Ekspor Tapioka Lampung Senilai Rp26 Miliar ke Tiongkok

Berita Terbaru

sistem kesehatan hewan modern. (Ilustrasi: Kitani)

Peternakan

Kementan Perkuat Sistem Kesehatan Hewan Modern Berbasis iSIKHNAS

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:25 WIB

Harga ayam ras hidup dan telur ayam ras di tingkat peternak anjlok hingga sekitar 8% di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP). (Ilustrasi: Kitani)

Dinamika

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Ahmad Giri Akbar, Ketua DPRD Lampung (tengah) bersama PPL Provinsi Lampung. (Foto: Kitani)

Dinamika

Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG

Senin, 18 Mei 2026 - 21:26 WIB

Penyaluran KUR di Lampung mencapai Rp3,59 triliun hingga pertengahan Mei 2026. (Ilustrasi: ist)

Dinamika

Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB