Hilirisasi Kelapa Sawit, Dimulai dari Perbaikan Kebun Petani

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah sedang menggencarkan program hilirisasi kelapa sawit. (Foto: ist)

Pemerintah sedang menggencarkan program hilirisasi kelapa sawit. (Foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Banyak petani salah paham bahwa hilirisasi hanya soal pembangunan pabrik besar.

Solusi: Peremajaan kebun dengan bibit unggul untuk menjamin stok bahan baku industri.

Data: Program peremajaan mengganti pohon tua agar hasil panen stabil jangka panjang.

(Kitani.id): Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah hilirisasi kelapa sawit. Saat ini pemerintah memang sedang gencar mendorong program strategis tersebut.

Namun, perlu dipahami bahwa hilirisasi bukan sekadar membangun pabrik pengolahan saja. Proses ini sebenarnya upaya menaikkan nilai tambah komoditas dari hulu ke hilir.

Baca Juga  Mentan Amran Sulaiman Larang Jual Beli Bantuan dan Fee Sektor Pertanian

Langkah pertama justru dimulai dari pembenahan kondisi kebun milik petani sendiri. Selanjutnya, Kementerian Pertanian fokus meningkatkan produktivitas melalui program peremajaan sawit rakyat.

Petani diimbau mengganti pohon tua dengan bibit unggul baru yang lebih produktif. Strategi ini sangat efektif menekan risiko pembukaan hutan baru di wilayah Lampung.

“Hilirisasi itu proses naiki nilai tambah dari hulu sampai hilir. Mulai dari kebunnya dulu, tidak langsung jadi produk akhir,” terang sumber Kementerian Pertanian.

Baca Juga  Distribusi Pangan Cuaca Ekstrem, Pemprov Lampung Prioritaskan Angkutan Pokok

Kebun Kuat Menarik Minat Investasi Industri

Kemudian, ketika kondisi kebun sudah kuat, hasil panen pasti akan melimpah. Ketersediaan stok bahan baku yang aman akan sangat menjamin kebutuhan industri.

Hal inilah yang nantinya menarik minat investor untuk membangun pabrik pengolahan. Mereka akan mengolah sawit menjadi produk turunan yang nilai jualnya lebih tinggi.

Baca Juga  Di Sumatera, Lampung Jadi Motor Utama Produsen Kakao Nasional

Dengan persediaan yang berkelanjutan, ekonomi petani kelapa sawit akan semakin terbuka luas. Akhirnya, mari kita dukung peningkatan nilai tambah ini mulai dari sekarang.

Caranya dengan melakukan perawatan kebun secara lebih baik dan juga profesional. Hilirisasi yang kuat tentu akan menciptakan masa depan perkebunan sawit yang lebih sejahtera.(*)

Berita Terkait

Di Sumatera, Lampung Jadi Motor Utama Produsen Kakao Nasional
Distribusi Pangan Cuaca Ekstrem, Pemprov Lampung Prioritaskan Angkutan Pokok
Sistem Pagar Kopi Robusta Lampung, Produksi Melejit 4 Ton Per Hektare
Ironi Durian Indonesia, Produksi Terbanyak Dunia Tapi Ekspor Kalah Telak dari Tailan
Kabar Baik bagi Petani, Pemerintah Pastikan Ekspor Kelapa Tetap Jalan Jelang Ramadan

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:44 WIB

Hilirisasi Kelapa Sawit, Dimulai dari Perbaikan Kebun Petani

Minggu, 15 Februari 2026 - 23:49 WIB

Di Sumatera, Lampung Jadi Motor Utama Produsen Kakao Nasional

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:40 WIB

Distribusi Pangan Cuaca Ekstrem, Pemprov Lampung Prioritaskan Angkutan Pokok

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:18 WIB

Sistem Pagar Kopi Robusta Lampung, Produksi Melejit 4 Ton Per Hektare

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:16 WIB

Ironi Durian Indonesia, Produksi Terbanyak Dunia Tapi Ekspor Kalah Telak dari Tailan

Berita Terbaru