Harga TBS Sawit Lampung Periode I Maret Naik Menjadi Rp3.194

Jumat, 27 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penetapan indeks

Penetapan indeks "K" dan harga TBS melalui rapat koordinasi lintas sektor sesuai regulasi terbaru.(Foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Perlunya kepastian harga dan keadilan bagi pekebun plasma di Lampung agar hubungan kemitraan dengan perusahaan tetap stabil.

Solusi: Penetapan indeks “K” dan harga TBS melalui rapat koordinasi lintas sektor sesuai regulasi terbaru.

Data: Harga TBS umur 10-20 tahun naik sebesar Rp104,83 menjadi Rp3.194,95 per kilogram untuk periode 1–15 Maret 2026.

(Kitani.id): Petani sawit di Provinsi Lampung mendapatkan kepastian harga pada awal Maret ini. Dinas Perkebunan Provinsi Lampung resmi menetapkan kenaikan harga jual Tandan Buah Segar (TBS) produksi mitra kebun plasma. Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi di Ruang Rapat Dinas Perkebunan, Selasa (17 Maret 2026).

Baca Juga  Hilirisasi Sektor Perkebunan Perkuat Kemandirian Energi Nasional

Harga TBS sawit untuk tanaman usia 10-20 tahun kini menyentuh angka Rp3.194,95 per kilogram. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar Rp104,83 jika dibandingkan dengan periode akhir Februari lalu yang berada di level Rp3.090,12.

Penetapan ini berlaku untuk periode pertama, yakni tanggal 1 hingga 15 Maret 2026. Penyusunan harga terbaru itu dilakukan oleh Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Lampung.

Prosesnya merujuk pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 serta Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1 Tahun 2025.

Indeks K Disepakati 87,32 Persen

Dalam pertemuan tersebut, tim melakukan pembahasan mendalam mengenai usulan Indeks “K” dari berbagai perusahaan perkebunan.

Baca Juga  Dukungan Strategis Petani Kopi, Kementan Fokus Benih Unggul dan Sertifikasi Ekspor

Setelah menimbang berbagai aspek teknis, disepakati bahwa Indeks “K” berada di angka 87,32 persen. Besaran ini menjadi komponen penting dalam menentukan keadilan harga bagi petani maupun pihak perusahaan.

Pemerintah berharap ketetapan ini mampu menjaga stabilitas hubungan kemitraan di Bumi Ruwa Jurai. Adanya kejelasan harga sangat krusial agar pekebun plasma mendapatkan hak yang sesuai dengan kondisi pasar saat ini. Hal ini sekaligus mendorong produktivitas kebun mereka agar terus meningkat.

Penetapan harga TBS sawit Lampung ini diharapkan memberikan kepastian dan keadilan bagi pekebun plasma.

Baca Juga  Hilirisasi Kelapa, Kelapa Sawit (CPO), dan Gambir Jadi Kunci Ekonomi Nasional

Sinergi Lintas Sektor Perkebunan

Rapat penetapan harga ini diikuti oleh berbagai pihak terkait di tingkat kabupaten dan provinsi. Perwakilan perusahaan perkebunan kelapa sawit serta pengurus Koperasi Unit Desa (KUD) berbasis kelapa sawit hadir memberikan masukan. Sinergi ini diperlukan agar setiap kebijakan yang diambil dapat diterima oleh seluruh elemen industri sawit.

Dengan kenaikan ini, sektor perkebunan diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi ekonomi daerah. Transparansi dalam penentuan harga menjadi kunci utama agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan dalam rantai bisnis kelapa sawit di Lampung.(*)

Berita Terkait

Hilirisasi Sektor Perkebunan Perkuat Kemandirian Energi Nasional
Ekspor Sawit Indonesia 2025 Melonjak 6 Juta Ton
Hilirisasi Kelapa, Kelapa Sawit (CPO), dan Gambir Jadi Kunci Ekonomi Nasional
Dukungan Strategis Petani Kopi, Kementan Fokus Benih Unggul dan Sertifikasi Ekspor
Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor
Hilirisasi Perkebunan, Strategi Kementan Dongkrak Nilai Tambah Tujuh Komoditas Unggulan
Abdul Roni Angkat: Pacu Hilirisasi Perkebunan Lewat Penguatan Ekosistem Hulu-Hilir
Tren Harga Kakao Dunia Meningkat

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 19:27 WIB

Hilirisasi Sektor Perkebunan Perkuat Kemandirian Energi Nasional

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:15 WIB

Ekspor Sawit Indonesia 2025 Melonjak 6 Juta Ton

Senin, 30 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hilirisasi Kelapa, Kelapa Sawit (CPO), dan Gambir Jadi Kunci Ekonomi Nasional

Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:05 WIB

Dukungan Strategis Petani Kopi, Kementan Fokus Benih Unggul dan Sertifikasi Ekspor

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:59 WIB

Harga TBS Sawit Lampung Periode I Maret Naik Menjadi Rp3.194

Berita Terbaru

sistem kesehatan hewan modern. (Ilustrasi: Kitani)

Peternakan

Kementan Perkuat Sistem Kesehatan Hewan Modern Berbasis iSIKHNAS

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:25 WIB

Harga ayam ras hidup dan telur ayam ras di tingkat peternak anjlok hingga sekitar 8% di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP). (Ilustrasi: Kitani)

Dinamika

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Ahmad Giri Akbar, Ketua DPRD Lampung (tengah) bersama PPL Provinsi Lampung. (Foto: Kitani)

Dinamika

Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG

Senin, 18 Mei 2026 - 21:26 WIB

Penyaluran KUR di Lampung mencapai Rp3,59 triliun hingga pertengahan Mei 2026. (Ilustrasi: ist)

Dinamika

Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB