Pemkot Bandar Lampung Dorong SPPG Gandeng Kelompok Tani

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Bandar Lampung, Wilson Faisol. (Foto: ist)

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Bandar Lampung, Wilson Faisol. (Foto: ist)

(Kitani.id): Pemerintah Kota Bandar Lampung akan memperkuat Ekonomi Lokal di sekitar lokasi SPPG. Langkah ini dilakukan dengan mendorong sinergi antara pelaku usaha daerah dan program strategis pemerintah.

Tujuannya, agar kehadiran proyek besar memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga sekitar. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wilson Faisol, baru saja menghadiri rapat koordinasi bersama Satgas MBG Provinsi Lampung. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa SPPG harus merangkul mitra lokal sebagai penyedia kebutuhan utama.

Baca Juga  Sinergi Ketahanan Pangan Lampung Perkuat Infrastruktur Pascapanen di Desa

“SPPG wajib bermitra dengan UMKM, koperasi, hingga kelompok tani,” tegas Wilson, Kamis (23 April 2026).

Kolaborasi Strategis untuk Kesejahteraan Petani

Nantinya, kelompok tani akan berperan penting sebagai penyuplai hasil pertanian untuk mendukung operasional SPPG. Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem Ekonomi Lokal yang berkelanjutan dan mandiri.

Pemerintah Kota kini sedang menyiapkan langkah teknis agar kemitraan ini segera terealisasi di lapangan. Melalui kolaborasi ini, UMKM dan petani di Bandar Lampung tidak lagi hanya menjadi penonton dalam program pemerintah.

Baca Juga  Cegah Mark Up, Kejagung Pantau Program Makan Bergizi Gratis Lewat Aplikasi Jaga Dapur MBG

Sebaliknya, mereka menjadi aktor utama yang memperkuat ketahanan ekonomi daerah. “Kami berharap muncul sinergi yang kuat antara SPPG dengan pelaku usaha lokal ke depannya,” pungkas Wilson.(*)

Berita Terkait

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras
Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG
Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung
Sinergi Ketahanan Pangan Lampung Perkuat Infrastruktur Pascapanen di Desa
ISPI Diminta Manfaatkan Potensi Besar Sektor Peternakan Lampung
Ekspor Tapioka Lampung Senilai Rp26 Miliar ke Tiongkok
Daya Beli Petani Lampung Melemah Empat Bulan Berturut-turut
Kebijakan Presiden Turunkan Harga Pupuk Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras

Senin, 18 Mei 2026 - 21:26 WIB

Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB

Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung

Senin, 11 Mei 2026 - 08:58 WIB

ISPI Diminta Manfaatkan Potensi Besar Sektor Peternakan Lampung

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:42 WIB

Ekspor Tapioka Lampung Senilai Rp26 Miliar ke Tiongkok

Berita Terbaru

sistem kesehatan hewan modern. (Ilustrasi: Kitani)

Peternakan

Kementan Perkuat Sistem Kesehatan Hewan Modern Berbasis iSIKHNAS

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:25 WIB

Harga ayam ras hidup dan telur ayam ras di tingkat peternak anjlok hingga sekitar 8% di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP). (Ilustrasi: Kitani)

Dinamika

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Ahmad Giri Akbar, Ketua DPRD Lampung (tengah) bersama PPL Provinsi Lampung. (Foto: Kitani)

Dinamika

Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG

Senin, 18 Mei 2026 - 21:26 WIB

Penyaluran KUR di Lampung mencapai Rp3,59 triliun hingga pertengahan Mei 2026. (Ilustrasi: ist)

Dinamika

Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB