Revitalisasi Bumi Dipasena Lampung Jadi Kunci Pasok Makan Bergizi Gratis

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infrastruktur tambak Bumi Dipasena perlu perbaikan agar kembali produktif seperti masa kejayaan. (Ilustrasi: ist)

Infrastruktur tambak Bumi Dipasena perlu perbaikan agar kembali produktif seperti masa kejayaan. (Ilustrasi: ist)

INTI BERITA

Masalah: Infrastruktur tambak Bumi Dipasena perlu perbaikan agar kembali produktif seperti masa kejayaan.

Solusi: Sinergi pemerintah dan swasta untuk revitalisasi kanal, sarana produksi, serta modernisasi teknologi budidaya.

Data: Potensi pasar besar melalui rencana pembangunan 1.300 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lampung.

(Kitani.id): Kabar baik berhembus bagi para petambak udang di Tulang Bawang. Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, mendukung penuh revitalisasi Bumi Dipasena.

Baca Juga  Ekonomi Lampung Bertumpu pada Kekuatan Petani dan Hilirisasi

Langkah ini melibatkan sinergi pusat, daerah, hingga sektor swasta secara terpadu. Menurut Mikdar Ilyas, ini adalah strategi krusial untuk memperkuat fondasi ekonomi Lampung.

Peluang Besar Program Makan Bergizi Gratis

Selanjutnya, potensi serapan pasar domestik kini terbuka lebar melalui program pemerintah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membutuhkan pasokan protein ikan dan udang tinggi. Rencananya, akan ada 1.300 dapur MBG yang berdiri di seluruh wilayah Lampung.

“Ini menunjukkan peluang pasar yang sangat besar bagi petambak lokal. Jika Dipasena kembali optimal, maka Lampung memiliki posisi strategis untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” ujar Mikdar Ilyas di Bandarlampung, Selasa (24 Februari 2026).

Baca Juga  Dapur Makan Bergizi Gratis Tubaba Terancam Ditutup Akibat Limbah

Infrastruktur Modern untuk Kesejahteraan Petambak

Namun, revitalisasi ini harus menyentuh aspek mendasar seperti perbaikan jaringan kanal. Mikdar Ilyas mendorong pembenahan sarana produksi dan kepastian regulasi bagi petambak.

Keamanan dalam berusaha menjadi kunci utama agar iklim investasi kembali sehat. Selain itu, penerapan teknologi budidaya modern sangat penting agar udang Lampung berdaya saing.

Baca Juga  Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG

“Kalau petambak bisa kembali memproduksi seperti masa kejayaannya, tentu ini sangat positif. Perputaran ekonomi akan kembali hidup dan kesejahteraan masyarakat ikut terangkat,” tambah Mikdar optimis.

Dengan sinergi tepat, Bumi Dipasena bisa kembali menjadi lumbung udang nasional. Hal ini akan membawa nama Lampung harum di kancah internasional kembali.(*)

Berita Terkait

Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung Dukung Swasembada Pangan Nasional
Kementan Tantang Lampung Jadi “Tulang Punggung” Swasembada Pangan Nasional
Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras
Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG
Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung
Sinergi Ketahanan Pangan Lampung Perkuat Infrastruktur Pascapanen di Desa
ISPI Diminta Manfaatkan Potensi Besar Sektor Peternakan Lampung
Ekspor Tapioka Lampung Senilai Rp26 Miliar ke Tiongkok

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:14 WIB

Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung Dukung Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:06 WIB

Kementan Tantang Lampung Jadi “Tulang Punggung” Swasembada Pangan Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras

Senin, 18 Mei 2026 - 21:26 WIB

Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB

Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung

Berita Terbaru