Gubernur Mirza Apresiasi Restorasi Ekosistem Way Kambas

Kamis, 19 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Mirza menyambangi Taman Nasional Way Kambas. (Foto: ist)

Gubernur Mirza menyambangi Taman Nasional Way Kambas. (Foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Konflik berkepanjangan antara manusia dan gajah di Lampung Timur.

Solusi: Pembangunan pagar, kanal, serta restorasi ekosistem Way Kambas senilai Rp 839 miliar.

Data: Melibatkan Zeni TNI AD untuk memastikan ketahanan infrastruktur fisik.

(Kitani.id): Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto merestorasi ekosistem Way Kambas. Kebijakan ini dinilai sebagai solusi strategis untuk mengakhiri konflik gajah dan manusia.

Sebelumnya dikabarkan dana Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp 839 miliar akan segera dikucurkan. Anggaran tersebut dialokasikan untuk membangun pagar serta kanal pembatas yang permanen di area Way Kambas. Melalui langkah ini, keamanan warga sekitar hutan akan lebih terjamin dari gangguan gajah liar.

Baca Juga  Terima Peserta Didik Sespimti Polri, Gubernur Mirza Tegaskan Pentingnya Kedaulatan Pangan

Pembangunan Infrastruktur dan Kelestarian Alam

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa pembangunan fisik akan melibatkan satuan Zeni TNI AD.

Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan kualitas bangunan tetap kokoh dalam jangka panjang. Selain itu, restorasi ekosistem Way Kambas menjadi kunci agar gajah tetap betah di habitat aslinya.

Gubernur Mirza menyampaikan bahwa keselamatan warga dan keberlanjutan pertanian adalah hal utama. “Langkah ini menunjukkan kepemimpinan yang berpihak pada rakyat, namun tetap berorientasi pada konservasi,” ungkapnya pada Jumat (14 Maret 2026). Ia sangat berterima kasih atas perhatian besar pemerintah pusat terhadap masyarakat Lampung.

Baca Juga  Sinergi Pemprov dan Partai Politik Kawal Swasembada Pangan di Lampung

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Sekitar

Pemerintah juga merencanakan pusat pemberdayaan ekonomi di luar kawasan pemisah. Program ini meliputi pengembangan ternak madu yang tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Skema tersebut dirancang agar masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi tanpa merusak hutan lindung.

Dengan sinergi pusat dan daerah, restorasi ekosistem Way Kambasdiharapkan menjadi model konservasi nasional.

Baca Juga  Pelantikan Apdesi Merah Putih, Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Pertanian di Desa

Harapannya, tidak ada lagi korban jiwa maupun kerugian lahan pertanian akibat konflik satwa. Warga kini bisa merasa aman karena negara hadir memberikan solusi yang menyeluruh. (*)

Berita Terkait

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras
Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG
Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung
Sinergi Ketahanan Pangan Lampung Perkuat Infrastruktur Pascapanen di Desa
ISPI Diminta Manfaatkan Potensi Besar Sektor Peternakan Lampung
Ekspor Tapioka Lampung Senilai Rp26 Miliar ke Tiongkok
Daya Beli Petani Lampung Melemah Empat Bulan Berturut-turut
Kebijakan Presiden Turunkan Harga Pupuk Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras

Senin, 18 Mei 2026 - 21:26 WIB

Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB

Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung

Senin, 11 Mei 2026 - 08:58 WIB

ISPI Diminta Manfaatkan Potensi Besar Sektor Peternakan Lampung

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:42 WIB

Ekspor Tapioka Lampung Senilai Rp26 Miliar ke Tiongkok

Berita Terbaru

sistem kesehatan hewan modern. (Ilustrasi: Kitani)

Peternakan

Kementan Perkuat Sistem Kesehatan Hewan Modern Berbasis iSIKHNAS

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:25 WIB

Harga ayam ras hidup dan telur ayam ras di tingkat peternak anjlok hingga sekitar 8% di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP). (Ilustrasi: Kitani)

Dinamika

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Ahmad Giri Akbar, Ketua DPRD Lampung (tengah) bersama PPL Provinsi Lampung. (Foto: Kitani)

Dinamika

Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG

Senin, 18 Mei 2026 - 21:26 WIB

Penyaluran KUR di Lampung mencapai Rp3,59 triliun hingga pertengahan Mei 2026. (Ilustrasi: ist)

Dinamika

Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB