Lampung Masuk Target Tahap Dua Proyek Energi Listrik dari Sampah

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah menyiapkan 14 titik tambahan pada tahap kedua, di mana Lampung terpilih menjadi salah satu lokasi prioritas.(Foto:ist)

Pemerintah menyiapkan 14 titik tambahan pada tahap kedua, di mana Lampung terpilih menjadi salah satu lokasi prioritas.(Foto:ist)

Inti Berita

Masalah: Volume sampah di Indonesia, termasuk wilayah Lampung, sudah dalam tahap mengkhawatirkan dan menyerupai “gedung belasan lantai”.

Solusi: Percepatan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau waste to energy melalui kolaborasi lintas lembaga.

Data: Pemerintah menyiapkan 14 titik tambahan pada tahap kedua, di mana Lampung terpilih menjadi salah satu lokasi prioritas.

(Kitani.id): Kondisi tumpukan sampah di berbagai daerah kini sudah masuk kategori darurat dan memerlukan penanganan cepat. Menanggapi hal tersebut, pemerintah pusat mulai tancap gas mempercepat proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di sejumlah wilayah strategis.

Baca Juga  Kementan Tantang Lampung Jadi “Tulang Punggung” Swasembada Pangan Nasional

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa setelah tahap pertama berjalan, pemerintah kini tengah menyiapkan 14 titik lokasi tambahan untuk tahap kedua.

Kabar baiknya, Lampung masuk ke dalam tahap dua daftar 10 lokasi awal yang telah ditentukan untuk pembangunan proyek energi hijau ini.

Transformasi Sampah Jadi Listrik

Langkah serius ini diambil karena gunungan sampah di tempat pembuangan akhir sudah sangat mengerikan. Bahkan, Zulkifli Hasan mengibaratkan kondisi sampah di Jakarta saat ini sudah setinggi gedung belasan lantai dengan volume mencapai 8.000 ton per hari.

“Sampai dua tahun ini kita akan selesaikan sampah ini, tentu yang waste to energy. Kemudian perkantoran, perumahan, sekolah, pasar harus kita selesaikan di tempat,” ujar Zulkifli saat rakortas di Kantor Kemenko Pangan, Kamis (12 Maret 2026).

Baca Juga  Usai Swasembada Pangan, Prabowo Targetkan Swasembada Energi Tiga Tahun Mendatang

Selain Lampung, beberapa kota besar lainnya yang masuk dalam daftar tahap kedua ini meliputi Medan, Semarang, Surabaya, Tangerang, hingga Jakarta.

Program ini diharapkan mampu memutus rantai masalah sampah yang selama ini hanya menumpuk tanpa memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Kolaborasi Teknologi Tepat Guna

Pemerintah menyadari bahwa mengubah peradaban masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga bukanlah perkara mudah. Oleh sebab itu, teknologi waste to energy menjadi solusi paling konkret untuk mengeksekusi tumpukan sampah yang sudah ada (eksisting) maupun sampah baru.

Baca Juga  Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung Dukung Swasembada Pangan Nasional

Guna memastikan proyek ini berjalan lancar, pemerintah menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta perguruan tinggi seperti ITB.

Sinergi ini bertujuan untuk menciptakan teknologi pengolahan alat yang tepat guna dan efisien sesuai dengan karakteristik sampah di tiap daerah.

“Tinggal yang menunggu mungkin lama itu di rumah-rumah tangga karena merubah peradaban itu tidak mudah,” tambah Zulkifli menekankan pentingnya edukasi jangka panjang sembari infrastruktur teknologi disiapkan.(*)

Berita Terkait

Usai Swasembada Pangan, Prabowo Targetkan Swasembada Energi Tiga Tahun Mendatang
Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung Dukung Swasembada Pangan Nasional
Kementan Tantang Lampung Jadi “Tulang Punggung” Swasembada Pangan Nasional
Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras
Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG
Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung
Sinergi Ketahanan Pangan Lampung Perkuat Infrastruktur Pascapanen di Desa
ISPI Diminta Manfaatkan Potensi Besar Sektor Peternakan Lampung

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:26 WIB

Usai Swasembada Pangan, Prabowo Targetkan Swasembada Energi Tiga Tahun Mendatang

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:14 WIB

Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung Dukung Swasembada Pangan Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras

Senin, 18 Mei 2026 - 21:26 WIB

Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB

Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung

Berita Terbaru

Menggenjot serapan menu ayam dan telur melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta mendesak kepatuhan terhadap regulasi harga.(Foto: ist)

Peternakan

Stabilisasi Harga Ayam Broiler Lewat Menu Makan Bergizi Gratis

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:38 WIB