Produk Perikanan Nasional Perkuat Jejaring Bisnis di Seafood Expo North America 2026

Kamis, 19 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nilai ekspor ke AS mencapai USD 1,17 miliar pada 2025, dengan komoditas unggulan udang dan tuna.(Foto:ist)

Nilai ekspor ke AS mencapai USD 1,17 miliar pada 2025, dengan komoditas unggulan udang dan tuna.(Foto:ist)

Inti Berita:

Masalah: Perlunya perluasan akses pasar dan penguatan kepercayaan global terhadap produk bahari Indonesia.

Solusi: Partisipasi aktif dalam pameran boga bahari terbesar di Boston, Amerika Serikat.

Data: Nilai ekspor ke AS mencapai USD 1,17 miliar pada 2025, dengan komoditas unggulan udang dan tuna.

(Kitani.id): Indonesia kembali menunjukkan taringnya di panggung boga bahari dunia melalui ajang Seafood Expo North America (SENA) 2026. Paviliun Indonesia hadir di Boston untuk memperkenalkan kekayaan laut nusantara yang aman dan berkelanjutan. Langkah ini diambil guna perkuat jejaring bisnisdengan para importir serta distributor besar asal Amerika Serikat.

Baca Juga  Rembuk Tani Lampung dan Kedaulatan Pangan Indonesia

Duta Besar RI untuk AS, Dwisuryo Indroyono Soesilo, hadir langsung membuka paviliun nasional tersebut. Kehadiran delegasi Indonesia menjadi sinyal kuat bahwa produk perikanan kita siap bersaing di pasar global. Pertemuan bisnis intensif pun langsung digelar sejak hari pertama pameran berlangsung.

Minat Tinggi Importir Amerika Terhadap Udang dan Tuna

Para pelaku usaha perikanan Indonesia memanfaatkan momentum ini untuk menjalin komunikasi dengan mitra potensial.

Atase Perdagangan RI di Washington D.C., Ranitya Kusumadewi, melihat adanya ketertarikan yang besar dari pembeli luar negeri. Fokus utama diskusi bisnis kali ini mencakup komoditas udang, tuna segar, hingga berbagai produk olahan.

Baca Juga  Hilirisasi Komoditas Strategis, Kunci Lampung Dongkrak Ekonomi Desa

Selain transaksi dagang, delegasi Indonesia juga menemui regulator pangan dunia seperti U.S. FDA. Hal ini bertujuan untuk memastikan standar kualitas produk kita tetap diakui secara internasional.

Upaya perkuat jejaring bisnis ini diharapkan mampu menjaga posisi Indonesia sebagai pemasok utama seafood ke pasar Amerika.

Momentum Perkuat Rantai Pasok Global

Staf Ahli Kemenko Pangan, Bara Krishna Hasibuan, menegaskan bahwa posisi Indonesia saat ini sangat diperhitungkan. Kita menempati peringkat ketiga sebagai negara pengekspor boga bahari ke Amerika Serikat. Keikutsertaan dalam SENA 2026 menjadi sangat krusial untuk mengunci peluang kerja sama jangka panjang.

Baca Juga  Sinergi Ketahanan Pangan Lampung Perkuat Infrastruktur Pascapanen di Desa

“Kehadiran Indonesia sangat penting untuk memperkuat posisi kita dalam rantai pasok boga bahari global,” ujar Bara Krishna Hasibuan, Selasa (17 Maret 2026). Dengan nilai ekspor yang menembus miliaran dolar, pemerintah optimis citra produk nasional akan semakin kompetitif.

Harapannya, kepercayaan pasar dunia terhadap keberlanjutan produk laut Indonesia terus meningkat.(*)

Berita Terkait

Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung Dukung Swasembada Pangan Nasional
Kementan Tantang Lampung Jadi “Tulang Punggung” Swasembada Pangan Nasional
Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras
Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG
Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung
Sinergi Ketahanan Pangan Lampung Perkuat Infrastruktur Pascapanen di Desa
ISPI Diminta Manfaatkan Potensi Besar Sektor Peternakan Lampung
Ekspor Tapioka Lampung Senilai Rp26 Miliar ke Tiongkok

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:14 WIB

Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung Dukung Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:06 WIB

Kementan Tantang Lampung Jadi “Tulang Punggung” Swasembada Pangan Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras

Senin, 18 Mei 2026 - 21:26 WIB

Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB

Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung

Berita Terbaru