Industri Pakan Ternak Japfa Comfeed Maksimalkan Jagung Lokal untuk Peternak Lampung

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Industri pakan ternak di Lampung menyerap produksi jagung setempat. (ilustrasi: Kitani.id)

Industri pakan ternak di Lampung menyerap produksi jagung setempat. (ilustrasi: Kitani.id)

Inti Berita:

Masalah: Produksi jagung yang bersifat musiman menciptakan tantangan dalam menjaga ketersediaan bahan baku pakan ternak sepanjang tahun.

Solusi: Perusahaan memaksimalkan penyerapan jagung lokal dan menyiapkan kapasitas penyimpanan (stok) untuk kebutuhan dua hingga tiga bulan ke depan.

Data: Harga jagung lokal saat ini berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yang dinilai lebih menguntungkan bagi petani dalam negeri.

(Kitani.id): Industri pakan ternak memiliki peran sangat strategis dalam menjaga keberlanjutan sektor peternakan nasional. Hal ini sangat terasa di daerah sentra produksi seperti Lampung yang mengandalkan stabilitas pasokan pakan berkualitas.

Baca Juga  Rembuk Tani Lampung, Petani Makin Mudah Tebus Pupuk Subsidi

Ketersediaan bahan baku lokal menjadi faktor kunci dalam menjaga efisiensi produksi pakan saat ini. Oleh karena itu, industri pakan ternak terus berupaya memaksimalkan pemanfaatan jagung dari petani lokal di wilayah Lampung dan sekitarnya.

Vice President Head of Feed Operations Sumatera PT Japfa Comfeed Indonesia, Anwar Tandiono, memberikan penjelasannya terkait kebijakan tersebut. Dia menilai penggunaan jagung lokal jauh lebih efisien sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata bagi petani dalam negeri.

Efisiensi Distribusi dan Keuntungan Petani

Sejak pemerintah memberlakukan larangan impor jagung, harga jagung lokal relatif stabil berada di atas harga pembelian pemerintah (HPP). Kondisi ini sangat menguntungkan petani lokal sekaligus memastikan pasokan bagi industri tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga  Dapur Makan Bergizi Gratis Tubaba Terancam Ditutup Akibat Limbah

Selain masalah harga, penggunaan bahan baku lokal memberikan fleksibilitas tinggi dari sisi distribusi logistik. Pasokan jagung dapat dikirim secara bertahap sesuai kebutuhan produksi tanpa harus menyediakan ruang penyimpanan raksasa.

“Kami lebih mengutamakan penggunaan jagung lokal karena kualitasnya baik dan lebih efisien secara distribusi,” ujar Anwar Tandiono pada Jumat (30 Januari 2026).

Strategi Menghadapi Pola Produksi Musiman

Meskipun menguntungkan, industri pakan ternak tetap harus menghadapi tantangan pola panen jagung yang bersifat musiman. Perusahaan mengantisipasi hal tersebut dengan menyiapkan gudang penyimpanan khusus untuk menjaga stok bahan baku.

Baca Juga  Program Makan Bergizi Gratis Beri Jaminan Pasar Bagi Petani

Anwar menyebutkan bahwa hampir seluruh unit produksi di bawah manajemen Japfa telah mengamankan stok jagung. Cadangan ini disiapkan untuk mencukupi kebutuhan produksi selama dua hingga tiga bulan ke depan.

Langkah antisipasi ini bertujuan agar distribusi pakan ke peternak rakyat tetap berjalan stabil tanpa gangguan sepanjang tahun. Sinergi antara petani, industri, dan pemerintah diharapkan terus kuat demi menjaga ketahanan pangan nasional.(*)

Berita Terkait

Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung Dukung Swasembada Pangan Nasional
Kementan Tantang Lampung Jadi “Tulang Punggung” Swasembada Pangan Nasional
Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras
Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG
Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung
Sinergi Ketahanan Pangan Lampung Perkuat Infrastruktur Pascapanen di Desa
ISPI Diminta Manfaatkan Potensi Besar Sektor Peternakan Lampung
Ekspor Tapioka Lampung Senilai Rp26 Miliar ke Tiongkok

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:14 WIB

Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung Dukung Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:06 WIB

Kementan Tantang Lampung Jadi “Tulang Punggung” Swasembada Pangan Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:55 WIB

Bapanas Intervensi Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Ras

Senin, 18 Mei 2026 - 21:26 WIB

Giri Akbar Siapkan Model Ekosistem Ekonomi Lokal Sinergi MBG

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB

Pertanian Dominasi Penyerapan KUR di Lampung

Berita Terbaru