Cetak Sawah Baru di Lampung, Pemprov Kejar Target 5.000 Hektare

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (foto: ist)

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Ancaman krisis pangan global akibat iklim ekstrem dan El Nino menuntut percepatan produksi beras nasional agar tidak bergantung pada impor.

Solusi: Pemerintah melakukan percepatan program Cetak Sawah Rakyat (CSR), di mana Lampung mengusulkan pembukaan 5.000 hektare lahan sawah baru.

Data & Biaya: Sebanyak 1.840 hektare di Lampung telah terverifikasi layak (eligible). Seluruh pendanaan program ini bersumber dari dana APBN pusat.

(Kitani.id): Pemerintah Provinsi Lampung bergerak cepat mendukung instruksi untuk mempercepat swasembada pangan nasional.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH), Lampung menargetkan pencetakan 5.000 hektare sawah baru pada tahun 2026.

Baca Juga  Gerakan Tanam Serentak di Mesuji Lampung Amankan Produksi Pangan

Langkah strategis ini sejalan dengan arahan pusat yang meminta akselerasi kontrak cetak sawah seluas 101.503 hektare tuntas dalam satu bulan ke depan. Mentan Amran menegaskan bahwa keterlibatan TNI dan pemerintah daerah sangat krusial dalam menghadapi tantangan iklim global yang tidak menentu.

“Waktunya tinggal satu bulan. Target kontrak cetak sawah harus diselesaikan. Saya minta seluruh jajaran bergerak cepat dan bekerja total karena ini penentu kedaulatan pangan kita,” tegas Mentan Amran dalam rapat koordinasi di Jakarta, Rabu (25 Februari 2026).

Sebaran Lahan Layak Cetak di Kabupaten Lampung

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas KPTPH Lampung, Tubagus Muhammad Rifki, menjelaskan bahwa proses verifikasi di lapangan terus berjalan. Hingga saat ini, sudah ada 1.840 hektare lahan yang dinyatakan layak untuk segera dicetak menjadi sawah produktif.

Baca Juga  Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Adapun sebaran lahan yang telah terverifikasi meliputi Kabupaten Lampung Timur seluas 812 hektare. Selanjutnya terdapat di Kabupaten Mesuji seluas 373 hektare serta Kabupaten Tulang Bawang sebesar 296 hektare.

“Target kita tahun ini mencapai 5.000 hektare. Saat ini sudah ada beberapa daerah yang mengusulkan dan luasan ini masih sangat mungkin bertambah,” ungkap Rifki, Rabu (14 Januari 2026).

Syarat Ketat Lahan Sawah Baru

Meskipun target luasan cukup besar, Rifki menegaskan bahwa tidak sembarang lahan bisa masuk program ini. Setiap lokasi harus memenuhi kriteria teknis dan administratif yang ketat, terutama status lahan yang wajib clear and clean.

Baca Juga  Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur, Gubernur Mirza Raih KWP Award 2026

Menurutnya, lahan tidak boleh berada di kawasan hutan maupun area Hak Guna Usaha (HGU). Selain itu, lahan tersebut bukan merupakan bagian dari data Luas Baku Sawah (LBS) yang sudah ada sebelumnya.

“Secara tata ruang wilayah (RTRW) harus masuk kawasan pertanian. Selain itu, harus ada petani pemilik atau penggarap yang bersedia lahannya dicetak dan siap menanam padi,” ujar Rifki menjelaskan syarat mutlak keberlanjutan program tersebut.(*)

Berita Terkait

Serapan Gabah dan Beras Petani Bulog Tembus 3 Juta Ton Juni 2026
101 Usulan Jaringan Irigasi Utama di Provinsi Lampung Siap Sokong Swasembada Pangan
Kelompok Telur Penggerek Batang Jadi Sasaran Gerakan Nasional Kementan
Ketum HKTI: Program Jangan Berhenti di Atas Kertas
Mitigasi El Nino, Petani Lampung Diminta Lakukan Percepatan Tanam Padi
Konsumsi Sayur Masih Rendah, Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Strategis
Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur, Gubernur Mirza Raih KWP Award 2026
Jaga Stok Pangan, Pemprov Lampung Luncurkan Aplikasi eHorti untuk Petani Cabai

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:39 WIB

Serapan Gabah dan Beras Petani Bulog Tembus 3 Juta Ton Juni 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:11 WIB

101 Usulan Jaringan Irigasi Utama di Provinsi Lampung Siap Sokong Swasembada Pangan

Kamis, 30 April 2026 - 14:41 WIB

Kelompok Telur Penggerek Batang Jadi Sasaran Gerakan Nasional Kementan

Selasa, 28 April 2026 - 12:25 WIB

Ketum HKTI: Program Jangan Berhenti di Atas Kertas

Kamis, 23 April 2026 - 23:05 WIB

Mitigasi El Nino, Petani Lampung Diminta Lakukan Percepatan Tanam Padi

Berita Terbaru