Pemberdayaan Ekonomi Umat melalui Koperasi, Kolaborasi Kemenkop dan MUI

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenkop dan MUI bekerja sama memperkuat SDM, pembiayaan LPDB, hingga distribusi produk melalui Koperasi Merah Putih. (Foto: ist)

Kemenkop dan MUI bekerja sama memperkuat SDM, pembiayaan LPDB, hingga distribusi produk melalui Koperasi Merah Putih. (Foto: ist)

(Kitani.id): Selama ini, potensi ekonomi di lingkungan pesantren dan ormas Islam seringkali hanya jalan di tempat. Kendala klasik seperti manajemen yang tradisional, hingga sulitnya akses modal membuat produk-produk umat sulit bersaing di pasar yang lebih luas.

Kementerian Koperasi mencatat perlunya langkah konkret untuk mengubah dakwah menjadi gerakan ekonomi riil. Melalui kerja sama terbaru dengan MUI, pemerintah mulai mengucurkan dukungan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) serta pelatihan SDM untuk memastikan produk umat tidak hanya sekadar diproduksi, tapi juga terjual.

Langkah pemberdayaan ekonomi umat melalui koperasi ini menjadi sangat penting sebagai penggerak ekonomi lokal dan jamaah. Dengan sistem yang lebih modern, koperasi masjid dan pesantren kini punya peluang besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi mandiri yang mampu menyejahterakan warga di sekitarnya.

Baca Juga  Koperasi di Lampung Bisa Belajar Ekspor dari Koperasi Produsen ini

Mencetak Manajer Modern di Pesantren

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa mencetak SDM berkualitas adalah kunci utama. Kemenkop akan mendorong Institut Koperasi Indonesia (Ikopin) untuk melahirkan manajer-manajer andal yang akan ditempatkan di koperasi pesantren dan masjid.

“Kita mulai sekarang membangun kekuatan ekonomi di sektor riil melalui koperasi. Produk yang dihasilkan ormas-ormas Islam akan kita dampingi dan distribusikan,” ujar Menkop Ferry di Jakarta, Selasa (7 April 2026).

Baca Juga  Rencana Impor Mobil Pikap India Ditunda, Pemerintah Tunggu Arahan Presiden Prabowo

Fokus ini bertujuan agar koperasi tidak lagi dikelola secara asal-asalan. Dengan manajer yang modern, operasional koperasi di bawah naungan MUI diharapkan bisa lebih transparan, profesional, dan relevan dengan tantangan zaman.

Distribusi Luas Lewat Koperasi Merah Putih

Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis, menyambut baik sinergi ini. Baginya, menyatukan potensi pesantren, lembaga pendidikan Islam, hingga masjid ke dalam satu wadah koperasi akan membuat urusan pembiayaan dan distribusi produk menjadi jauh lebih mudah.

Baca Juga  Memborong Puluhan Lapak UMKM, Konsep Lebaran Sederhana Bupati Lampung Selatan

Nantinya, produk buatan masyarakat di bawah naungan MUI akan disalurkan melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Pola distribusi ini diharapkan dapat memangkas jalur pasar yang selama ini menyulitkan pelaku usaha kecil di lingkungan umat.

“Pembiayaan insya Allah tidak sulit, kemudian produk yang kita punya juga tidak sulit untuk penjualan serta distribusinya,” tutur Cholil. Lewat program pemberdayaan ekonomi umat melalui koperasi, ekonomi berbasis umat kini siap naik kelas. (*)

Berita Terkait

Koperasi Desa Merah Putih, Solusi Akses Kesehatan di Pelosok
UU Sistem Perkoperasian Nasional Segera Sah, Koperasi Bukan Lagi Usaha “Kuno”
Menkeu Siapkan Bank Khusus Salurkan KUR untuk “Manjakan” UMKM
Pemerintah Ambil Alih Cicilan Koperasi Desa, Apdesi Soroti Aturan yang Berubah
Perkuat Komunikasi Publik, Wamenkop Pastikan Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Ekonomi Desa
Ribuan Kopdeskel Merah Putih Terima Bantuan Mobil Operasional
Gerai KDKMP Membuka Peluang Besar Memajukan Produk Lokal dan UMKM
Memborong Puluhan Lapak UMKM, Konsep Lebaran Sederhana Bupati Lampung Selatan

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 08:30 WIB

Koperasi Desa Merah Putih, Solusi Akses Kesehatan di Pelosok

Rabu, 8 April 2026 - 23:56 WIB

Pemberdayaan Ekonomi Umat melalui Koperasi, Kolaborasi Kemenkop dan MUI

Rabu, 8 April 2026 - 23:39 WIB

UU Sistem Perkoperasian Nasional Segera Sah, Koperasi Bukan Lagi Usaha “Kuno”

Selasa, 7 April 2026 - 19:05 WIB

Menkeu Siapkan Bank Khusus Salurkan KUR untuk “Manjakan” UMKM

Selasa, 7 April 2026 - 17:47 WIB

Pemerintah Ambil Alih Cicilan Koperasi Desa, Apdesi Soroti Aturan yang Berubah

Berita Terbaru

Ancaman kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino diprediksi melanda Lampung pada Mei hingga September 2026.(ilustrasi: Kitani.id)

Dinamika

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:32 WIB

Produk perikanan Indonesia sulit bersaing global karena isu transparansi dan legalitas rantai pasok.(Foto: ist)

Perikanan

Stelina Perkuat Daya Saing Produk Perikanan Indonesia

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:51 WIB