Ribuan Kopdeskel Merah Putih Terima Bantuan Mobil Operasional

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

3.135 unit Kopdeskel Merah Putih telah selesai dibangun 100% dan menerima kendaraan.

3.135 unit Kopdeskel Merah Putih telah selesai dibangun 100% dan menerima kendaraan.

(Kitani.id): Penyaluran bantuan kendaraan untuk koperasi di tingkat desa mulai menunjukkan hasil nyata. Fokus utama program ini adalah memperkuat logistik pangan di wilayah perdesaan, termasuk jangkauan untuk petani di daerah.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengonfirmasi bahwa ribuan unit Kopdeskel Merah Putih saat ini sudah memiliki fasilitas kendaraan operasional. Fasilitas ini terdiri dari mobil pickup dan truk yang bertujuan menunjang aktivitas ekonomi warga desa.

“Koperasi yang selesai dibangun 100 persen ada 3.135 unit. Semua sudah menerima kendaraan dan bisa langsung dicek di lapangan,” ujar Ferry, Senin (30 Maret 2026).

Baca Juga  UU Sistem Perkoperasian Nasional Segera Sah, Koperasi Bukan Lagi Usaha "Kuno"

Ferry menambahkan bahwa kendaraan tersebut merupakan bagian dari pengadaan 105 ribu unit oleh PT Agrinas Pangan. Saat ini, ribuan unit armada impor sudah mendarat di tanah air. Distribusi ke berbagai wilayah dilakukan secara bertahap agar segera bisa digunakan oleh pengurus koperasi.

Target Pembangunan Puluhan Ribu Titik Koperasi

Pemerintah terus memacu penyelesaian fisik bangunan koperasi di berbagai titik. Selain yang sudah rampung, tercatat ada sekitar 34.000 unit Kopdeskel Merah Putih yang masih dalam proses pengerjaan.

Baca Juga  Kemensos Gandeng Koperasi Desa Merah Putih Serap Jutaan Tenaga Kerja PKH

Ferry menargetkan seluruh pembangunan tersebut selesai dalam kurun waktu satu hingga dua bulan ke depan. “Sebanyak 34.000 titik sedang dibangun. Dalam dua bulan ini kami harap selesai agar persiapan operasional bisa segera berjalan,” tambahnya.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menjelaskan alasan pemilihan kendaraan impor ini. Menurut Joao, kebutuhan unit sangat besar sehingga jika hanya mengandalkan produksi lokal, dikhawatirkan akan mengganggu stabilitas industri logistik nasional lainnya.

Baca Juga  Seleksi Manajer Koperasi Desa Merah Putih di Lampung

“Kami membuka ruang agar masyarakat punya alternatif pilihan kendaraan dengan harga yang lebih adil,” ungkap Joao.(*)

Berita Terkait

Seleksi Manajer Koperasi Desa Merah Putih di Lampung
Akselerasi Ekspor Alpukat Siger Lampung Timur Melalui Penguatan Koperasi
Koperasi Desa Merah Putih Harus Fokus Jadi Agregator Produk UMKM
Koperasi Desa Merah Putih Lampung Siap Beroperasi Mei Mendatang
Revitalisasi UMKM Center Dukung Perluasan Akses Produk Lokal Lampung
Atasi Masalah Merek, Komisi VII Dorong Pembentukan Holding UMKM Lampung
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Merah Putih Resmi Dibuka
Kemensos Gandeng Koperasi Desa Merah Putih Serap Jutaan Tenaga Kerja PKH

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:17 WIB

Seleksi Manajer Koperasi Desa Merah Putih di Lampung

Senin, 4 Mei 2026 - 22:11 WIB

Akselerasi Ekspor Alpukat Siger Lampung Timur Melalui Penguatan Koperasi

Kamis, 30 April 2026 - 11:40 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Harus Fokus Jadi Agregator Produk UMKM

Senin, 27 April 2026 - 19:51 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Lampung Siap Beroperasi Mei Mendatang

Sabtu, 25 April 2026 - 20:43 WIB

Revitalisasi UMKM Center Dukung Perluasan Akses Produk Lokal Lampung

Berita Terbaru