Inti Berita:
• Masalah: Perlunya pemulihan fungsi hutan, penguatan ekosistem, serta peningkatan sistem pengamanan di kawasan taman nasional.
• Solusi: Pemerintah mengucurkan dana segar sebesar Rp2 triliun dan berencana menambah personel polisi kehutanan secara besar-besaran.
• Data: Anggaran 120 juta dolar AS (Rp2 triliun) dikhususkan untuk Way Kambas dan kuota polisi kehutanan nasional naik dari 5.000 menjadi 70.000 personel.
(Kitani.id): Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan anggaran fantastis sebesar Rp2 triliun yang dikhususkan untuk Konservasi Way Kambas di Lampung. Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen besar pemerintah pusat dalam memulihkan serta memperkuat kawasan lindung di tanah air.
Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengembalikan fungsi hutan dan menjaga kelestarian ekosistem di wilayah Lampung Timur. Dikutip dari berbagai sumber, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menerangkan bahwa dana tersebut sepenuhnya untuk pembenahan kawasan.
Selain fokus pada infrastruktur ekosistem, pemerintah juga akan memperkuat sistem pengamanan di berbagai taman nasional. Penambahan personel polisi kehutanan akan dilakukan secara masif guna melindungi satwa liar dan lingkungan dari ancaman kerusakan.
Dana Khusus untuk Membangkitkan Ekosistem Lampung
Hashim Djojohadikusumo menegaskan bahwa anggaran ini merupakan mandat langsung dari Presiden untuk pemulihan lingkungan yang lebih efektif. Beliau menyampaikan informasi penting tersebut saat menghadiri acara Forum ESG 2026 yang berlangsung di Jakarta baru-baru ini.
“Pak Prabowo sudah sampaikan bahwa pemerintah akan alokasi 120 juta dolar atau 2 triliun rupiah untuk Konservasi Way Kambas,” ujar Hashim, Selasa (3/2/2026).
Beliau juga menambahkan bahwa Way Kambas menjadi fokus utama dalam program revitalisasi taman nasional pada tahun ini.
Anggaran sebesar Rp2 triliun tersebut dipastikan tidak akan dibagi ke daerah lain agar pemulihan berjalan maksimal.
“Way Kambas di Lampung akan nanti dibangkitkan kembali, diremajakan, dan anggaran 2 triliun itu khusus untuk Way Kambas,” jelas Hashim secara langsung.(*)








