Nunik: Irigasi yang Mantap Kunci Petani Lampung Panen Sepanjang Tahun

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim didampingi Wagub Lampung Jihan Nurlela. (Foto: ist)

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim didampingi Wagub Lampung Jihan Nurlela. (Foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Produksi pangan di Lampung masih sangat bergantung pada musim hujan sehingga hasil tidak konsisten.

Solusi: Optimalisasi sistem distribusi air dari bendungan agar petani bisa menambah frekuensi tanam.

Data/Biaya: Kunjungan kerja Komisi VII DPR RI pada 30 Januari 2026 untuk mendorong sinergi infrastruktur air.

(Kitani.id): Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim atau akrab disapa Nunik, menyoroti pentingnya peran irigasi bagi petani di Lampung. Infrastruktur air yang baik sangat berpengaruh langsung pada kestabilan hasil panen. Tanpa air yang cukup, industri pangan di daerah kita akan sulit untuk berkembang secara berkelanjutan.

Baca Juga  Dukung Swasembada Pangan, Polres Lampung Timur Tanam Jagung Serentak di Sukadana

Lampung sebenarnya memiliki potensi produksi jagung yang sangat besar sebagai penopang pangan nasional. Namun, Nunik menilai potensi tersebut belum maksimal. Hal ini terjadi karena jadwal tanam para petani di lapangan masih sangat bergantung pada musim hujan.

Solusi Air Agar Petani Tidak Bergantung Musim

Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat pasokan bahan baku untuk industri pakan ternak menjadi tidak stabil. Keberadaan bendungan besar di Lampung harus diikuti dengan sistem distribusi air yang berfungsi maksimal. Jika irigasinya tidak lancar, infrastruktur tersebut tidak akan memberi dampak nyata bagi petani.

Baca Juga  Nunik Dukung Pembentukan Bank Khusus UMKM

Nunik menegaskan bahwa irigasi yang berfungsi baik memungkinkan petani menambah frekuensi tanam setiap tahunnya. Petani tidak perlu lagi khawatir meski musim kemarau tiba. Hal ini ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja pada Jumat, 30 Januari 2026.

Sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar pembangunan irigasi mendukung kebutuhan industri dan petani secara berkelanjutan. Ketersediaan air yang stabil akan menekan risiko gejolak harga komoditas di pasar. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat posisi Lampung sebagai lumbung pangan nasional yang tangguh.(*)

Berita Terkait

Percepat Perluasan MBG, Menteri Asal Lampung ke Ponpes Tebuireng
Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional
Dapur Makan Bergizi Gratis Tubaba Terancam Ditutup Akibat Limbah
Nunik Dukung Pembentukan Bank Khusus UMKM
Gubernur Mirza–Riyanto Bertemu, Bicara Hilirisasi Singkong di Pringsewu
MBG di Mata Purbaya, Dampak Ekonomi Makan Bergizi Gratis
Kepala BGN Pastikan Motor Operasional MBG untuk Kepala SPPG
Petani Lampung Selatan Mulai Go Digital, Urus Sawah Kini Cukup Lewat HP

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 19:18 WIB

Percepat Perluasan MBG, Menteri Asal Lampung ke Ponpes Tebuireng

Jumat, 10 April 2026 - 23:32 WIB

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 - 19:45 WIB

Dapur Makan Bergizi Gratis Tubaba Terancam Ditutup Akibat Limbah

Jumat, 10 April 2026 - 10:32 WIB

Nunik Dukung Pembentukan Bank Khusus UMKM

Kamis, 9 April 2026 - 20:30 WIB

Gubernur Mirza–Riyanto Bertemu, Bicara Hilirisasi Singkong di Pringsewu

Berita Terbaru

Ancaman kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino diprediksi melanda Lampung pada Mei hingga September 2026.(ilustrasi: Kitani.id)

Dinamika

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:32 WIB

Produk perikanan Indonesia sulit bersaing global karena isu transparansi dan legalitas rantai pasok.(Foto: ist)

Perikanan

Stelina Perkuat Daya Saing Produk Perikanan Indonesia

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:51 WIB