Dua Perusahaan Unggas di Lampung Utara Audit NKV, Jamin Telur Aman Konsumsi

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Audit produksi telur CV Hanura Jaya dan PT Jaya Askarafarm Persada di Kabupaten Lampung Utara. (Foto: ist)

Audit produksi telur CV Hanura Jaya dan PT Jaya Askarafarm Persada di Kabupaten Lampung Utara. (Foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Perlunya standarisasi higiene dan sanitasi pada unit usaha budidaya unggas petelur.

Solusi: Pelaksanaan audit Nomor Kontrol Veteriner (NKV) untuk menjamin kualitas produk asal hewan.

Data: Audit menyasar CV Hanura Jaya dan PT Jaya Askarafarm Persada di Lampung Utara pada 4 Februari 2026.

(Kitani.id): Pemerintah Provinsi Lampung memperketat pengawasan terhadap kualitas produk pangan asal hewan. Tim Auditor Nomor Kontrol Veteriner (NKV) Disnakkeswan Lampung melakukan audit mendalam pada dua unit usaha besar. Audit ini menyasar CV Hanura Jaya dan PT Jaya Askarafarm Persada di Kabupaten Lampung Utara.

Baca Juga  Ayam Petelur Jati Agung Produktif, Dukung Program Makan Gizi Gratis

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (4/2) ini melibatkan Tim Teknis Disbunnak Lampung Utara serta Pinsar Petelur Nasional (PPN) Lampung. Proses audit ini sangat penting guna memastikan seluruh rantai produksi telur memenuhi standar. Mulai dari pemeliharaan, pakan, hingga penanganan pascapanen harus terjaga dari kontaminasi mikroba berbahaya.

Sertifikasi NKV merupakan bentuk pengawasan pemerintah untuk menjamin produk peternakan layak konsumsi. Melalui audit ini, aspek higiene dan sanitasi di lokasi budidaya diperiksa secara menyeluruh dan mendetail.

Baca Juga  Pastikan Telur Higienis, Dinas Peternakan Lampung Audit NKV di Lampung Timur

“Audit NKV menjamin bahwa produk asal hewan yang dihasilkan benar-benar aman dan bebas kontaminasi,” ujar salah satu tim auditor di sela kegiatan. Langkah ini memberikan rasa aman bagi masyarakat sebagai konsumen akhir.

Peternak juga diwajibkan memperhatikan penggunaan obat hewan dan kualitas air minum ternak. Semua unsur tersebut harus sesuai dengan regulasi kesehatan hewan yang berlaku secara nasional.

Konsistensi SOP Jadi Kunci Utama

Penerbitan sertifikat NKV bukanlah akhir dari proses pengawasan kualitas. Tahap yang paling krusial justru terletak pada konsistensi penerapan standar operasional prosedur (SOP) oleh para pekerja di lapangan.

Baca Juga  Aman Dikonsumsi, Ayam PT Central Avian Pertiwi Bebas Pullorum

Penerapan SOP yang disiplin akan berdampak langsung terhadap performa budidaya unggas itu sendiri. Selain itu, kualitas produk telur yang dihasilkan akan tetap stabil dan memiliki daya saing tinggi.

Diharapkan, dengan adanya sertifikasi ini, unit usaha unggas di Lampung Utara semakin profesional. Hal tersebut menjadi komitmen bersama untuk menyediakan pangan bergizi dan bermutu bagi warga Lampung.(*)

Berita Terkait

Pemerintah Pastikan Impor Ayam dan Beras Amerika Tidak Ganggu Petani Lokal
Pastikan Telur Higienis, Dinas Peternakan Lampung Audit NKV di Lampung Timur
Cegah Penyakit Zoonosis, Lampung Perkuat Kerja Sama Lintas Sektor
Aman Dikonsumsi, Ayam PT Central Avian Pertiwi Bebas Pullorum
Pemerintah Bangun Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Guna Lindungi Peternak Kecil
Sapi BIBD Lampung Diuji Lab, Jamin Kualitas Straw dan Bibit Unggul
Ayam Petelur Jati Agung Produktif, Dukung Program Makan Gizi Gratis
Strategi Pemprov Lampung Cegah PMK Melalui Edukasi Peternak

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 19:36 WIB

Pemerintah Pastikan Impor Ayam dan Beras Amerika Tidak Ganggu Petani Lokal

Senin, 23 Februari 2026 - 19:21 WIB

Pastikan Telur Higienis, Dinas Peternakan Lampung Audit NKV di Lampung Timur

Senin, 23 Februari 2026 - 16:35 WIB

Cegah Penyakit Zoonosis, Lampung Perkuat Kerja Sama Lintas Sektor

Senin, 23 Februari 2026 - 09:26 WIB

Aman Dikonsumsi, Ayam PT Central Avian Pertiwi Bebas Pullorum

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:04 WIB

Pemerintah Bangun Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Guna Lindungi Peternak Kecil

Berita Terbaru