Antisipasi El Nino Lampung Siapkan 1.222 Irigasi Perpompaan

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengoperasian 1.222 unit irigasi perpompaan dan optimalisasi lahan melalui irigasi perpipaan serta alsintan sebagai antisipasi El Nino Lampung. (Ilustrasi: Kitani.id)

Pengoperasian 1.222 unit irigasi perpompaan dan optimalisasi lahan melalui irigasi perpipaan serta alsintan sebagai antisipasi El Nino Lampung. (Ilustrasi: Kitani.id)

(Kitani.id): Ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino kini membayangi produktivitas petani di berbagai wilayah Lampung. Tanpa ketersediaan air yang stabil, sawah tadah hujan terancam puso dan gagal panen massal. Kondisi ini menuntut langkah konkret agar sektor pangan tetap tangguh menghadapi cuaca ekstrem.

Namun, tantangan ini dihadapi dengan persiapan yang jauh lebih matang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KTPTH) Lampung, saat ini tersedia 1.222 unit irigasi perpompaan yang siap siaga di 14 kabupaten dan kota.

Baca Juga  Perkuat Ketahanan Pangan, IKWT Bandar Surabaya Solidkan Barisan

Angka ini menunjukkan lonjakan besar dari tahun 2024 yang hanya berjumlah 415 unit pompa. Kesiapan infrastruktur tersebut menjadi kabar baik bagi keberlangsungan hidup para petani. Pasalnya, ketersediaan sumber air yang terjamin berarti kepastian produksi gabah tetap terjaga meski kemarau melanda.

Penguatan Sumber Daya Air

Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa kesiapan tahun 2026 ini jauh lebih baik. Program penguatan dari Kementerian Pertanian telah memberikan dukungan infrastruktur yang masif di lapangan.

Baca Juga  Strategi Pompanisasi, Jurus Mentan Amran Amankan 2,2 Juta Hektar Sawah dari El Nino

“Bila dibandingkan 2023, pada 2026 ini bila ada fenomena El Nino kita lebih siap,” ujar Kepala Dinas KTPTH, Elvira Ummihani, di Bandarlampung, Jumat (10 April 2026).

Pembangunan yang dilakukan sejak 2024 hingga 2025 kini mulai dirasakan manfaatnya secara luas. Elvira menambahkan, program ini meliputi optimalisasi lahan melalui perpompaan, perpipaan, dan penyiapan alat mesin pertanian.

Sebaran Pompa di Wilayah Lampung

Distribusi 1.222 unit irigasi perpompaan ini mencakup hampir seluruh wilayah strategis pertanian. Wilayah seperti Lampung Timur mendapatkan alokasi 247 unit, disusul Way Kanan dengan 209 unit, dan Lampung Tengah sebanyak 187 unit.

Baca Juga  Strategi Itera Sulap Singkong Lampung Jadi Mocaf Bernilai Tinggi

“Harapannya ini sudah bisa mengatasi dampak dari fenomena El Nino, meski belum bisa semua karena masih ada lahan tadah hujan,” imbuhnya.

Selain pompa, pemerintah juga menyiagakan 95 unit irigasi perpipaan dan 110 unit kegiatan konservasi. Koordinasi lanjutan terus dilakukan untuk menyusun strategi jitu agar dampak kemarau tidak mengganggu kesejahteraan petani. (*)

Berita Terkait

El Nino Godzilla, Petani Lampung Andalkan Jaringan Irigasi Air Tanah
Stok Beras Nasional Aman 11 Bulan, Mentan Amran Fokus Genjot Produksi
Ancaman Krisis Pangan, Mentan: Konglomerat Dunia Diam-diam Borong Lahan
Lampung Segera Tetapkan Area Lahan Sawah yang Dilindungi
Teknologi AWD Lewat Pipa Paralon, Solusi Hemat Air Sawah Hingga 20 Persen
Penguatan Sistem Irigasi Rawa Jadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional
Mentan Amran Tantang Anak Muda Garap Sektor Pertanian, Bibit dan Pupuk Gratis!
Strategi Lahan Rawa Jadi Kunci Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 18:34 WIB

El Nino Godzilla, Petani Lampung Andalkan Jaringan Irigasi Air Tanah

Rabu, 8 April 2026 - 12:40 WIB

Stok Beras Nasional Aman 11 Bulan, Mentan Amran Fokus Genjot Produksi

Selasa, 7 April 2026 - 17:00 WIB

Ancaman Krisis Pangan, Mentan: Konglomerat Dunia Diam-diam Borong Lahan

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:29 WIB

Lampung Segera Tetapkan Area Lahan Sawah yang Dilindungi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:52 WIB

Teknologi AWD Lewat Pipa Paralon, Solusi Hemat Air Sawah Hingga 20 Persen

Berita Terbaru

Ancaman kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino diprediksi melanda Lampung pada Mei hingga September 2026.(ilustrasi: Kitani.id)

Dinamika

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:32 WIB

Produk perikanan Indonesia sulit bersaing global karena isu transparansi dan legalitas rantai pasok.(Foto: ist)

Perikanan

Stelina Perkuat Daya Saing Produk Perikanan Indonesia

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:51 WIB