Prancis Puji Capaian Swasembada Pangan Indonesia, Siap Perkuat Modernisasi Petani

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prancis puji Swasembada Pangan Indonesia. (Foto: pertanian.go.id)

Prancis puji Swasembada Pangan Indonesia. (Foto: pertanian.go.id)

Inti Berita:

Masalah: Kebutuhan percepatan modernisasi teknologi dan efisiensi produksi untuk menjaga stabilitas pangan nasional.

Solusi: Penguatan kerja sama internasional melalui implementasi Declaration of Intent (DoI) antara Indonesia dan Prancis.

Data: Kolaborasi mencakup riset ilmiah, pengembangan pendidikan vokasi, hingga penguatan sektor peternakan dan industri pendukung.

(Kitani.id): Pemerintah Prancis memberikan apresiasi tinggi terhadap kemajuan pesat ketahanan pangan di tanah air. Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, saat bertemu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada Selasa (10 Maret 2026).

Baca Juga  Cetak Sawah Baru di Lampung, Pemprov Kejar Target 5.000 Hektare

Pertemuan di Kantor Kementerian Pertanian ini menjadi sinyal positif bagi masa depan pertanian kita. Fabien Penone secara khusus memberikan selamat atas keberhasilan Indonesia dalam meningkatkan produksi pangan secara signifikan.

“Pertama-tama kami ingin menyampaikan selamat atas capaian yang diraih Indonesia dalam swasembada pangan. Ini merupakan perkembangan yang sangat menggembirakan,” ujar Penone seperti dilansir Pertanian.go.id.

Selanjutnya, ia menilai berbagai langkah pemerintah menunjukkan kemajuan positif dalam produktivitas sektor pertanian. Penone juga memuji kerja keras Andi Amran Sulaiman dalam memperkuat sektor pertanian melalui program efisiensi yang nyata.

Baca Juga  Lampung Jadi Pionir Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Siap Pasok Protein Nasional

Modernisasi Melalui Kerja Sama Global

Prancis menegaskan kesiapannya untuk berbagi pengalaman dan keahlian teknologi demi membantu petani kita. Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan strategis yang telah dirancang sejak tahun lalu.

“Kami ingin meningkatkan efisiensi dan modernisasi pertanian Indonesia. Indonesia memiliki potensi yang sangat besar melalui kemitraan ini,” jelas Penone saat membahas rencana riset dan pendidikan vokasi.

Baca Juga  Pendaftaran Magang Jepang PYFLTJ Dibuka, Petani Muda Lampung Berpeluang Belajar Pertanian Modern

Apalagi, kolaborasi ini juga membuka pintu lebar bagi peluang ekspor komoditas pangan lokal ke pasar internasional. Hal tersebut tentu menjadi angin segar bagi produk unggulan daerah, termasuk potensi hasil bumi dari wilayah Lampung.

Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa sinergi global adalah kunci utama transformasi sektor agraria. “Kerja sama internasional sangat penting untuk mempercepat modernisasi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegas Amran.(*)

Berita Terkait

Menjaga Tradisi Kuliner Leppot, Hidangan Ikonik Lebaran Masyarakat Tanggamus
Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta Warga Lampung
Hampers Sayur dan Buah Presiden Prabowo Diklaim Simbol Kemandirian Bangsa
Produk Perikanan Nasional Perkuat Jejaring Bisnis di Seafood Expo North America 2026
Petani Lampung Perlu Manfaatkan Varietas Padi Adaptif Hadapi Kemarau 2026
Gubernur Mirza Apresiasi Restorasi Ekosistem Way Kambas
Hilirisasi Komoditas Jadi Kunci Ekonomi Lampung Tembus 8 Persen
Stok Pangan Aman Jelang Lebaran, Harga Terkendali

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:13 WIB

Menjaga Tradisi Kuliner Leppot, Hidangan Ikonik Lebaran Masyarakat Tanggamus

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:02 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta Warga Lampung

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:52 WIB

Hampers Sayur dan Buah Presiden Prabowo Diklaim Simbol Kemandirian Bangsa

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:37 WIB

Produk Perikanan Nasional Perkuat Jejaring Bisnis di Seafood Expo North America 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:09 WIB

Petani Lampung Perlu Manfaatkan Varietas Padi Adaptif Hadapi Kemarau 2026

Berita Terbaru

Penguatan rantai pasok kakao melalui agregasi petani, perbaikan sistem pascapanen, dan integrasi logistik dari hulu ke hilir.

Perkebunan

Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor

Senin, 23 Mar 2026 - 20:04 WIB