2.650 Koperasi Merah Putih di Lampung Mulai Bangun Gerai dan Gudang

Sabtu, 10 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marindo Kurniawan pimpin  Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan pendataan lahan pembangunan fisik koperasi Merah Putih di Lampung.

Marindo Kurniawan pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan pendataan lahan pembangunan fisik koperasi Merah Putih di Lampung.

Inti Berita:

Capaian: Sebanyak 2.650 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi terbentuk di Lampung.

Fokus Pembangunan: Percepatan pendataan lahan untuk pembangunan fisik gerai dan pergudangan koperasi.

Target: Pembangunan gerai Koperasi Merah Putih ditargetkan selesai pada 31 Maret 2026.

Visi: Memposisikan koperasi sebagai pilar ketahanan pangan dan ekonomi rakyat di tingkat desa.

(Lingkartani.com): Transformasi ekonomi pedesaan di Bumi Ruwa Jurai memasuki babak baru yang lebih konkret. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung kini memacu percepatan pembangunan fisik gerai dan pergudangan bagi ribuan koperasi desa. Langkah ini diambil guna memperkuat peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat dan ketahanan pangan nasional.

Gubernur Lampung, yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan tersebut secara virtual pada Kamis (8/1/2026). Dalam forum strategis ini, pemerintah kabupaten dan kota diminta segera merampungkan pendataan lahan agar pembangunan fisik koperasi berjalan tepat sasaran dan memiliki kepastian hukum.

Baca Juga  Gandeng Norwegia, Pemprov Lampung Perkuat Penyuluh Kehutanan di Tahura WAR

“Pendataan lahan yang akurat merupakan fondasi utama dalam mendukung keberhasilan program Koperasi Desa Merah Putih di Lampung,” ujar Marindo Kurniawan membacakan sambutan Gubernur. Upaya ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan koperasi sebagai pilar kemandirian bangsa yang dimulai dari desa.

Lampung Sebagai Simpul Distribusi Pangan Sumatera

Provinsi Lampung memegang posisi vital sebagai daerah penyangga pangan nasional sekaligus simpul distribusi utama di wilayah Sumatera. Kehadiran gerai dan gudang Koperasi Merah Putih di tiap desa akan memperpendek rantai distribusi hasil tani. Hal ini diyakini akan memberikan kontribusi langsung terhadap stabilitas ekonomi daerah dan kesejahteraan petani.

Apresiasi besar diberikan atas terbentuknya 2.650 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh wilayah Lampung. Ribuan koperasi ini menjadi modal awal yang kuat untuk meningkatkan produktivitas usaha masyarakat desa. Pembangunan fisik gerai dan gudang nantinya akan dilakukan secara terintegrasi agar manfaatnya langsung dirasakan oleh warga.

Baca Juga  Panen Raya Lampung Maret 2026

Integrasi infrastruktur koperasi ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat jual beli, tetapi juga menjadi pusat penyimpanan hasil panen yang modern. Dengan tata kelola yang baik, koperasi desa akan mampu menjaga nilai jual komoditas unggulan Lampung agar tetap kompetitif di pasar nasional.

Target Rampung Maret 2026 dan Dukungan Lintas Sektor

Dukungan penuh terhadap program prioritas nasional ini juga datang dari jajaran penegak hukum dan TNI. Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Danang Suryo Wibowo, menegaskan bahwa seluruh gerai koperasi ini harus sudah terselesaikan paling lambat 31 Maret 2026. Sinergi antara pemerintah daerah, Kejaksaan, dan TNI menjadi kunci keberhasilan di lapangan.

Baca Juga  Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Capai 30 Ribu Unit, Rp45 Triliun Mengalir ke Desa

“Tidak ada kata tidak siap, semua harus bergerak bersama mendukung program Presiden demi manfaat bagi masyarakat Lampung,” tegas Danang. Sementara itu, dari pihak TNI, Kapoksahli Pangdam II/Sriwijaya, Brigjen TNI Sriyanto, menyebutkan bahwa hingga Termin I telah diterima sebanyak 1.066 unit Koperasi Merah Putih di wilayah Lampung.

Rapat koordinasi ini menjadi pemacu bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja lebih cepat dan transparan. Percepatan pembangunan fisik ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi masyarakat Lampung secara menyeluruh. Koperasi kini bukan lagi sekadar lembaga administratif, melainkan motor penggerak ekonomi desa yang modern dan berdaya saing.(*)

Berita Terkait

Aduan Koperasi Desa Makin Mudah, Kemenkop Luncurkan Call Center Terpadu
Mempercepat Pengentasan Kemiskinan Melalui Koperasi Desa Merah Putih
Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Capai 30 Ribu Unit, Rp45 Triliun Mengalir ke Desa
Target 126 Kelurahan di Bandar Lampung Punya Koperasi Merah Putih, Manfaatkan Aset Pemprov

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 04:23 WIB

Aduan Koperasi Desa Makin Mudah, Kemenkop Luncurkan Call Center Terpadu

Senin, 16 Februari 2026 - 11:09 WIB

Mempercepat Pengentasan Kemiskinan Melalui Koperasi Desa Merah Putih

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:37 WIB

Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Capai 30 Ribu Unit, Rp45 Triliun Mengalir ke Desa

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:46 WIB

Target 126 Kelurahan di Bandar Lampung Punya Koperasi Merah Putih, Manfaatkan Aset Pemprov

Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:13 WIB

2.650 Koperasi Merah Putih di Lampung Mulai Bangun Gerai dan Gudang

Berita Terbaru