Menjaga Tradisi Kuliner Leppot, Hidangan Ikonik Lebaran Masyarakat Tanggamus

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjaga tradisi kuliner leppot masyarakat Tanggamus. (Foto: ist)

Menjaga tradisi kuliner leppot masyarakat Tanggamus. (Foto: ist)

Inti berita:

Masalah: Risiko lunturnya kecintaan generasi muda terhadap pangan lokal “buak tuha” (kue tua).

Solusi: Melestarikan pembuatan Leppot secara komunal sebagai simbol kebersamaan dan ketahanan budaya.

Data: Beras ketan berkualitas, pembungkus daun enau, dan lidi enau sebagai pengikat alami.

(Kitani.id): Menjelang Idulfitri, masyarakat Kabupaten Tanggamus mulai sibuk menyiapkan bahan pangan lokal untuk perayaan hari raya. Salah satu menu wajib yang tidak pernah absen di meja makan adalah Leppot.

Hidangan berbahan dasar beras ketan ini, merupakan warisan leluhur yang terus dijaga untuk menjaga tradisi kuliner leppot di tengah gempuran makanan modern.

Baca Juga  Memperkuat Peluang Transaksi Pelaku UMKM, Strategi Kemenekraf Sambut Lebaran 2026

Rahasia Kenikmatan Pangan Lokal

Proses pembuatan kue ini membutuhkan ketelitian agar menghasilkan tekstur yang pulen. Beras ketan yang telah dibungkus rapi dengan daun enau harus direndam selama kurang lebih 3 jam sebelum direbus hingga matang. Aroma khas dari daun enau memberikan keharuman alami yang menggugah selera pada kudapan tradisional ini.

Upaya warga dalam menjaga tradisi kuliner leppot juga terlihat di Pekon Waykerap, Kecamatan Semaka. Para ibu rumah tangga biasanya berkumpul untuk menyiapkan adonan secara gotong royong.

Baca Juga  Lampung Jadi Pionir Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Siap Pasok Protein Nasional

Tradisi tersebut menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antarwarga melalui aktivitas pengolahan pangan.

Primadona Meja Jamuan Lebaran

Leppot bukan sekadar camilan, melainkan hidangan pendamping utama layaknya ketupat. Tekstur ketan yang kenyal sangat serasi saat dipadukan dengan lauk berkuah santan yang gurih. Hidangan ini biasanya disajikan bersama rendang, gulai ayam, hingga tape ketan untuk menyambut tamu yang berkunjung.

“Saya dan keluarga rajin membuat Leppot ini karena merupakan menu turun-temurun saat lebaran. Rasanya enak, apalagi jika dihidangkan dengan rendang atau tape ketan,” ujar Suharni, warga Pekon Waykerap, Jumat (20 Maret 2026).

Baca Juga  Koperasi Desa Merah Putih Bakal Serap 1,6 Juta Tenaga Kerja

Melalui konsistensi masyarakat dalam menjaga tradisi kuliner leppot, nilai budaya dan kecintaan terhadap produk pertanian lokal tetap lestari. Selain saat Idulfitri, kue istimewa ini juga wajib hadir dalam acara adat besar atau tayuhan balak sebagai penghormatan terhadap tamu.(*)

Berita Terkait

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta Warga Lampung
Hampers Sayur dan Buah Presiden Prabowo Diklaim Simbol Kemandirian Bangsa
Produk Perikanan Nasional Perkuat Jejaring Bisnis di Seafood Expo North America 2026
Petani Lampung Perlu Manfaatkan Varietas Padi Adaptif Hadapi Kemarau 2026
Gubernur Mirza Apresiasi Restorasi Ekosistem Way Kambas
Hilirisasi Komoditas Jadi Kunci Ekonomi Lampung Tembus 8 Persen
Stok Pangan Aman Jelang Lebaran, Harga Terkendali
Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Pengamat Ingatkan Pentingnya Distribusi Tepat Sasaran

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:13 WIB

Menjaga Tradisi Kuliner Leppot, Hidangan Ikonik Lebaran Masyarakat Tanggamus

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:02 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta Warga Lampung

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:52 WIB

Hampers Sayur dan Buah Presiden Prabowo Diklaim Simbol Kemandirian Bangsa

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:37 WIB

Produk Perikanan Nasional Perkuat Jejaring Bisnis di Seafood Expo North America 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:09 WIB

Petani Lampung Perlu Manfaatkan Varietas Padi Adaptif Hadapi Kemarau 2026

Berita Terbaru

Penguatan rantai pasok kakao melalui agregasi petani, perbaikan sistem pascapanen, dan integrasi logistik dari hulu ke hilir.

Perkebunan

Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor

Senin, 23 Mar 2026 - 20:04 WIB