Percepat Perluasan MBG, Menteri Asal Lampung ke Ponpes Tebuireng

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. (Foto: ist)

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. (Foto: ist)

(Kitani.id): Jangkauan Program Makan Bergizi (MBG) di lingkungan pesantren saat ini masih terbatas. Sebaran manfaat bagi santri dinilai tertinggal jauh jika dibandingkan sekolah formal. Kondisi tersebut menghambat upaya pemerataan kualitas gizi anak bangsa secara nasional.

Pemerintah kini mulai mempercepat jangkauan program agar menyentuh seluruh pondok pesantren. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, langsung meninjau Pondok Pesantren Tebuireng.

Baca Juga  Lampung Segera Tetapkan Area Lahan Sawah yang Dilindungi

Kehadiran tokoh asal Lampung ini bertujuan memastikan implementasi gizi berjalan lancar. Akselerasi tersebut sangat krusial guna memperkuat ketahanan pangan dari tingkat akar rumput.

Pesantren Jadi Pilar Kedaulatan Pangan

Zulkifli Hasan menegaskan pesantren harus menjadi prioritas dalam ekosistem pangan nasional. Lembaga pendidikan agama ini memiliki sistem gotong royong yang sangat efektif.

Baca Juga  Gubernur Mirza Siapkan POC dan Mesin Pengering untuk Dongkrak Produktivitas Petani Tubaba

Potensi tersebut sangat besar untuk mendukung kemandirian pangan berbasis komunitas lokal. “Kita akan terus mempercepat implementasi MBG di pesantren,” ujarnya, Sabtu (11 April2026).

Pemerintah berupaya melindungi Indonesia dari gangguan rantai pasok pangan global. Penguatan produksi dalam negeri dilakukan agar tidak terus bergantung pada impor. Sinergi dengan ulama menjadi langkah strategis untuk mewujudkan kedaulatan pangan tersebut.

Baca Juga  Yonif TP 848 Lampung Tengah Kelola 59 Hektar Lahan Ketahanan Pangan

Urusan pemenuhan gizi santri menurut Zulkifli merupakan aspek kemanusiaan yang sangat mendasar. Oleh karena itu, pemerintah menambah kuota penerima manfaat secara bertahap dan rutin.(*)

Berita Terkait

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional
Dapur Makan Bergizi Gratis Tubaba Terancam Ditutup Akibat Limbah
Nunik Dukung Pembentukan Bank Khusus UMKM
Gubernur Mirza–Riyanto Bertemu, Bicara Hilirisasi Singkong di Pringsewu
MBG di Mata Purbaya, Dampak Ekonomi Makan Bergizi Gratis
Kepala BGN Pastikan Motor Operasional MBG untuk Kepala SPPG
Petani Lampung Selatan Mulai Go Digital, Urus Sawah Kini Cukup Lewat HP
Pupuk Indonesia Jamin Stok Nasional Aman, Petani Lampung Makin Mudah Dapat Pupuk Murah

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 19:18 WIB

Percepat Perluasan MBG, Menteri Asal Lampung ke Ponpes Tebuireng

Jumat, 10 April 2026 - 23:32 WIB

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 - 19:45 WIB

Dapur Makan Bergizi Gratis Tubaba Terancam Ditutup Akibat Limbah

Jumat, 10 April 2026 - 10:32 WIB

Nunik Dukung Pembentukan Bank Khusus UMKM

Kamis, 9 April 2026 - 20:30 WIB

Gubernur Mirza–Riyanto Bertemu, Bicara Hilirisasi Singkong di Pringsewu

Berita Terbaru

Ancaman kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino diprediksi melanda Lampung pada Mei hingga September 2026.(ilustrasi: Kitani.id)

Dinamika

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:32 WIB

Produk perikanan Indonesia sulit bersaing global karena isu transparansi dan legalitas rantai pasok.(Foto: ist)

Perikanan

Stelina Perkuat Daya Saing Produk Perikanan Indonesia

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:51 WIB