Peran Strategis BRMP dan PPL Jadi Kunci Percepatan Produksi Pangan

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman uraikan penguatan tata kelola melalui koordinasi terpusat di Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) tingkat provinsi.(Foto: ist)

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman uraikan penguatan tata kelola melalui koordinasi terpusat di Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) tingkat provinsi.(Foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Koordinasi program pertanian di daerah sering kali kurang terintegrasi dan sulit diawasi secara terpusat.

Solusi: Penguatan tata kelola melalui koordinasi terpusat di Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) tingkat provinsi.

Data: PPL kini berada di bawah kendali operasional BRMP untuk memastikan efektivitas distribusi alsintan dan perluasan cetak sawah.

(Kitani.id): Kementerian Pertanian kini memperkuat efektivitas program strategis melalui koordinasi terpusat di BRMP tingkat provinsi. Langkah ini bertujuan agar seluruh operasional dan pengawasan program di daerah berjalan lebih terintegrasi.

Selain itu, skema ini memastikan kinerja pertanian di wilayah Lampung dan provinsi lainnya lebih akuntabel.

Baca Juga  Pemerintah Kucurkan KUR Rp 50 Triliun, Peternak Ayam Lampung Siap Pasok Program Makan Bergizi

“Ke depan, seluruh capaian dan penggunaan anggaran di wilayah harus terkoordinasi dengan baik melalui BRMP provinsi,” tegas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Rabu (25 Februari 2026).

Menteri Amran menambahkan bahwa penilaian kerja akan berbasis meritokrasi yang sangat ketat. Oleh karena itu, setiap penanggung jawab program harus bekerja secara profesional dan terukur.

Kendali Operasional PPL dan Distribusi Alsintan

Selanjutnya, kebijakan ini juga mengatur posisi Penyuluh Pertanian Lapangan atau PPL secara lebih strategis. Saat ini, seluruh PPL secara operasional berada dalam kendali sistem koordinasi BRMP di provinsi.

Baca Juga  Perjuangkan Nasib Petani Kecil, Indonesia Pimpin Reformasi Pertanian di Forum WTO

Namun, urusan administrasi PPL tetap dikelola oleh BPPSDMP sesuai aturan yang berlaku. Dengan demikian, pengendalian program di lapangan menjadi jauh lebih terarah dan selaras.

Kemudian, mekanisme ini juga memperkuat posisi sektor pertanian dalam koordinasi lintas sektoral. Menteri Amran menginginkan kolaborasi dengan gubernur dan bupati berjalan sangat kuat serta setara.

“Kita ingin pertanian terhormat, agar kolaborasi dengan gubernur dan bupati berjalan kuat dan setara,” ujar Amran.

Inventarisasi Alat Pertanian dan Kemandirian Pangan

Selain masalah koordinasi, BRMP juga fokus melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap bantuan alsintan. Hal ini dilakukan untuk memastikan traktor dan combine harvester benar-benar produktif bagi petani.

Baca Juga  Mentan Amran Perkuat Peran Koperasi, Distribusi Pangan ke Pasar Rakyat Makin Lancar

Jika ditemukan alat yang tidak optimal, maka pemerintah akan segera melakukan evaluasi total. Bahkan, Menteri Amran tidak segan menempuh jalur hukum jika ada penyimpangan bantuan.

“Semua bantuan seperti traktor dan alsintan harus diinventarisir, negara tidak boleh dirugikan,” tegas Amran.

Sementara itu, pemerintah juga mengatur tarif sewa alsintan agar tetap berada di bawah harga pasar. Langkah ini diambil agar petani tidak terbebani namun usaha lokal tetap bisa tumbuh.

Pada akhirnya, peran strategis BRMP diharapkan mampu mewujudkan kemandirian pangan secara nasional.(*)

Berita Terkait

Menjaga Tradisi Kuliner Leppot, Hidangan Ikonik Lebaran Masyarakat Tanggamus
Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta Warga Lampung
Hampers Sayur dan Buah Presiden Prabowo Diklaim Simbol Kemandirian Bangsa
Produk Perikanan Nasional Perkuat Jejaring Bisnis di Seafood Expo North America 2026
Petani Lampung Perlu Manfaatkan Varietas Padi Adaptif Hadapi Kemarau 2026
Gubernur Mirza Apresiasi Restorasi Ekosistem Way Kambas
Hilirisasi Komoditas Jadi Kunci Ekonomi Lampung Tembus 8 Persen
Stok Pangan Aman Jelang Lebaran, Harga Terkendali

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:13 WIB

Menjaga Tradisi Kuliner Leppot, Hidangan Ikonik Lebaran Masyarakat Tanggamus

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:02 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta Warga Lampung

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:52 WIB

Hampers Sayur dan Buah Presiden Prabowo Diklaim Simbol Kemandirian Bangsa

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:37 WIB

Produk Perikanan Nasional Perkuat Jejaring Bisnis di Seafood Expo North America 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:09 WIB

Petani Lampung Perlu Manfaatkan Varietas Padi Adaptif Hadapi Kemarau 2026

Berita Terbaru

Penguatan rantai pasok kakao melalui agregasi petani, perbaikan sistem pascapanen, dan integrasi logistik dari hulu ke hilir.

Perkebunan

Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor

Senin, 23 Mar 2026 - 20:04 WIB