Kabar Gembira! Penerima Bansos Jadi Anggota Koperasi Merah Putih Tanpa Iuran Pokok

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perlunya penguatan ekonomi masyarakat bawah agar tidak sekadar bergantung pada bantuan sosial. (ilustrasi: Kitani.id)

Perlunya penguatan ekonomi masyarakat bawah agar tidak sekadar bergantung pada bantuan sosial. (ilustrasi: Kitani.id)

Inti Berita:

Masalah: Perlunya penguatan ekonomi masyarakat bawah agar tidak sekadar bergantung pada bantuan sosial.

Solusi: Pembebasan iuran pokok bagi penerima bansos yang bergabung menjadi anggota KDKMP.

Data: Sebanyak 32.000 unit KDKMP sedang dibangun, dengan 2.200 unit di antaranya sudah siap beroperasi.

(Kitani.id): Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan warga penerima bantuan sosial (bansos) kini bisa bergabung menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), tanpa dibebani biaya iuran pokok saat mendaftar.

Kebijakan pembebasan iuran ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah bagi warga kurang mampu. Selain pendaftaran gratis, anggota KDKMP akan mendapatkan akses mudah ke berbagai barang kebutuhan pokok.

Baca Juga  Wamenkop Farida Farichah: Kopdes Merah Putih Hapus Ironi Kekayaan Alam Desa

Ferry Juliantono menjelaskan bahwa anggota akan mendapat kemudahan memperoleh pupuk, gas LPG, serta komoditas penting lainnya. Melalui kekuatan kolektif, koperasi diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat akar rumput.

“Sebagai bentuk dukungan, pemerintah memberikan kebijakan pembebasan iuran pokok bagi para penerima manfaat yang bergabung menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” kata Ferry saat sosialisasi anggota KDKMP, Rabu (11 Maret 2026).

Baca Juga  Gubernur Mirza Minta BUMDes Pasok Dapur Makan Bergizi, Perputaran Uang Harus di Desa

Wadah Hasil Tani dan Produk UMKM

Koperasi ini tidak hanya berfungsi sebagai penyalur barang subsidi, tetapi juga sebagai penampung hasil bumi. Masyarakat sekitar yang memiliki usaha di sektor pertanian, peternakan, hingga perikanan bisa menyalurkan produknya ke sini. Hal ini sangat menguntungkan bagi petani lokal agar harga jual produk mereka tetap terjaga.

Pemerintah juga berencana memberikan bantuan berupa pembiayaan dan pendampingan bagi pelaku UMKM desa. Melalui kurasi dan inkubasi usaha, produk lokal diharapkan mampu bersaing dan dipasarkan lebih luas. Langkah ini bertujuan agar ekonomi desa bisa berkembang secara mandiri dan kuat.

Baca Juga  Nasib Koperasi Merah Putih, Dari Legalitas Menuju Operasional Penuh

Saat ini, proses pembangunan KDKMP terus dikebut di berbagai wilayah Indonesia. Tercatat ada sekitar 32.000 unit yang sedang diproses, dengan 2.200 unit yang sudah siap beroperasi melayani warga. Kehadiran koperasi ini diharapkan menjadi tonggak kemandirian ekonomi masyarakat melalui semangat gotong royong.(*)

Berita Terkait

Memborong Puluhan Lapak UMKM, Konsep Lebaran Sederhana Bupati Lampung Selatan
Memperkuat Peluang Transaksi Pelaku UMKM, Strategi Kemenekraf Sambut Lebaran 2026
Mentan Amran Perkuat Peran Koperasi, Distribusi Pangan ke Pasar Rakyat Makin Lancar
Nasib Koperasi Merah Putih, Dari Legalitas Menuju Operasional Penuh
Wamen PANRB: ASN Daerah Siap Diterjunkan Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
Mitra MBG Dilarang Bentuk Koperasi untuk Monopoli Pasokan Bahan Pangan
Target Juni 2026, Puluhan Ribu Koperasi Desa Merah Putih Siap Perkuat Ekonomi Warga
Koperasi di Lampung Bisa Belajar Ekspor dari Koperasi Produsen ini

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:42 WIB

Memborong Puluhan Lapak UMKM, Konsep Lebaran Sederhana Bupati Lampung Selatan

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:05 WIB

Mentan Amran Perkuat Peran Koperasi, Distribusi Pangan ke Pasar Rakyat Makin Lancar

Senin, 16 Maret 2026 - 00:14 WIB

Nasib Koperasi Merah Putih, Dari Legalitas Menuju Operasional Penuh

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:15 WIB

Wamen PANRB: ASN Daerah Siap Diterjunkan Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Jumat, 13 Maret 2026 - 04:23 WIB

Mitra MBG Dilarang Bentuk Koperasi untuk Monopoli Pasokan Bahan Pangan

Berita Terbaru

Penguatan rantai pasok kakao melalui agregasi petani, perbaikan sistem pascapanen, dan integrasi logistik dari hulu ke hilir.

Perkebunan

Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor

Senin, 23 Mar 2026 - 20:04 WIB