Inti Berita:
Masalah: Perlunya penguatan ekonomi masyarakat bawah agar tidak sekadar bergantung pada bantuan sosial.
Solusi: Pembebasan iuran pokok bagi penerima bansos yang bergabung menjadi anggota KDKMP.
Data: Sebanyak 32.000 unit KDKMP sedang dibangun, dengan 2.200 unit di antaranya sudah siap beroperasi.
(Kitani.id): Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan warga penerima bantuan sosial (bansos) kini bisa bergabung menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), tanpa dibebani biaya iuran pokok saat mendaftar.
Kebijakan pembebasan iuran ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah bagi warga kurang mampu. Selain pendaftaran gratis, anggota KDKMP akan mendapatkan akses mudah ke berbagai barang kebutuhan pokok.
Ferry Juliantono menjelaskan bahwa anggota akan mendapat kemudahan memperoleh pupuk, gas LPG, serta komoditas penting lainnya. Melalui kekuatan kolektif, koperasi diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat akar rumput.
“Sebagai bentuk dukungan, pemerintah memberikan kebijakan pembebasan iuran pokok bagi para penerima manfaat yang bergabung menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” kata Ferry saat sosialisasi anggota KDKMP, Rabu (11 Maret 2026).
Wadah Hasil Tani dan Produk UMKM
Koperasi ini tidak hanya berfungsi sebagai penyalur barang subsidi, tetapi juga sebagai penampung hasil bumi. Masyarakat sekitar yang memiliki usaha di sektor pertanian, peternakan, hingga perikanan bisa menyalurkan produknya ke sini. Hal ini sangat menguntungkan bagi petani lokal agar harga jual produk mereka tetap terjaga.
Pemerintah juga berencana memberikan bantuan berupa pembiayaan dan pendampingan bagi pelaku UMKM desa. Melalui kurasi dan inkubasi usaha, produk lokal diharapkan mampu bersaing dan dipasarkan lebih luas. Langkah ini bertujuan agar ekonomi desa bisa berkembang secara mandiri dan kuat.
Saat ini, proses pembangunan KDKMP terus dikebut di berbagai wilayah Indonesia. Tercatat ada sekitar 32.000 unit yang sedang diproses, dengan 2.200 unit yang sudah siap beroperasi melayani warga. Kehadiran koperasi ini diharapkan menjadi tonggak kemandirian ekonomi masyarakat melalui semangat gotong royong.(*)








