Warga Pasuruan Lampung Selatan Gandeng Unila Petakan Potensi Desa

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana balai Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, saat mengikuti Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila).(Foto:ist)

Suasana balai Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, saat mengikuti Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila).(Foto:ist)

Inti Berita:

Masalah: Perencanaan pembangunan desa seringkali kurang akurat jika hanya disusun di atas meja tanpa melibatkan data lapangan dan pengalaman warga secara menyeluruh.

Solusi: Jurusan Agribisnis FP Unila menggelar pemetaan partisipatif yang melibatkan aparatur desa hingga pemuda untuk merumuskan pembangunan yang inklusif.

Data/Biaya: Kegiatan melibatkan tim ahli Agribisnis Unila di Desa Pasuruan yang memiliki 8 dusun dengan potensi sosial dan ekonomi yang beragam.

(Kitani.id): Suasana balai Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, tampak lebih hidup pada Kamis (29/1/2026). Aparatur desa, kepala dusun, hingga pemuda setempat berkumpul bukan sekadar untuk mendengar sosialisasi, melainkan serius berdiskusi di atas kertas besar.

Baca Juga  BUMDES Lampung Jadi Pemasok Utama Makan Bergizi Gratis

Mereka sedang menggambar peta dusun, mencatat kekayaan alam, serta merumuskan persoalan yang ada. Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila).

Kepala Desa Pasuruan, Sumali, yang membuka acara ini menyambut baik keterlibatan pihak akademisi. Menurutnya, pemahaman utuh terhadap 8 dusun di wilayahnya sangat penting agar perencanaan desa menjadi tepat sasaran

Baca Juga  Menteri Koperasi Atur Ketat Ritel Modern Alfamart dan Indomaret Masuk Desa

Merancang Masa Depan Desa Melalui Pemetaan Partisipatif

Berbeda dengan acara biasa, warga di sini ditempatkan sebagai pelaku utama. Di bawah bimbingan Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria dan tim dosen Agribisnis Unila: Dr. Teguh Endaryanto, S.P., M.Si, Ir. Adia Nugraha, M.S., Ir. Eka Kasymir, M.S., Lidya Sari Mas Indah, S.P., M.Si., serta Amanda Seta Putra, S.P., M.Si., warga dibagi per kelompok dusun.

Mereka mengidentifikasi potensi fisik seperti luas lahan, hingga potensi non-fisik seperti aktivitas ekonomi warga. Tidak hanya bicara soal potensi, warga juga diajak melihat kebutuhan kelompok rentan, mulai dari lansia hingga pemuda yang belum bekerja.

Baca Juga  Cegah Korupsi Dana Desa, Camat dan Kades se-Lamsel Teken Pakta Integritas

Hasil diskusi dan peta manual yang dibuat warga ini nantinya akan menjadi bahan penting dalam penyusunan RPJMDes dan Musrenbang Desa. Melalui kolaborasi ini, Agribisnis Unila ingin memastikan bahwa pembangunan desa di Lampung benar-benar berangkat dari kebutuhan warganya sendiri agar lebih kuat dan berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Program Desa Helau Dongkrak Indeks Pembangunan Manusia Lampung Selatan
Program Desaku Maju Lampung Sasar 800 Titik POC, Fokus Hilirisasi Pertanian
Dinas PMDT Lampung Fokuskan Pembinaan untuk Dorong Target BUMDES Maju
BUMDES Lampung Jadi Pemasok Utama Makan Bergizi Gratis
Optimalkan Ekonomi Desa, Ribuan BUMDes di Lampung Kini Resmi Berbadan Hukum
Program Desaku Maju Perkuat Sektor Pertanian di Pesawaran
Program Jaga Desa Lampung Selatan Dorong Transparansi
Tak Ada Lagi Anak Desa Basah-basahan ke Sekolah, Presiden Resmikan 218 Jembatan Terpencil

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 08:13 WIB

Program Desa Helau Dongkrak Indeks Pembangunan Manusia Lampung Selatan

Rabu, 8 April 2026 - 11:50 WIB

Program Desaku Maju Lampung Sasar 800 Titik POC, Fokus Hilirisasi Pertanian

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:29 WIB

Dinas PMDT Lampung Fokuskan Pembinaan untuk Dorong Target BUMDES Maju

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:45 WIB

BUMDES Lampung Jadi Pemasok Utama Makan Bergizi Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:22 WIB

Optimalkan Ekonomi Desa, Ribuan BUMDes di Lampung Kini Resmi Berbadan Hukum

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, menyebut perlunya penggerak ekonomi lokal untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan PAD.(foto: Antara)

Koperasi/UMKM

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Baru di Lampung

Selasa, 14 Apr 2026 - 12:08 WIB

Antisipasi kenaikan harga plastik global melalui pengalihan penggunaan mulsa organik, lalu inovasi smart farming, dan penguatan subsidi dari pemerintah.(ilustrasi: Kitani)

Saung Opini

Plastik, Godzilla dan Pertanian

Selasa, 14 Apr 2026 - 10:21 WIB

Ilustrasi padi unggul di Tulang Bawang, Lampung. (Foto: ist)

Agropedia

Bibit Padi Unggul di Tulang Bawang, Produksi 12 Ton per Hektare

Senin, 13 Apr 2026 - 17:16 WIB

Bertani hortikultura bisa menjadi alternatif mendongkrak kesejahteraan petani padi di Lampung. (Foto: Kitani.id)

Sosok

Menengok Pontang-panting Petani Gurem di Lampung

Senin, 13 Apr 2026 - 11:20 WIB