Mitigasi Dampak El Nino, Strategi Kementan Jaga Stok Pangan Tetap Aman

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, bergerak menyiapkan langkah penyelamatan produksi pangan nasional.(Foto: ist)

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, bergerak menyiapkan langkah penyelamatan produksi pangan nasional.(Foto: ist)

(Kitani.id): Pemerintah mulai memasang kuda-kuda kuat untuk menghadapi ancaman kemarau panjang tahun ini. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, bergerak menyiapkan langkah penyelamatan produksi pangan nasional.

Peringatan dari BMKG mengenai potensi El Nino menjadi alarm bagi sektor pertanian. April hingga Juni 2026 dinilai sebagai masa paling krusial untuk menentukan nasib panen mendatang.

“Ini cukup mengkhawatirkan. Kita perlu melakukan langkah strategis dan percepatan,” ujar Amran dalam rapat koordinasi di Jakarta, Kamis (2 April 2026).

Baca Juga  Petani Lampung Perlu Manfaatkan Varietas Padi Adaptif Hadapi Kemarau 2026

Lima Jurus Amankan Produksi Pangan

Kementerian Pertanian kini fokus menjalankan lima strategi utama di lapangan. Pertama, pemetaan wilayah rawan kekeringan diperketat agar sistem peringatan dini bekerja lebih akurat.

Kedua, pengelolaan air dioptimalkan lewat rehabilitasi irigasi dan pompanisasi besar-besaran. Ketiga, petani didorong segera menanam di wilayah yang masih memiliki cadangan air.

“Gunakan varietas unggul yang tahan kekeringan dan berumur pendek,” pesan Amran kepada para petani dan penyuluh di daerah.

Keempat, lahan rawa dan cetak sawah baru harus segera ditanami tanpa jeda. Kelima, sinergi antara pemerintah, TNI, dan dinas pertanian daerah terus diperkuat guna memastikan bantuan sarana produksi tepat sasaran.

Baca Juga  Mirza Dorong Hilirisasi, Pringsewu Jadi Pusat Tepung Mocaf Lampung

Kejar Target Stok 5 Juta Ton

Kerja keras seluruh pihak mulai membuahkan hasil yang menggembirakan. Saat ini, stok pangan nasional sudah menyentuh angka 4,4 juta ton.

Pemerintah optimis angka ini akan terus bertambah hingga mencapai 5 juta ton pada akhir bulan. Amran meminta pemerintah daerah segera mengusulkan kebutuhan pompa atau irigasi secara online agar anggaran bisa segera dialokasikan.

Baca Juga  NTP Lampung Maret 2026 Turun Lagi, Daya Beli Petani Tertekan

“Kepala Dinas tolong usulkan cepat. Yang menentukan keberhasilan kita adalah apa yang dikerjakan di lapangan pada April hingga Juni ini,” tegasnya.

Jika target produksi pada periode kritis ini lolos, swasembada pangan berkelanjutan bukan lagi sekadar impian. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama agar petani tetap sejahtera meski di tengah tantangan iklim yang berat.(*)

Berita Terkait

Percepat Perluasan MBG, Menteri Asal Lampung ke Ponpes Tebuireng
Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional
Dapur Makan Bergizi Gratis Tubaba Terancam Ditutup Akibat Limbah
Nunik Dukung Pembentukan Bank Khusus UMKM
Gubernur Mirza–Riyanto Bertemu, Bicara Hilirisasi Singkong di Pringsewu
MBG di Mata Purbaya, Dampak Ekonomi Makan Bergizi Gratis
Kepala BGN Pastikan Motor Operasional MBG untuk Kepala SPPG
Petani Lampung Selatan Mulai Go Digital, Urus Sawah Kini Cukup Lewat HP

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 19:18 WIB

Percepat Perluasan MBG, Menteri Asal Lampung ke Ponpes Tebuireng

Jumat, 10 April 2026 - 23:32 WIB

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 - 19:45 WIB

Dapur Makan Bergizi Gratis Tubaba Terancam Ditutup Akibat Limbah

Jumat, 10 April 2026 - 10:32 WIB

Nunik Dukung Pembentukan Bank Khusus UMKM

Kamis, 9 April 2026 - 20:30 WIB

Gubernur Mirza–Riyanto Bertemu, Bicara Hilirisasi Singkong di Pringsewu

Berita Terbaru

Ancaman kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino diprediksi melanda Lampung pada Mei hingga September 2026.(ilustrasi: Kitani.id)

Dinamika

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:32 WIB

Produk perikanan Indonesia sulit bersaing global karena isu transparansi dan legalitas rantai pasok.(Foto: ist)

Perikanan

Stelina Perkuat Daya Saing Produk Perikanan Indonesia

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:51 WIB