Makan Bergizi Gratis Jadi Perisai Peternak Ayam dari Gempuran Impor

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memanfaatkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai pasar khusus (hilirisasi) untuk menyerap produksi ayam domestik. (Ilustrasi: Kitani.id)

Memanfaatkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai pasar khusus (hilirisasi) untuk menyerap produksi ayam domestik. (Ilustrasi: Kitani.id)

Inti berita:

Masalah: Rencana impor ayam dari Amerika Serikat (AS) melalui Perjanjian Perdagangan Resiprokal (ART) berpotensi menekan peternak lokal.

Solusi: Memanfaatkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai pasar khusus (hilirisasi) untuk menyerap produksi ayam domestik.

Data: Riset BRIN menunjukkan MBG berpotensi meningkatkan PDB hingga Rp26 triliun dan mendongkrak investasi sektor pangan sebesar 0,24%.

(Kitani.id): Pemerintah tengah menyiapkan strategi besar untuk melindungi peternak ayam lokal dari dampak kebijakan impor. Melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), produk ayam dalam negeri akan mendapatkan kepastian pasar yang sangat luas.

Baca Juga  BGN Wajibkan Satuan Pelayanan Unggah Menu Makan Bergizi Gratis ke Medsos

Langkah ini dinilai menjadi kunci penguatan hilirisasi sektor peternakan. Selain memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, program ini bertindak sebagai perisai ekonomi bagi peternak rakyat di berbagai daerah, termasuk Lampung.

Keuntungan Melimpah bagi Peternak Lokal

Ekonom senior INDEF, Tauhid Ahmad, menjelaskan bahwa kebutuhan pasokan untuk program MBG sangat besar. Maka, pasar khusus ini harus sepenuhnya diisi oleh produk peternak dari dalam negeri.

“Karena adanya pasokan dari dalam negeri untuk kebutuhan MBG besar, maka market-market khusus itu harus dipasok dari dalam negeri,” ujar Tauhid Ahmad di Jakarta, Jumat (6 Maret 2026).

Baca Juga  Gandeng Ilmuwan dan Peneliti, Kementan Pastikan Teknologi Pertanian Masuk ke Lahan Petani

Menurutnya, pemerintah juga perlu memberikan dukungan infrastruktur agar harga jual ayam domestik lebih kompetitif. Hal ini mencakup ketersediaan pakan yang murah serta akses obat-obatan hewan yang terjangkau bagi para peternak.

Dampak Ekonomi Hingga Puluhan Triliun

Sejalan dengan hal itu, riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengonfirmasi dampak positif MBG. Program ini diproyeksikan mampu menambah Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sebesar Rp14,5 triliun hingga Rp26 triliun.

Ketua Tim Peneliti MBG BRIN, Iwan Hermawan, menyebutkan bahwa peningkatan produksi paling signifikan terjadi pada sektor beras, olahan daging, dan susu. Sektor pangan pun diperkirakan akan menyerap tenaga kerja tambahan hingga 0,19%.

Baca Juga  Gubernur Mirza Siapkan POC dan Mesin Pengering untuk Dongkrak Produktivitas Petani Tubaba

“Program MBG memberikan dampak makroekonomi yang positif dan terukur. Jadi, simulasinya menunjukkan peningkatan tambahan PDB itu sebesar Rp14,5-26 triliun,” kata Iwan Hermawan dalam seminar hasil riset di Jakarta, Rabu (4 Maret 2026).

Meskipun Indonesia masih mengimpor bibit ayam (GPS) sebanyak 580.000 ekor dari AS untuk kebutuhan genetik, pemerintah memastikan perlindungan peternak tetap prioritas. Fokus utama saat ini adalah memastikan pasokan pangan bergizi tersebut bersumber dari rantai pasar lokal yang kuat.(*)

Berita Terkait

Menjaga Tradisi Kuliner Leppot, Hidangan Ikonik Lebaran Masyarakat Tanggamus
Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta Warga Lampung
Hampers Sayur dan Buah Presiden Prabowo Diklaim Simbol Kemandirian Bangsa
Produk Perikanan Nasional Perkuat Jejaring Bisnis di Seafood Expo North America 2026
Petani Lampung Perlu Manfaatkan Varietas Padi Adaptif Hadapi Kemarau 2026
Gubernur Mirza Apresiasi Restorasi Ekosistem Way Kambas
Hilirisasi Komoditas Jadi Kunci Ekonomi Lampung Tembus 8 Persen
Stok Pangan Aman Jelang Lebaran, Harga Terkendali

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:13 WIB

Menjaga Tradisi Kuliner Leppot, Hidangan Ikonik Lebaran Masyarakat Tanggamus

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:02 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta Warga Lampung

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:52 WIB

Hampers Sayur dan Buah Presiden Prabowo Diklaim Simbol Kemandirian Bangsa

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:37 WIB

Produk Perikanan Nasional Perkuat Jejaring Bisnis di Seafood Expo North America 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:09 WIB

Petani Lampung Perlu Manfaatkan Varietas Padi Adaptif Hadapi Kemarau 2026

Berita Terbaru

Penguatan rantai pasok kakao melalui agregasi petani, perbaikan sistem pascapanen, dan integrasi logistik dari hulu ke hilir.

Perkebunan

Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor

Senin, 23 Mar 2026 - 20:04 WIB