Cokelat Varietas BL50 Raih Silver Award 2025, Kakao Indonesia Mendunia

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakao varietas BL50 sukses menyabet gelar Silver Award 2025.(foto: ist)

Kakao varietas BL50 sukses menyabet gelar Silver Award 2025.(foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Selama ini kakao Indonesia sering dianggap komoditas mentah berharga rendah.

Solusi: Penggunaan varietas unggul BL50 dan pengolahan bean-to-bar menjadi cokelat artisan berkualitas.

Data: Produk L’ILE Chocolate dari kakao BL50 berhasil meraih Silver Award 2025 pada ajang internasional.

(Kitani.id): Kabar membanggakan datang dari panggung cokelat dunia untuk petani kakao kita. Melalui brand L’ILE Chocolate, kakao varietas BL50 sukses menyabet gelar Silver Award 2025.

Penghargaan bergengsi ini diraih dalam kategori Bean-to-Bar Plain Dark Chocolate Bar. Tentu saja, prestasi ini membuktikan bahwa kualitas kakao lokal mampu bersaing ketat.

Keberhasilan ini menjadi angin segar bagi industri perkebunan kakao nasional kita. Pasalnya, varietas BL50 merupakan hasil riset Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri.

Baca Juga  Produktivitas Lada Lampung Merosot Tajam, Begini Solusi Kembalikan Kejayaan Rempah Bumi Ruwa Jurai

Sekarang, dunia mengakui bahwa cokelat buatan Indonesia memiliki cita rasa premium. “Capaian ini menegaskan kualitas kakao Indonesia mampu bersaing di pasar global,” ujar salah satu perwakilan tim peneliti.

Keunggulan Cita Rasa Varietas BL50 yang Memikat Dunia

Proses penilaian dalam kompetisi ini dilakukan dengan sangat ketat dan teliti. Dewan juri internasional yang terdiri dari pakar cokelat menguji setiap detail produk.

Mereka memeriksa mulai dari keseimbangan rasa, tekstur, hingga aroma cokelat batang tersebut. Alhasil, kakao BL50 dinilai memiliki karakteristik unggul sebagai bahan baku cokelat premium.

Baca Juga  Budidaya Alpukat Siger Berbuah Rimbun, Bapeltan Lampung Jadi Contoh Pertanian Berkelanjutan

Varietas ini memang dikenal memiliki profil rasa yang sangat kuat dan konsisten. Selain itu, potensi fermentasi bijinya sangat optimal untuk menghasilkan aroma yang kompleks.

Keunggulan inilah yang membuat BL50 unggul dibandingkan kakao dari negara produsen lainnya. Maka dari itu, petani kini punya peluang besar di pasar cokelat specialty.

Dorong Hilirisasi dan Kesejahteraan Petani Kakao Lampung

Kemenangan ini membawa pesan penting tentang pentingnya pengolahan produk di dalam negeri. Kita tidak boleh lagi hanya bergantung pada ekspor biji kakao mentah saja. Model produksi bean-to-bar terbukti mampu memberikan nilai tambah ekonomi yang sangat tinggi.

Baca Juga  Strategi Pemprov Lampung Genjot Pengentasan Kemiskinan Desa pada 2027

“Kita harus memperkuat hilirisasi agar nilai tambah tidak berhenti di biji,” terang Pemilik L’ILE Chocolate (merupakan bagian dari PT. Sumatra Coklat, produsen cokelat lokal) Priscilla Raisa Partana, Senin (23 Februari 2026).

Harapannya, prestasi internasional ini berdampak langsung pada kesejahteraan petani di daerah. Permintaan terhadap kakao berkualitas premium dipastikan akan terus meningkat ke depannya.

Oleh karena itu, mari terus terapkan praktik budidaya yang baik dan benar. Inovasi varietas BL50 adalah kunci untuk menempatkan Indonesia sebagai produsen cokelat terbaik dunia.(*)

Berita Terkait

Ekspor Sawit Indonesia 2025 Melonjak 6 Juta Ton
Hilirisasi Kelapa, Kelapa Sawit (CPO), dan Gambir Jadi Kunci Ekonomi Nasional
Dukungan Strategis Petani Kopi, Kementan Fokus Benih Unggul dan Sertifikasi Ekspor
Harga TBS Sawit Lampung Periode I Maret Naik Menjadi Rp3.194
Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor
Hilirisasi Perkebunan, Strategi Kementan Dongkrak Nilai Tambah Tujuh Komoditas Unggulan
Abdul Roni Angkat: Pacu Hilirisasi Perkebunan Lewat Penguatan Ekosistem Hulu-Hilir
Tren Harga Kakao Dunia Meningkat

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:15 WIB

Ekspor Sawit Indonesia 2025 Melonjak 6 Juta Ton

Senin, 30 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hilirisasi Kelapa, Kelapa Sawit (CPO), dan Gambir Jadi Kunci Ekonomi Nasional

Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:05 WIB

Dukungan Strategis Petani Kopi, Kementan Fokus Benih Unggul dan Sertifikasi Ekspor

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:59 WIB

Harga TBS Sawit Lampung Periode I Maret Naik Menjadi Rp3.194

Senin, 23 Maret 2026 - 20:04 WIB

Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor

Berita Terbaru

Ancaman kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino diprediksi melanda Lampung pada Mei hingga September 2026.(ilustrasi: Kitani.id)

Dinamika

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:32 WIB

Produk perikanan Indonesia sulit bersaing global karena isu transparansi dan legalitas rantai pasok.(Foto: ist)

Perikanan

Stelina Perkuat Daya Saing Produk Perikanan Indonesia

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:51 WIB