Jembatan Way Sepagasan Diresmikan, Akses Pertanian Lampung Barat Kian Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inti Berita:

Masalah: Terbatasnya akses penghubung yang selama ini menghambat mobilitas warga dan distribusi hasil bumi di wilayah pedesaan.

Solusi: Peresmian Jembatan Way Sepagasan sebagai infrastruktur strategis untuk menghubungkan wilayah terpencil.

Data: Jembatan ini menghubungkan Kecamatan Way Tenong dengan Kecamatan Air Hitam, diresmikan oleh Bupati Parosil Mabsus pada Kamis (05/03/2026).

(Kitani.id): Harapan warga Pekon (Desa) Mutar Alam untuk memiliki akses jalan yang lebih layak akhirnya menjadi kenyataan. Kehadiran Jembatan Way Sepagasan kini resmi menjadi urat nadi baru yang menghubungkan Kecamatan Way Tenong dengan Kecamatan Air Hitam.

Baca Juga  Gubernur Mirza: Jaga Ekosistem Singkong demi Kesejahteraan Petani Lampung

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, meresmikan langsung jembatan ini pada Kamis (5 Maret 2026). Peresmian tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat yang selama ini mengandalkan jalur tersebut untuk mengangkut hasil pertanian ke pasar.

“Dengan diresmikannya jembatan Way Sepagasan, saya berharap dapat mendorong perputaran ekonomi warga setempat,” ujar Parosil di sela-sela peresmian infrastruktur strategis tersebut.

Urat Nadi Distribusi Hasil Bumi

Jembatan ini memiliki peran vital, bukan sekadar penghubung antar-kecamatan. Bagi petani di wilayah Way Tenong dan Air Hitam, jembatan ini merupakan jalur utama distribusi hasil bumi, akses menuju sekolah, hingga layanan kesehatan bagi keluarga.

Baca Juga  Koperasi Desa Merah Putih Bakal Serap 1,6 Juta Tenaga Kerja

Kelancaran arus barang dan mobilitas warga kini lebih terjamin dengan rampungnya pembangunan ini. Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berharap infrastruktur ini menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi di kawasan pedesaan yang selama ini sulit dijangkau.

“Jembatan Way Sepagasan selama ini menjadi penghubung utama aktivitas sosial dan ekonomi warga, terutama dalam distribusi hasil pertanian,” tambah Parosil menjelaskan pentingnya proyek tersebut.

Komitmen Pembangunan Infrastruktur Desa

Parosil mengingatkan agar masyarakat memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga dan merawat jembatan tersebut. Kerja sama antara pemerintah dan warga sangat diperlukan agar manfaat jembatan ini dapat dirasakan oleh generasi mendatang dalam jangka waktu lama.

Baca Juga  Tim Saber Pangan Awasi Pasar Lampung Jelang Lebaran dan Temukan Kemasan Rusak

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar di berbagai wilayah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya besar untuk memperkuat konektivitas antar-wilayah dan meningkatkan taraf hidup masyarakat pekon.

“Mari kita jaga dan rawat bersama-sama demi kelancaran aktivitas dan peningkatan ekonomi masyarakat kita,” pungkas Parosil menutup sambutannya.(*)

Berita Terkait

Menjaga Tradisi Kuliner Leppot, Hidangan Ikonik Lebaran Masyarakat Tanggamus
Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta Warga Lampung
Hampers Sayur dan Buah Presiden Prabowo Diklaim Simbol Kemandirian Bangsa
Produk Perikanan Nasional Perkuat Jejaring Bisnis di Seafood Expo North America 2026
Petani Lampung Perlu Manfaatkan Varietas Padi Adaptif Hadapi Kemarau 2026
Gubernur Mirza Apresiasi Restorasi Ekosistem Way Kambas
Hilirisasi Komoditas Jadi Kunci Ekonomi Lampung Tembus 8 Persen
Stok Pangan Aman Jelang Lebaran, Harga Terkendali

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:13 WIB

Menjaga Tradisi Kuliner Leppot, Hidangan Ikonik Lebaran Masyarakat Tanggamus

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:02 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta Warga Lampung

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:52 WIB

Hampers Sayur dan Buah Presiden Prabowo Diklaim Simbol Kemandirian Bangsa

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:37 WIB

Produk Perikanan Nasional Perkuat Jejaring Bisnis di Seafood Expo North America 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:09 WIB

Petani Lampung Perlu Manfaatkan Varietas Padi Adaptif Hadapi Kemarau 2026

Berita Terbaru

Penguatan rantai pasok kakao melalui agregasi petani, perbaikan sistem pascapanen, dan integrasi logistik dari hulu ke hilir.

Perkebunan

Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor

Senin, 23 Mar 2026 - 20:04 WIB