Inti Berita:
• Masalah: Perlunya jembatan informasi dua arah yang efektif antara kebijakan pemerintah dan kondisi riil petani di lapangan untuk mendukung swasembada pangan.
• Solusi: Kolaborasi strategis antara Ikaperta Unila dan Kitani.id dalam mempublikasikan hasil penelitian, pengalaman praktisi, serta data pertanian secara luas.
• Data: Sinergitas ini melibatkan pengurus Ikaperta yang tersebar di berbagai sektor dan rencana kolaborasi Kitani.id dengan PPL di 15 kabupaten/kota se-Lampung.
(Kitani.id): Pengurus Pusat Ikatan Alumni Pertanian (Ikaperta) Unila menyambut baik kolaborasi bersama Kitani.id untuk berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan di Provinsi Lampung.
(Kitani.id): Ketua Umum Ikaperta Unila, Elvira Umihanni, menyatakan pihaknya siap mendukung program nasional dan Pemprov Lampung dalam pembangunan pertanian secara luas.
“Kami juga menyambut baik kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk dengan media pertanian Kitani.id, untuk bersama saling bahu membahu mendukung dan menyukseskan program pemerintah,” kata Elvira yang juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung ini, disela buka bersama pengurus Ikaperta di Resto Alam Kuring, Minggu (8 Maret 2026).
Elvira juga mengapresiasi keberadaan Kitani.id yang menjadi satu-satunya media pertanian dalam cakupan luas di Provinsi Lampung. Dikatakannya, peran Kitani.id sangat strategis bila mampu menjembatani informasi berupa kebijakan atau program pemerintah ke kalangan luas petani, pekebun dan peternak di pedesaan.
Demikian pula sebaliknya, melalui pemberitaan yang diketengahkan Kitani.id, imbuhnya, pemerintah dapat memperoleh informasi tentang kondisi riil pertanian di lapangan secara konkrit. “Saya berharap Kitani.id bisa menjadi jembatan informasi dua arah tersebut,” kata Elvira.
Transformasi Referensi dan Pengalaman
Sementara Fahuri Wherlian Ali KM, selaku Ketua Harian Ikaperta, menyebutkan kolaborasi dapat dilakukan dalam mempublikasikan berbagai hasil penelitian di bidang pertanian secara luas. Apalagi mengingat para pengurus dan anggota Ikaperta banyak tersebar pada berbagai bidang, baik sebagai akademisi maupun praktisi di pertanian dan peternakan.
“Hasil penelitian maupun pengalaman para pengurus dan anggota Ikaperta ini dapat dipublikasikan ke Kitani.id. Harapannya, melalui publikasi secara luas tersebut berbagai referensi dan informasi tadi dapat berguna baik bagi pelaku pertanian dan peternakan, maupun bagi pemerintah sebagai masukkan dalam menetapkan kebijakan,” terangnya.
Menghimpun Big Data Pertanian Lampung
Antusiasme juga disampaikan Hendri Std selaku Pimpinan Umum Kitani.id. Menurutnya, website Kitani.id memang diarahkan untuk menjadi “penyambung lidah” baik bagi pemerintah maupun para petani di lapangan.
Dia juga menguraikan konsentrasi website berita Kitani.id mencakup definisi pertanian secara luas yakni pertanian dan ketahanan pangan, peternakan, perkebunan, kelautan dan perikanan. Kitani.id juga menaruh perhatian besar terhadap sektor pembangunan pedesaan yang mencakup pemberitaan BUMDes, koperasi, UMKM serta perhutanan sosial.
“Kitani.id juga sedang menjajaki kolaborasi dengan para Penyuluh Pertanian Lapangan atau PPL yang tersebar pada 15 kabupaten/kota di Lampung. Melalui sinergitas tersebut nantinya akan terhimpun informasi riil pertanian secara luas dari berbagai daerah yang dapat menjadi big data baik bagi pemerintah maupun kalangan terkait lainnya,” jelas Hendri yang juga merupakan lulusan Fakultas Pertanian ini.(*)








