Beras SPHP 2026 Resmi Berjalan, Stok Melimpah dan Harga di Lampung Terjaga

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. (Foto: ist)

Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. (Foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen agar tetap terjangkau tanpa menjatuhkan harga gabah di tingkat petani saat panen raya.

Solusi: Penyaluran 828 ribu ton beras SPHP dengan anggaran subsidi Rp4,97 triliun serta aturan baru mengenai kemasan dan batas pembelian.

Data: Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sangat kuat mencapai 3,7 juta ton dan diprediksi tembus 5 juta ton pada akhir Maret 2026.

(Kitani.id): Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras resmi berlanjut, termasuk di Lampung, untuk sepanjang tahun 2026.

Langkah ini diambil pemerintah guna memastikan masyarakat tetap bisa menikmati beras berkualitas dengan harga yang ramah di kantong.

Baca Juga  BGN Wajibkan Satuan Pelayanan Unggah Menu Makan Bergizi Gratis ke Medsos

Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi yang sangat prima. Kehadiran beras SPHP di tengah masyarakat diharapkan menjadi bantalan ekonomi yang kuat.

“Stok CBP (Cadangan Beras Pemerintah) kita hari ini 3,7 juta ton. Hitungan kami pertengahan Maret itu bisa tembus 4 juta ton, dan akhir bulan bisa mencapai 5 juta ton. Beras Bulog harus bisa hadir untuk masyarakat Indonesia,” ujar Amran dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4 Maret 2026).

Pemerintah juga mengatur strategi agar distribusi beras ini tidak merusak harga di tingkat petani. Perum Bulog diminta fokus menyalurkan beras SPHP ke daerah yang bukan sentra produksi.

Baca Juga  Stok Beras Lampung Melimpah, Bulog Jamin Aman Hingga Lebaran 2026

Untuk daerah yang sedang panen raya, distribusi tetap dilakukan namun secara terbatas agar harga gabah petani tidak anjlok di bawah harga pemerintah.

Aturan Baru, Kemasan 2 Kg dan Batas Pembelian

Ada yang berbeda pada penyaluran beras SPHP tahun ini. Selain kemasan 5 kg yang sudah biasa kita temui, kini tersedia pilihan kemasan yang lebih praktis, yaitu ukuran 2 kg.

Hal ini bertujuan agar jangkauan distribusi beras subsidi ini bisa lebih merata ke berbagai lapisan masyarakat.

Namun, perlu diingat bahwa ada batasan pembelian. Setiap konsumen maksimal hanya boleh membeli 5 kemasan ukuran 5 kg atau 2 kemasan untuk ukuran 2 kg.

Masyarakat juga dilarang keras menjual kembali beras SPHP ini karena di dalamnya terdapat unsur subsidi negara.

Baca Juga  Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Pengamat Ingatkan Pentingnya Distribusi Tepat Sasaran

Ketentuan Harga di Wilayah Lampung

Untuk wilayah Lampung, Sumatera Selatan, Jawa, Bali, NTB, dan Sulawesi, pemerintah telah menetapkan aturan harga yang jelas. Berikut adalah rinciannya:

Harga di Gudang Bulog: Rp11.000 per kg.

Harga dari Distributor ke Toko: Maksimal Rp11.700 per kg.

Harga di Tingkat Konsumen: Maksimal Rp12.500 per kg.

Program ini terbukti efektif menjaga kestabilan ekonomi. Data awal tahun 2026 menunjukkan angka inflasi beras jauh lebih stabil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dengan stok yang terus bertambah, pemerintah optimis Indonesia semakin dekat dengan cita-cita menjadi lumbung pangan dunia.(*)

Berita Terkait

Menjaga Tradisi Kuliner Leppot, Hidangan Ikonik Lebaran Masyarakat Tanggamus
Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta Warga Lampung
Hampers Sayur dan Buah Presiden Prabowo Diklaim Simbol Kemandirian Bangsa
Produk Perikanan Nasional Perkuat Jejaring Bisnis di Seafood Expo North America 2026
Petani Lampung Perlu Manfaatkan Varietas Padi Adaptif Hadapi Kemarau 2026
Gubernur Mirza Apresiasi Restorasi Ekosistem Way Kambas
Hilirisasi Komoditas Jadi Kunci Ekonomi Lampung Tembus 8 Persen
Stok Pangan Aman Jelang Lebaran, Harga Terkendali

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:13 WIB

Menjaga Tradisi Kuliner Leppot, Hidangan Ikonik Lebaran Masyarakat Tanggamus

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:02 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta Warga Lampung

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:52 WIB

Hampers Sayur dan Buah Presiden Prabowo Diklaim Simbol Kemandirian Bangsa

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:37 WIB

Produk Perikanan Nasional Perkuat Jejaring Bisnis di Seafood Expo North America 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:09 WIB

Petani Lampung Perlu Manfaatkan Varietas Padi Adaptif Hadapi Kemarau 2026

Berita Terbaru

Penguatan rantai pasok kakao melalui agregasi petani, perbaikan sistem pascapanen, dan integrasi logistik dari hulu ke hilir.

Perkebunan

Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor

Senin, 23 Mar 2026 - 20:04 WIB