Distribusi Pangan Cuaca Ekstrem, Pemprov Lampung Prioritaskan Angkutan Pokok

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Lampung menaruh perhatian khusus pada sejumlah komoditas yang rawan mengalami fluktuasi harga.(Ilustrasi: Kitani.id)

Pemprov Lampung menaruh perhatian khusus pada sejumlah komoditas yang rawan mengalami fluktuasi harga.(Ilustrasi: Kitani.id)

Inti Berita:

Masalah: Cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di Selat Sunda mengancam kelancaran pengiriman bahan pokok ke pasar.

Solusi: Koordinasi lintas instansi untuk memprioritaskan angkutan kebutuhan pokok guna mencegah kekosongan stok.

Data: Pemantauan intensif dilakukan pada komoditas rawan seperti telur, daging, dan bawang merah dari Brebes.

(Kitani.id): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bergerak cepat mengantisipasi gangguan distribusi bahan kebutuhan pokok. Cuaca ekstrem yang melanda saat ini dinilai berisiko mengganggu ketersediaan pangan dan stabilitas harga pasar.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Zimmi Skil, memberikan keterangannya pada Senin (9/2/2026). Ia memprediksi kebutuhan pangan akan meningkat signifikan menjelang momen Ramadan dan Idulfitri mendatang.

Baca Juga  Sistem Pagar Kopi Robusta Lampung, Produksi Melejit 4 Ton Per Hektare

Pihaknya menaruh perhatian khusus pada sejumlah komoditas yang rawan mengalami fluktuasi harga. Komoditas tersebut meliputi telur, daging ayam, daging sapi, hingga pasokan cabai di pasaran.

Waspadai Gelombang Selat Sunda

Kelancaran distribusi menjadi faktor kunci agar tidak terjadi kekosongan barang yang dapat memicu kenaikan harga. Pemprov Lampung kini tengah berfokus memitigasi hambatan pengiriman akibat faktor alam yang tidak menentu.

Baca Juga  Di Sumatera, Lampung Jadi Motor Utama Produsen Kakao Nasional

“Dengan cuaca ekstrem saat ini, muncul gangguan gelombang di Selat Sunda,” ujar Zimmi Skil saat menjelaskan situasi terkini. Kondisi perairan ini menjadi tantangan utama bagi armada pengangkut logistik pangan menuju Lampung.

Pihaknya terus berkoordinasi agar angkutan kebutuhan pokok mendapatkan prioritas utama di jalur penyeberangan. Hal ini dilakukan supaya distribusi ke pasar tetap lancar dan mencegah adanya spekulasi pedagang.

Pantau Stok Bawang dan Cabai

Salah satu komoditas yang sangat bergantung pada jalur distribusi luar daerah adalah bawang merah. Selama ini, pasokan bawang merah untuk wilayah Lampung didatangkan langsung dari wilayah Brebes.

Baca Juga  Kabar Baik bagi Petani, Pemerintah Pastikan Ekspor Kelapa Tetap Jalan Jelang Ramadan

Jika pengiriman terhambat akibat cuaca buruk, maka stok di pasar dipastikan akan terganggu. Selain bawang, harga cabai juga menjadi perhatian karena sifatnya yang sangat mudah mengalami lonjakan harga.

Zimmi berharap penurunan curah hujan dalam waktu dekat dapat mendorong panen cabai secara serentak. Bersama instansi terkait, pihaknya berkomitmen melakukan pemantauan stok secara intensif hingga menjelang hari raya Idulfitri.(*)

Berita Terkait

Hilirisasi Kelapa Sawit, Dimulai dari Perbaikan Kebun Petani
Di Sumatera, Lampung Jadi Motor Utama Produsen Kakao Nasional
Sistem Pagar Kopi Robusta Lampung, Produksi Melejit 4 Ton Per Hektare
Ironi Durian Indonesia, Produksi Terbanyak Dunia Tapi Ekspor Kalah Telak dari Tailan
Kabar Baik bagi Petani, Pemerintah Pastikan Ekspor Kelapa Tetap Jalan Jelang Ramadan

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:44 WIB

Hilirisasi Kelapa Sawit, Dimulai dari Perbaikan Kebun Petani

Minggu, 15 Februari 2026 - 23:49 WIB

Di Sumatera, Lampung Jadi Motor Utama Produsen Kakao Nasional

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:40 WIB

Distribusi Pangan Cuaca Ekstrem, Pemprov Lampung Prioritaskan Angkutan Pokok

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:18 WIB

Sistem Pagar Kopi Robusta Lampung, Produksi Melejit 4 Ton Per Hektare

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:16 WIB

Ironi Durian Indonesia, Produksi Terbanyak Dunia Tapi Ekspor Kalah Telak dari Tailan

Berita Terbaru