Tim Medik Lampung Periksa Sapi di Campang Tiga Antisipasi Brucellosis

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ancaman penyakit Brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada sapi dan menular ke manusia (zoonosis). (*)

Ancaman penyakit Brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada sapi dan menular ke manusia (zoonosis). (*)

Inti Berita

Masalah: Ancaman penyakit Brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada sapi dan menular ke manusia (zoonosis).

Solusi: Pengambilan sampel darah dan uji cepat Rose Bengal Test (RBT) untuk deteksi dini dan pengendalian penyakit.

Data: Kegiatan dilakukan oleh UPTD BPK2LP dan Balai Veteriner Lampung di PTS Campang Tiga pada Selasa (3/3/2026).

(Kitani.id): Tim Medik Veteriner dari UPTD BPK2LP bekerja sama dengan Balai Veteriner Lampung terjun langsung ke UPTD Pembibitan Ternak Sapi (PTS) Campang Tiga. Mereka melakukan pengambilan sampel darah sebagai langkah deteksi dini penyakit menular strategis.

Baca Juga  Kementan Perkuat Sistem Kesehatan Hewan Modern Berbasis iSIKHNAS

Fokus utama kegiatan ini adalah mengantisipasi penyebaran Brucellosis. Penyakit ini sangat diwaspadai karena tidak hanya menyerang sistem reproduksi sapi, tetapi juga berpotensi menular ke manusia.

Melalui surveilans rutin, pemerintah berupaya memastikan bahwa bibit sapi yang dihasilkan benar-benar sehat dan aman dikonsumsi.

Uji Cepat Laboratorium untuk Keamanan Ternak

Sampel darah yang terkumpul kemudian diproses di laboratorium menggunakan metode Rose Bengal Test (RBT). Teknik ini merupakan cara uji serologi yang cepat dan efektif untuk melihat adanya antibodi Brucella.

Baca Juga  Kontes Sapi Pacu Semangat Peternak

Jika terjadi reaksi penggumpalan pada serum, itu menjadi indikator kuat bahwa hewan tersebut terpapar bakteri.

Selain untuk melindungi peternak, kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan besar. UPTD BPK2LP sedang mengejar akreditasi internasional ISO/IEC 17025:2017 yang akan dinilai pada akhir April 2026 mendatang.

Standar tinggi ini penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pengujian laboratorium di Lampung.

Baca Juga  Kementan Perkuat Sistem Kesehatan Hewan Modern Berbasis iSIKHNAS

Kejar Standar Internasional ISO 17025

Dengan prosedur yang terdokumentasi rapi, laboratorium ini diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih luas dan profesional.

Tak hanya soal kesehatan hewan, keberhasilan akreditasi ini juga diproyeksikan dapat memperkuat kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Lampung melalui layanan sertifikasi yang terpercaya.(*)

Berita Terkait

Kementan Perkuat Sistem Kesehatan Hewan Modern Berbasis iSIKHNAS
Kontes Sapi Pacu Semangat Peternak
Pemprov Lampung Masifkan Vaksinasi Ternak Cegah PMK Jelang Idul Adha 2026
Produksi Susu Nasional Hadapi Tantangan Struktural, BRIN Dorong Inovasi Teknologi
Sistem Verifikasi Vaksin Hewan, Strategi Kementan Jamin Mutu Ternak Rakyat
Mengenal Jenis Sistem Cage Free, Solusi Peternakan Ayam Modern yang Sejahtera
Ayam Lebih Sehat dan Bebas Bergerak, Intip Keunggulan Sistem Cage Free
Sistem Cage Free, Langkah Modern Tingkatkan Kesejahteraan Ayam Petelur

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:25 WIB

Kementan Perkuat Sistem Kesehatan Hewan Modern Berbasis iSIKHNAS

Senin, 27 April 2026 - 19:17 WIB

Kontes Sapi Pacu Semangat Peternak

Kamis, 2 April 2026 - 10:43 WIB

Pemprov Lampung Masifkan Vaksinasi Ternak Cegah PMK Jelang Idul Adha 2026

Senin, 30 Maret 2026 - 13:57 WIB

Produksi Susu Nasional Hadapi Tantangan Struktural, BRIN Dorong Inovasi Teknologi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:37 WIB

Sistem Verifikasi Vaksin Hewan, Strategi Kementan Jamin Mutu Ternak Rakyat

Berita Terbaru